Warga Keluhkan Aroma Busuk dan Asap Limbah RSUD dr. Hendrikus Fernandez

- Reporter

Selasa, 20 Maret 2018 - 11:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

limbah medis yang dibakar

limbah medis yang dibakar

limbah medis yang dibakar
limbah medis yang dibakar

Zonalinenews.com-Larantuka, warga kelurahan Sarotari Timur mengeluhkan aroma busuk serya menyengat  dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Rumah Sakit Umum Daerah dr.Hendrikus Fernandez Larantuka Kabupaten Flores Timur.

Keluhan tersebut dikatakan Benedicta dan Yohanes Fernandez kepada media ini Minggu, 11 Maret 2018.

“Bertahun-tahun kami mecium aroma asap pembakaran sampah medis Rumah Sakit tapi terus dibiarkan. Padahal semua orang tahu, limbah asap RSU sangat membahayakan kesehatan apalagi anak-anak. Aromanya sangat menyengat, apakah tidak ada cara lain dalam pemusnahan”? tanya Benedikta Sengit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal sama juga dikeluhkan Yohanes Fernandez. Selain limbah asap beracun dari pembakaran, Yan juga mengeluhkan soal  Pempers  orang dewasa dan anak-anakn serta sampah lain yang sering dibawa anjing hingga ke rumah warga sekitar.

“Bukan saja asap, sudah bertahun-tahun pempers pasien dewasa serta anak-anak dan sampah lainnya sering dibawa anjing sampai ke rumah warga sekitar hingga dikerumuni lalat apakah ini tidak membahayakan kesehatan?” marah Yohanes.

Yohanes Fernandez menyesalkan sikap Pihak Rumah Sakit yang terkesan membiarkan keadaan ini terus terjadi.

“kami sudah keluhkan dan laporkan ke RSU tapi tetap saja tanpa perubahan. Tidak saja ke pihak RSU, kami juga sudah laporkan ke Kelurahan, sebut Yan.

Benedicta dan Yohanes  yang juga tetangga terdekat, berharap agar  Rumah Sakit berplat merah yang tengah berproses Akreditasi, agar lebih berbenah secara keseluruhan serta memiliki tanggungjawab sosial.

“Rumah Sakit ini milik Pemda. Tolonglah agar diperhatikan lebih seksama

tidak saja pada pelayanan tapi pikirkab dampak buruk terhadap lingkungan masyarakat sekitar karena itu bentuk tanggungjawab sosial”  kesal Yan.

Yohanes Ola, Kepala Kelurahan Sarotari Timur dalam konfirmasinya membenarkan adanya pengeluhan warga terkait aroma dan asap limbah Rumah Sakit.

“Memang benar warga di kelurahan saya, berkali-berkali melontarkan keluhan limbah dan asap pembakaran limbah Rumah Sakit,” sebut Yohanes.

Yohanes melanjutkan, menindaklanjuti keluhan warga, selaku Kepala Kelurahan sudah menyampaikan keluhan terkait ke pihak Rumah Sakit.

“Saya sudah sampaikan keluhan kepada mereka (RSUD). Saya berharap agar keluhan warga segera ditindaklnkuti” jelas Yohanes Ola.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hendrikus Fernandez, dr. Yoseph Kopong Daten melalui Kepala Bagian Tata Usaha Tarsisius Kopong Pira, SE dalam penjelasanannya mengatakan persoalan pengolahan limbah medis (sampah) selama ini pihaknya sudah berusaha maksimal menghindari dampak bagi lingkungan. Tetapi sebagai manusia tentu saja memiliki banyak kekurangan.

“Soal pengolahan limbah medis sudah kami maksimalkan. Tapi, tentu saja masih banyak kekurangan” jelas Tarsi.

Untuk itu, Tarsi berjanji akan berkoordinasi dan melakukan pembenahan secepatnya terkait keluhan warga.

Pantauan Wartawan, berbagai Limbah Medis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hendrikus Fernadez dibuang begitu saja ke dalam lubang pembuangan sambil menunggu waktu untuk dibakar. (*Rita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Februari 2024 - 21:49

Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan

Jumat, 16 Februari 2024 - 18:12

Kantor Lurah Airnona Disegel Warga

Senin, 12 Februari 2024 - 14:46

Melpi Marpaung Tegaskan Selama Masa Tenang, Tidak Diperkenankan Kampanye Termaksud di Medsos

Minggu, 11 Februari 2024 - 07:56

Warga Bello Galakkan Tanam Pinang dan Sirih di Halaman Rumah

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:40

Pengawas TPS lagi Asik Duduk Lesehan Saat Sambutan Ketua Bawaslu NTT

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:55

Partai Gerindra Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan di RT 8 Kelurahan Maulafa

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:41

Berkas P21, Teny Konay Langsung Ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:36

Mahasiswa Malaka Sumbang Masker Medis, Forum Pemuda NTT Siap Distribusi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Jumat, 23 Feb 2024 - 07:08

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi