Wakil Ketua DPRD Kota Kupang Menilai Happy Pappy Sebagai Provokator

- Reporter

Kamis, 3 Maret 2016 - 13:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marthinus Medah

Marthinus Medah

Marthinus Medah
Marthinus Medah

ZONALINENEWS – KUPANG, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerag (DPRD) Kota Kupang Marthinus Medah menilai kehadiran Happy Pappy Karaoke sebagai provokator didalam tubuh Jemaat Koinonia karena bisa menimbulkan konflik sosial.

Menurutanya, apa bilah pihak Happy Pappy Karaoke tidak ingin dinilai sebagai provokator maka langkah yang paling tepat pihak Happy Pappy Karaoke harus segera bertemu dengan pihak Gereja Koinonia.

“Saya ini Jemaat disitu juga jadi kalau dia tidak mau disebut sebagai provokator pihaknya harus bertemu dengan pihak gereja dan saya mau Happy Pappy Karaoke itu segera ditutup tidak boleh beroprasi di lokasi itu lagi,” ungkap Martinus Medah kepada wartawan di kantor DPD II Golkar Kota Kupang, Kamis 3 Februari 2016, sekita pukul 13.30 wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, hadirnya Happy Pappy dilokasi tersebut sangat kepantingan umum dan kekusukan ibadah. “Kita disini ingin menjaga kekusukan ibadah jadi dia jangan samakan daerah sini dengan di daerah – daerah lain,” kata Martinus.

Ia menegaskan, kehadiran Happy Pappy di lokasi tersebut sebagai awal yang buruk maka dari itu Happy Pappy harus di tutup dan pindah kelokasi yang lain.

“Kejadian ini sangat dibiarkan karena saat ini baru di alami oleh Gereja Koinonia. Dan apa bila dibiarkan bisa saja terjadi muncul tempat hiburan di kota kupang yang berdekatan dengan Gereja Kota, Masjid dan tempat ibadah – ibadah yang lain maka dari itu lebih baik Happy Pappy Karaoke harus ditutup sebelum kita turun dan bertindak untuk menutup sendiri Happy Pappy,” tegas Martinus.

Ia juga menilai tim yang dibentuk oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang hanya untuk mencari tau bagaimana ijin lingkungan Happy Pappy Karaoke bisa dikeluarkan oleh Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang karena masih ada masyarakat setempat atau Jemaat Koinonia yang menolak keberadaan aktifitas Happy Pappy Karaoke di lokasi itu.

“Pemkot bentuk tim itu hanya ingin mencari tau bagimana ijin lingkungan itu bisa dikeluarkan. Benar ada mendapat persetujuan dari masyarakat atau ada oknum – oknum pagawai BPPT yang bermain dibalik semua ini,” ungkap Martinus.

Sementara itu Wakil Kordinator Lingkungan I Kelurahan Kuanino Jhoni Balo menambahkan, langkah penolakan Jemaat Koinonia telah final sehingga tidak ada lagi yang bisa merubah keinginan dari Jemaat tersebut. “Keputusan penolakan jemaat itu sudah final. Dan ketika rapat pertemuan dengan Walikota Kupang Jonas Salean kemari itu di kantor Walikota Kupang saya ikut dalam pertemuan itu. Dan dalam pertemuan itu  pak Wali ingin memberikan solusi tetapi Jemaat Koinonia tetap menolak karena keputusan penolakan Happy Pappy Karaoke itu sudah final,” katanya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi