Viktor Laikodat –Yosep Nae Soi Komit Bangun Birokrasi Bersih

- Reporter

Selasa, 18 Desember 2018 - 13:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi
Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Zonalinenews –Kupang ,- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi (Viktor-Josef) berkomitmen membangun budaya pemerintahan yang bersih.

“Kita bangun budaya pemerintahan yang bersih, hormat dan menghormati, memberikan pikiran cerdas, dan tidak korup,” kata Viktor saat berorasi pada deklarasi pasangan Viktor-Josef, di Lapangan Sitarda, Kota Kupang, (21 Des 2017)  sumber berita  media Indonesiacom link berita http://mediaindonesia.com/read/detail/137423-viktor-josef-komit-bangun-birokrasi-bersih

Bila terpilih sebagai gubernur, Viktor tidak ingin melihat pegawai negeri atau pejabat mengenakan barang-barang mewah, seperti mengenakan jam tangan dengan harga di atas Rp1 juta. Jika ditemukan, jam tangan tersebut akan dicopot kemudian dijual dan uangnya dibagikan kepada masyarakat. “Pembangunan harus meng-adopsi gaya seorang ibu memelihara anak-anaknya. Saat rakyatnya kebanjiran, dia berada di sana,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen itu, tetap teguh untuk  dilaksanakan oleh  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat bahkan dalam  memilih aparatur sipil yang berkompeten dan berkualitas bagus untuk menduduki jabatan eselon di lingkup Setda NTT, dengan metode sistem merit. Sistem merit adalah proses mempromosikan dan mempekerjakan pegawai pemerintah, berdasarkan kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan, bukan pada koneksi politik mereka. Dia akan meninjau kembali jabatan birokrasi yang ada, untuk mendapatkan pejabat yang profesional dengan sistem seleksi jabatan, agar tercipta peluang yang sama bagi setiap aparatur sipil untuk berkompetisi dalam mengembangkan karyanya.

“Tidak ada lobi jabatan melalui istri, anak atau keluarga saya,” tegas Viktor dalam rapat paripurna istimewa DPRD NTT, di Kupang, Senin (10/9/2018).

“Yang pilih Viktor atau tidak, itu tidak ada urusan. Suku yang sama dengan Viktor itu tidak ada urusan. Agamanya sama pun tidak ada urusan. Selama dia profesional berkomitmen untuk visi ini, maka kita akan pakai,” tegas Viktor. ( Sumber Berita Kompas.com dengan judul “Gubernur NTT: Tidak Ada Istilah Lobi Jabatan melalui Istri Saya”, https://regional.kompas.com/read/2018/09/11/12062251/gubernur-ntt-tidak-ada-istilah-lobi-jabatan-melalui-istri-saya.

 

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, menyebutkan bahwa aparatur sipil negara ( ASN) boleh menjadi kaya, tetapi dengan cara yang benar. “ASN boleh kaya dengan bekerja seperti tanam kelor, tanam bawang, semangka dan lainnya. Ini tidak dilarang oleh Undang-undang,” ucap Viktor saat membuka Lokakarya Nasional dengan tema “Menyelamatkan NTT dari Bahaya Korupsi” di Aula Sekolah Tinggi Hukum Prof Dr Yohanes Usfunan, di Nasipanaf, Kupang Jumat (19/10/2018).

Gubernur NTT  memimpikan agar ke depannya para ASN di NTT bisa mengembangkan jiwa entrepreneurship. Dunia birokrat itu, kata Vicktor , sudah lama memiliki ilmu untuk menjadi manusia wirausaha. ASN  lanjutnya tentu punya cara-cara strategis agar dapat tambahan penghasilan, yakni dengan cara bekerja, bukan dengan cara mencuri tapi tidak ketahuan.
Gubernur NTT Viktor mengajak semua komponen, termasuk tokoh agama, untuk bekerja bersama-sama bersinergi membangun NTT. saat ini semua pihak mulai bekerja keras guna mewujudkan provinsi NTT menjadi sejahtera.

. “Sebagai gubernur, saya ingin yang pertama dilakukan harus disiplin, karena mau kerja keras haruslah disiplin,”ucapnya.

Menurut Viktor, provinsi NTT sudah masuk kategori kronis, sehingga semua komponen harus kerja keras, termasuk tenaga kerja produktif yang selama ini kerja di luar negeri. Warga yang hendak kerja ke luar negeri, harus fokus kerja membangun daerahnya dan dia telah menyiapkan strategi khusus untuk memberdayakan warga tersebut.(*tim)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penjabat Gubernur NTT beserta Sekda dan seluruh Jajaran Mengucapkan
Jangan Lupa Coblos pada Pemilihan Umum Rabu, 14 Februari 2024
Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Proses Penangkapan yang Dilakukan Polisi
ABBY RATU PA Mengucapkan
Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Wilayah NTT, Sabtu 23 Desember 2023
Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Wilayah NTT , Jumat, 22 Desember 2023
Pimpinan dan Anggota beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mengucapkan
Pimpinan dan Anggota beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Memgucapkan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:20

Jam Kerja, Ruang Kantor Dinas Pariwisata Alor Disulap Jadi Tempat Karaoke dan Dansa

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:42

Pleno Rekapitulasi Terbuka di Kecamatan Wewaria Ricuh

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:08

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:18

Melihat Kondisi Situs Sejarah Bungker Perang Dunia II di Bukit Cinta Penfui

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00

Ketua DPD PKS Alor Klarifikasi Isu Caleg DPRD Partainya Terlibat Politik Uang di Kabola

Senin, 19 Februari 2024 - 21:42

Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali

Senin, 19 Februari 2024 - 21:27

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga

Senin, 19 Februari 2024 - 17:58

Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Jumat, 23 Feb 2024 - 07:08

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi