Home / Tak Berkategori

Unjuk Rasa Forum Adat Rote Ndao, Diduga Perintah Oknum

- Reporter

Jumat, 5 September 2014 - 08:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang,- Forum Adat Kabupaten Rote Ndao yang menggelar Unjuk Rasa (Unras) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a, Kamis  4 September 2014  lalu. Aksi ini dilakukan oleh Forum Adat Kabupaten Rote Ndao itu untuk menuntut agar Kejari Ba’a melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Rote Ndao, Leonard Haning dan Ketua DPRD Rote Ndao tersangka dalam kasus dugaan korupsi tanah hibah seluas 10 Ha di Kejari Ba’a Kabupaten Rote Ndao bukan di Kejari Kupang.

Korupsi ilustrasi

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intel Kejari Ba’a, Dipo Iqbal kepada wartawan di Kupang, Jumat 5 September 2014 mengatakan aksi yang dilakukan oleh Forum Adat di kabupaten Rote Ndao, untuk menuntut agar dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka dalam kasus itu diduga kuat atas perintah oknum-oknum tertentu.

Dijelaskan Dipo, pemeriksaan terhadap kedua tersangka bisa dilakukan dimana saja, baik di Kejari Kupang bahkan di Jakarta sekalipun. Kejaksaan melakukan pemanggilan kepada kedua tersangka menggunakan nama institusi bukan atas nama oknum penyidik sehingga pemeriksaan bisa dilakukan dimana saja. “Saya menduga aksi yang dilakukan Forum Adat di Kejari Ba’a Kabupaten Rote Ndao atas suruhan oknum-oknum yang memiliki kepentingan dalam kasus itu, ‘ katanya.

Mengenai permintaan Forum Adat Kabupaten Rote Ndao kepada Kejari Ba’a untuk melakukan pemeriksan terhadap kedua tersangka di Kejari Ba’a, Dipo mengatakan Forum Adat itu tidak memiliki kewenangan untuk mengatur Kejari Ba’a. Ditegaskan Dipo pemeriksaan terhadap kedua tersangka yang dilakukan di kejari Kupang, masih masuk dalam ruang lingkup hukum Kejaksaan. Sehingga tidak menjadi soal jika pemeriksaan dilakukan di kejari Kupang. Berkaitan dengan pemanggilan untuk Bupati, katanya, hingga saat ini Kejari Ba’a masih menunggu surat balasan dari Presiden RI. Jika dalam 30 hari tidak dibalas oleh Presiden maka Kejari Ba’a akan menggunakan kewenangannya sebagai penegak hukum. “Jika dalam 30 hari suratnya tidak dibalas, maka Kejari Ba’a punya kewenangan untuk memanggil serta memeriksa Bupati Rote Ndao, “ jelas Dipo

Sedangkan untuk Cornelis Feoh, sambung Dipo, Kejari Ba’a akan melakukan upaya paksa untuk menghadirkan tersangka untuk diperiksa sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan terhadap tersangka. Menurut Dipo sikap yang dilakukan Cornelis Feoh dengan menghindari pemanggilan untuk diperiksa merupakan sikap yang tidak kooperatif dan melawan hukum. Untuk itu, Kejari Ba’a akan melakukan kewenangannya dengan melakukan pemanggilan secara paksa. “Sikap yang dilakukan ketua DPRD Rote Ndao sangat tidak kooperatif dan telah melawan hukum, untuk itu kami akan upaya paksa dalam waktu dekat dan pada waktu yang tepat, “ tegas Dipo. (*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Polisi Tangkap 5 Remaja Hendak Tauran di Jakpus, Sita 3 Celurit
1.648 Personel Polri Siap Amankan Aksi Massa Bela Pelestina di Kedubes AS dan Mesir
865 Personil Gabungan Dikerahkan Untuk Pengamanan Konser NTC dan Kyuhyun di GBK
Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru
Antisipasi Tauran dan Balap Liar, Polisi Lakuka Patroli Gabungan 3 Pilar di Wilayah Jakpus
Pj. Gubernur NTT Launching Pendampingan Tes Masuk Perguruan Tinggi Tahun 2024
Ketua dan Sekretaris DPW PAN NTT Diterima Presiden Jokowi di Istana Negara
Polsek Metro Tanah Abang dan 3 Pilar Kelurahan Kebun Kacang Bagi – bagi Sembako Kepada Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:22

Pansus DPRD Kota Kupang Temui Fakta Baru Cara Pegawai Bapenda Indah Detan Gelapkan Uang Pajak

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:01

Pansus DPRD Kota Kupang Perintah Dinas PU Bongkar Reklame Gudang Garam Tanpa Izin

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:33

Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kabupaten Kupang

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:53

Orias Moedak Janji Siap Sejahterakan Masyarakat NTT

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:29

Hutang Pajak Reklame, DPRD Kota Kupang Sebut Ada Dugaan Kong Kali Kong Antara Bapenda dan PT. Indo Raya

Senin, 13 Mei 2024 - 14:26

KKP Berhasil Gagalkan Penyelundupan Manusia Jaringan Internasional di Perairan NTT

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:47

Sosialisasi Berhasil, Stikes Maranatha Kupang Ingin Buat MoU Dengan PT. Bumen Jaya Praduta Abadi

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:59

Aksi Peduli Kasih SMANTIQ

Berita Terbaru

Polsek Johar Baru Amankan Remaja Terilabat Tauran di Johar Baru

Headline

Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:29

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi