Home / Tak Berkategori

Undana lecturer was beaten badly

- Reporter

Minggu, 27 Oktober 2013 - 00:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews – Kupang .Yusak Viktor Benu (29) one of Economic Faculty lecturer of Nusa Cendana University (Undana), Kupang of East Nusa Tenggara ( NTT ) was tortured by 2 strangers when he was on his way back to home from his parent-in-low’s home, Amos corputy, Former of Managing Director of NTT Bank, to visit his two children. As delivered by Yoshua Viktor Benu at his home in the village of nefonaik, Wednesday (23/10/ 2013).

Yusak Viktor Benu
Yusak Viktor Benu

 

 
Yusak told that, on his way to home, but suddenly, two unidentified people with Yamaha Vario black and white  motorcycle, blocked and hit the car he was traveling, right in front of RA Kartini Street, in Kelapa Lima sub-district .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” I get off of the car, and I was hit in the head by using a helmet, then they threw a bottle containing gasoline on my shoulder , then threw me with a light cigarett.  After the action, they ran away. I get the lacerations on my hand and shoulder, “said Yoshua. According to Yoshua, the incident happened exactly at 21:30 pm and he immediately reported to Kelapa Lima police sector for further investigation.

Yoshua guessed that, the suspects came from his parent -in-law home, because at 10:30 pm when he arrived, he saw a black and white Vario was parked in the garage, and he was very familiar with the bike, because it’s sticker has same characteristic. The motorcycle is similar to the motorcycle used by people who attacked him. So, he will report Amos Corputy to the Regional Police (Polda) NTT , on the charges for stop him to meet his two sons who lives with his wife Ayu Coroputy . Currently he and his wife in a divorce trial process , but this does not mean he can not meet his two children . ( * Hayer )

 

Indonesian Version

 

Dosen Undana Dikeroyok Hingga babak belur

Zonalinenews – Kupang. Yusak Viktor Benu (29 tahun) salah seorang dosen fakultas ekonomi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) disiksa 2 orang yang tidak dikenal.  Penganiayaan ini terjadi saat ia pulang dari rumah mertua,  Amos corputy mantan Direktur Utama Bank NTT, untuk menjenguk kedua anaknya. Hal ini disampaikan Yusak Viktor Benu di rumahnya di kelurahan nefonaik. Rabu 23 Oktober 2013 Jam 12.30 Wita.

Yusak menceritakan, dalam perjalan pulang  tiba – tiba dua orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha vario berwana hitam putih, menghadang dan  memukul mobil yang ditumpanginya, kejadian ini tepat di depan gedung pramuka jalan R.A Kartini kelurahan kelapa Lima kecamatan kelapa Lima.

“jelang beberapa menit  saya hendak keluar dari mobil, saya  langsung dipukul  di Kepala oleh orang tidak dikenal menggunakan helm,  lalu melemparkan  botol berisi besin  yang mengenai  pundak , kemudian orang tersebut membuang api rokok dibadan saya. Setelah melakukan aksinya pelaku langsung kabur, dari kejadian itu  saya  mengalami luka goresan ditangan dan pundak, “kata Yusak. menurut Yusak kejadian itu tepatnya jam 21.30 Wita  dan dirinya langsung melaporkan masalah yang dialaminya ke  polisi sektor kecamatan kelapa Lima untuk ditindak lanjuti .

Yusak menduga pelaku berasal dari rumah mertuanya, karena  Jam 10.30 wita  ia bersama kedua orangtuanya  mendatangi rumah mertua, untuk menjenguk kedua anaknya, namum  tidak diijinkan mertua. Pada saat itu dirinya melihat di garasi mobil rumah mertua sepeda motor matic Yamaha vario hitam putih yang parkir, dan  dirinya sangat mengenal motor tersebut, karena memiliki ciri khas motif berupa  stiker yang ditempel pada speakbor. Motor tersebut mirip dengan motor yang digunakan oleh orang yang tidak dikenal, yang mengeroyok dirinya. Sehingga dirinya akan melaporkan mertuanya Amos Corputy ke pihak kepolisian Polisi Daerah (Polda) NTT, atas dasar menghalanginya untuk bertemu dengan kedua anak kandungnya  yang tinggal bersama istrinya Ayu Coroputy. Saat ini  dirinya dan isrinya dalam Proses sidang perceraian, namun hal ini  bukan berarti dirinya tidak boleh menemui kedua anaknya.(*Hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi
Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi