Tornado tear down two houses in Central Fatuleu

- Reporter

Senin, 3 Februari 2014 - 00:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews- OElamasi .  Bad weather that befell NTT in particular districts kupang few days later returning casualties. In District Middle Fatuleu, tornado that with heavy rain, has caused two houses collapsed and the ground.

Camat

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 
Head of Subdistrict Central Fatuleu, Amos Manane, who contacted reporters in Kupang District Office in Oelamasi, Friday  January 31,2014  , says that the two units houses collapsed hit by the tornado in the village and in the village of Pasi Nunsaen.

“In the village of Pasi, the house belongs to Lodya Aton Bais, collapsed to the ground. Nunsaen Similarly, in the village, the house belongs Lazarus Manane, come to the ground,” he said.

However, Amos Manane, ensuring that there is ddalam pristiwa fatalities and injuries. However, he can not be sure how many material losses suffered by those afflicted citizens.

In another part of the explanation, Amos Manane also inform if there has been a territory of landslides that resulted in the dissolution of 18 meters along the road that connects the village with the village of Pasi Nunsaen and not drivable vehicles.

Nevertheless, for the moment, the problem of transport of the Pacific Village to Village Nunsaen, and vice versa, it can be resolved after the relief activities by the government and supported districts throughout Central Fatuleu citizens.

In addition, he continued, landslide that occurred in the village of Nunsaen also threatened a retaining wall along the road 8 meters which could cause the collapse of the retaining wall street and damaged a house adjacent to the wall which almost collapsed the.

Amos Manane added, in his report to the district mussels have clearly described the damage caused by the natural disaster. This according to him, meant that the aid would be channeled actually right on target.

It is said, people also expect Fatuleu middle district disaster response team kupang namely Disaster Management Agency (BPBD) and other relevant agencies to immediately go to the field to review the disaster site, so any help and support you expect people to immediately distributed

“I certainly expect that emergency response teams can quickly down the field, so that the public can help to get off immediately. Do not like the experience of the previous year, help is always late to the scene,” he said.

Additionally, Amos Manane also informed that the landslide also occurred in the village of Oelbiteno that threatens the existence of public facilities in this regard Oelbiteno Immanuel church.

“In no avalanches throughout 20M OElbiteno near GMIT Immanuel Church OElbiteno, this church could have come eroded avalanche”, he stated. (rrk)

Indonesian Version
Puting beliung robohkan dua rumah di Fatuleu Tengah

Zonalinenews-OElamasi .  Cuaca buruk yg menimpa NTT khususnya kabupaten kupang beberapa hari belakangan kembali memakan korban. Di Kecamatan Fatuleu Tengah, angin puting beliung yang disertai hujan lebat, telah menyebabkan dua unit rumah roboh dan tanah.

Camat Kupang Fatuleu Tengah, Amos Manane, yang dihubungi wartawan di Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, jumat 31 Januari 2013  mengatakan bahwa dua unit rumah tinggal yang roboh diterjang angin puting beliung tersebut berada di Desa Pasi dan di Desa Nunsaen.

“Di Desa Pasi, rumah milik Lodya Aton Bais roboh hingga rata dengan tanah. Demikian juga di Desa Nunsaen, rumah milik Lazarus Manane, ikut rata dengan tanah”, kata dia.

Namun demikian, Amos Manane, memastikan bahwa ddalam pristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun demikian, dirinya belum dapat memastikan berapa jumlah kerugian materi yang dialami warganya yang tertimpa musibah tersebut.

Pada bagian lain dari penjelasannya, Amos Manane juga menginformasikan jika diwilayahnya telah terjadi bencana tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya jalan raya sepanjang 18 meter yang menghubungkan Desa Pasi dengan Desa Nunsaen dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Namun demikian, untuk saat ini, masalah transportasi dari Desa Pasi ke Desa Nunsaen, dan sebaliknya, sudah bisa teratasi setelah dilakukan kegiatan tanggap darurat oleh pemerintah kecamatan dan didukung seluruh warga masyarakat Fatuleu Tengah.

Selain itu, sambung dia, bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Nunsaen juga mengancam tembok penahan jalan sepanjang 8 meter yang bisa menyebabkan robohnya tembok penahan jalan tersebut dan merusak sebuah rumah yang berdekatan dengan tembok yang hampir roboh itu.

Amos manane menambahkan, dalam laporannya kepada pemerintah kabupaten kupang telah gambarkan dengan jelas kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat bencana alam tersebut. Hal ini menurut dia, dimaksudkan agar bantuan-bantuan yang akan disalurkan betul-betul tepat sasaran.

Dikatakan, masyarakat fatuleu tengah juga berharap tim tanggap bencana kabupaten kupang yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas terkait lainnya dapat segera turun ke lapangan untuk meninjau lokasi bencana, sehingga bantuan dan dukungan yang diharapkan masyarakat dapat segera terdistribusi

“Saya tentu harapkan supaya tim tanggap darurat bisa segera turun lapangan, supaya bantuan kepada masyarakat bisa turun segera. Jangan seperti pengalaman ditahun sebelumnya, bantuan selalu terlambat sampai di lokasi kejadian”, ujarnya.

Selain itu, Amos Manane juga menginformasikan bahwa bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Oelbiteno yang mengancam keberadaan fasilitas publik dalam hal ini gereja GMIT Imanuel OEbiteno karena

“Di OElbiteno ada longsoran sepanjang 20 M di dekat Gereja GMIT Imanuel OElbiteno, gereja ini bisa saja ikut tergerus longsoran”, sebut dia. (rrk)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 10:02

Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat

Kamis, 4 April 2024 - 19:22

Mengenal Wasiat Wajibah dalam Pasal 209 KHI dan Putusan MA No. 51 K/AG 1999

Senin, 1 April 2024 - 14:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Paskah 2024

Senin, 1 April 2024 - 14:06

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 Hijrah

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:57

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun Akademik 2024-2025

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:03

Ikatan Kaum Intelektual Fatule,u Menggelar Ibadat Pendalaman Alkitab di Asrama Marungga

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:16

PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM.

Senin, 19 Februari 2024 - 22:01

Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi