TNI intelligence Delivery Skull Army foils Australia

- Reporter

Senin, 15 Juli 2013 - 08:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang. The combined intelligence of the Army and Army Air Force who served in Eltari Airport Kupang, foiled delivery corpse skull Australian soldiers who died in the past since 1942. One large suitcase contains bone bodies, can not get past Eltari Kupang airport for not having brought the skull of a quarantine permit the State Port.

Delivery of the goods, carried by four teams of diggers and one person Assiten Army Military Attaché Australian embassy, ​​Stephen Wurst of Eltari Kupang Airport heading Jakarata through Airlans Garuda. This historic item which is a form of human skulls Australian soldiers who died in World War II in 1942 Kupang ago, while serving in Kupang in Kupang Regency Village District East Kupang Babau.

Photo: four teams of diggers and one person Assiten Army Military Attaché Australian embassy, ​​Stephen Wurst at the airport Eltari Kupang NTT - Indonesia
Photo: four teams of diggers and one person Assiten Army Military Attaché Australian embassy, ​​Stephen Wurst at the airport Eltari Kupang NTT – Indonesia

Monitoring the Eltari Kupang Airport, Saturday 13 July 2013 The Australian Army numbered four, arrived in Kupang Eltari Airport, at 12: 15 pm with riding two cars avanza black.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

After coming down from their cars rushed to the check in place. in the X-ray bagase, one box belongs to this indicate four soldiers human skull stored in the box.

Army intelligence side of Korem 161 Wirasakti Kupang and TNI Force (AU) Lanut Eltari Kupang and Quarantine of the agency in charge of the day-to-day at the end Eltari airport to detain and interrogate the four soldiers. Some officers are on duty and request the document delivery from Kupang to Jakarta. Army asked for documents that are not yet owned by the carrier tengkoran, finally box containing the skull in Karangtina and thwarted by the intelligence, because it does not have the shipping papers.

Meanwhile, Stephen Wurst, who is a Warrant Officer Class Two Assistant Army Attache at the Australian government to the officers, intelligence and customs gateway ports and airports which they explained that the skull under an Australian soldier who died in World War II in the region of Bau-NTT Kupang regency smell.

According to Stephen, the soldier skull excavated in Sonaf Babau, District East Kupang, Kupang. Already has a permit from the military commander, so I got the approval from the government Inonesia through the Australian Embassy in Indonesia.

“I have an excavation permit but but no documents about the historic freight forwarding license. He said, had received verbal permission from Udayana Regional Military Intelligence Asintel “said Stephen.

Stephen said that he was very aware document delivery between regions and between countries. In the dialogue issue documents, Stephen had asked Mayor Bambang position. “You who’s here, so what? I do not fly this item?
Finally answering the question, “I’m Mayor Bambang Kasi Intel in Unitary Air Force. We’re sorry, we mean not hamper traveling father. But all shipments of goods let alone a human skull, there must be permission from the quarantine center before moving regions. Never mind the human skull, deer antler horn aja we hold the pack, if not there official documents, is SOP ud pack like this, “said Mayor Bambang. (* TEAM)

Indonesia Version

Intelejen TNI  Gagalkan  Pengiriman Tengkorak Tentara Australia

Zonalinenews- Kupang.  Gabungan intelejen dari Tentara Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara yang bertugas di Bandara Eltari Kupang, mengagalkan pengiriman tengkorak Mayat Tentara Australia yang meninggal di sejak Tahun 1942 lalu.  Satu Koper besar berisi tulang mayat, tidak bisa melewati Bandara Eltari Kupang karena tidak memiliki ijin bawa tengkorak dari Karantina Pelabuhan Negara.

Pengiriman barang  tersebut , dilakukan  oleh empat orang tim penggali dan satu orang Assiten Atase Militer Angkatan Darat Keduataan Besar Australia,  Stephen Wurst dari Bandara Eltari Kupang menuju Jakarata melalui Pesawat Garuda Airlans.  Barang bersejarah ini berupa tengkorak manusia yang merupakan tentara Australia yang tewas pada Perang Dunia II di Kupang tahun 1942 silam, waktu bertugas di Kupang di Daerah Kabupaten Kupang Desa Babau Kecamatan Kupang Timur.

Pantauan di Bandara Eltari Kupang, Sabtu  13 juli 2013  Tentara australia ini berjumlah empat orang, tiba di Bandara Eltari Kupang,  jam  12 : 15 Wita dengan menumpang dua unit mobil avanza berwarna hitam.

Setelah turun dari mobil mereka bergegas menuju ke tempat chek in. di X ray bagase, salah satu boks milik ke empat tentara ini berindikasi tengkorak manusia tersimpan dalam boks tersebut.

Pihak intelejen TNI AD dari Korem 161 Wirasakti Kupang dan TNI Angkata  (AU) Lanut Eltari Kupang serta dari badan Karantina yang sehari-hari bertugas di Bandara Eltari akhirnya menahan dan menginterogasi ke empat tentara ini. Dan Beberapa petugas yang bertugas meminta dokumen pengiriman barang dari Kupang ke Jakarta. Tentara dokumen yang dimintai tersebut belum dimiliki oleh pembawa tengkoran, akhirnya boks yang berisi tengkorak di gagalkan oleh Karangtina dan pihak intelejen, sebab tidak memiliki surat-surat pengiriman.

Sementara itu, Stephen Wurst, yang merupakan Warrant Officer Class Two Asistant Army Attache di pemerintahan Australia kepada petugas, intelejen maupun beacukai gerbang pelabuhan laut dan udara menjelaskan bahwa tengkorak yang mereka bawah merupakan tentara australia yang tewas pada perang dunia II di NTT yakni diwilayah Bau-bau Kabupaten  Kupang.

Menurut Stephen, tengkorak tentara tersebut di gali di Sonaf Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Telah memiliki ijin dari panglima TNI, sehingga saya mendapat persetujuan dari pemerintah Inonesia melalui Kedubes Australia di Indonesia.

“ Saya memiliki ijin penggalian tetapi tetapi tidak punya dokumen soal surat ijin pengiriman barang bersejarah. Katanya, telah mendapat ijin  secara lisan dari Asintel Intelejen Kodam Udayana” ungkap Stephen.

Stephen mengatakan bahwa dirinya sangat paham dokumen pengiriman barang antar wilayah maupun antar negara. Dalam berdialog masalah dokumen, Stephen sempat menanyakan jabatan Mayor Bambang.“ kamu siapa disini, jadi gimana? Bisa terbang gak barang saya ini?
Akhirnya menjawab pertanyaan, “Saya Mayor Bambang Kasi Intel di Kesatuan Angkatan Udara. Mohon maaf, bukan maksud kami menghambat perjalanan bapak. Tetapi semua pengiriman barang apalagi barang tengkorak manusia, harus ada ijinnya dari balai karantina sebelum berpindah wilayah. Jangankan tengkorak Manusia, Tanduk tanduk Rusa aja kami tahan pak, kalau gak ada dokumen resminya, memang SOP ud begini pak, “ ujar Mayor Bambang. (*TiM)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Fatumnasi, Politeknik Negeri Kupang Latih Warga Pasarkan Produk Unggulan
Menikmati Taman AgroWisata Kirye
Lembata Hill’s Spot Pariwisata di Puncak Lusikawak
Ini Pesan Kapolda NTT Saat Memimpin Apel di DPSP Labuan Bajo
Kaka Slank dan Istri Berlibur di Danau Kelimutu Ende
Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional I Gelar FGD Strategi Reaktivitas Pariwisata Nusantara
Wisata Embung Boelanboong, Prodak Jadi Bumdes Kita
Pemkab Lembata MOU dengan Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 10:02

Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat

Kamis, 4 April 2024 - 19:22

Mengenal Wasiat Wajibah dalam Pasal 209 KHI dan Putusan MA No. 51 K/AG 1999

Senin, 1 April 2024 - 14:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Paskah 2024

Senin, 1 April 2024 - 14:06

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 Hijrah

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:57

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun Akademik 2024-2025

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:03

Ikatan Kaum Intelektual Fatule,u Menggelar Ibadat Pendalaman Alkitab di Asrama Marungga

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:16

PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM.

Senin, 19 Februari 2024 - 22:01

Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi