Home / Tak Berkategori

Tersangka Kasus MBR Bisa Mencapai 50 Orang

- Reporter

Selasa, 9 September 2014 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang,– Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) makin menunjukan taringnya sebagai penegak hukum yang professional dan siap memberantas tindak pidana korupsi di NTT khususnya dalam kasus dugaan korupsi pembangunan rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di 8 Kabupaten/Kota tahun 2012 senilai Rp 1 Triliun.

Kejati NTT

Kajati NTT, Mangihut Sinaga kepada wartawan, Selasa 9 September 2014  diruang kerjanya mengatakan Kejati NTT tidak akan main-main dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi MBR tahun 2012 di 8 Kabupaten/Kota senilai Rp 1 Triliun. Sinaga menegaskan dalam kasus MBR tahun 2012 senilai Rp 1 Triliun di 8 Kabupaten/Kota, akan menelan banyak korban. Dimana dalam kasus tersebut tersangka (tsk) yang akan ditetapkan oleh kejati NTT bias mencapai 50 orang. “Tersangka dalam kasus MBR Tahun 2012 senilai Rp 1 Triliun bias mencapai 50 orang. Kami tidak akan main-main dalam kasus itu. Semuanya diberantas, “ tegas Sinaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Sinaga baik PPK, Kontraktor, kasatker, Kemenpera Kejati NTT sipa menetapkan oknum-oknum tersebut menjadi tersangka. Hal itu karena dalam kasus itu, terdapat oknum-oknum yang turut bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi. Untuk itu, kata Sinaga, dirinya meminta kepada seluruh tim penyidik Kejati NTT yang menangani kasus dugaan korupsi MBR Tahun 2012 senilai Rp 1 Triliun, bekerja secara professional sesuai dengan SOP yang ada. “Saya perintahkan berantas semua yang terlibat dalam kasus MBR. Siapapun dia. Tim penyidik saya minta jangan coba-coba untuk main-main, “ ungkap Sinaga.

Dirinya sangat menyesalkan proyek tersebut gagal. Karena rumah murah tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu namun sesuai kenyataan dilapangan proyek tersebut gagal. Hal ini membuat dirinya akan memberantas seluruh oknum-oknum yang terlibat didalamnya tanpa pandang bulu. (*Raden)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi
Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi