Tak Terima Teny Konay Dituntut 2 Tahun, Keluarga Korban Geruduk Kantor Kejari Kota Kupang

- Reporter

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi Geruduk Kantor Kejari Kota Kupang

Massa Aksi Geruduk Kantor Kejari Kota Kupang

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Tidak terima dengan hasil tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Marten Soleman Konay alias Teny Konay yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang pada, Rabu 20 Maret 2024, ratusan massa dari keluarga korban yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan geruduk Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.

Pantauan zonalinenews.com aksi ratusan massa yang ingin tabrak masuk pintu Kantor Kejari Kota Kupang untuk bertemu dengan Kepala Kejari Kota Kupang dicekal oleh aparat kepolisian. Sehingga aksi massa tersebut sempat saling dorang dengan aparat polisi dihalaman Kantor Kejari Kota Kupang.

Koordinator Daerah BEM Nusantara NTT Hemax Rini Herewila menyebutkan, ada dugaan Kejari Kota Kupang masuk angin. Sebab, terdakwa Teny Konay merupakan aktor intelektual atau otak dari kasus pembunuhan terhadap Roy Herman Bolle Amalo hanya dituntut 2 tahun oleh JPU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada dugaan Kejari Kita Kupang masuk, karena otak dibalik kasus ini hanya dituntut hukuman 2 tahun penjara. Sedangkan pelaku utama dituntut hukuman 14 tahun penjara,” ungkap Hemax kepada wartwan di Halaman Kantor Kejari Kota Kupang, Rabu 20 Meret 2024.

Menurutnya, tuntutan JPU kepada terdakwa Teny Konay sangat jangal atau aneh. Karena berdasarkan fakta persidangam dan keterangan ahli dalam sidang, kasus pembunuhan terhadap korban Roy Bolle ini adalah kasus pembunuhan berencana.

“Kita melihat dari fakta persidangan itu ada aktor intelektual atau otak dibalik kasus pembunuhan ini. Sehingga kita bisa simpulkan bahwa kehadiran ahli dalam sidang itu sangat tidak ada guna karena keterangan ahli dikesampingkan. Keterangan ahli dalam sidang yang dihadirkan oleh JPU dengan jelas mengatakan ada aktor intelektual dibalik kasus ini,” kata Hemax.

Perlu diketahui bersama, lanjut Hemax apa sebenarnya yang terjadi, sehingga kanapa bisa terjadi pembunuhan ini.

“Sebenarnya semua ini sudah terukur dalam fakta persidangan. Sehingga untuk menjalankan fungsi profesi itu, kejasaan harus bersifat profesional. Dan seharusnya pihak Kejaksaan bisa menjadi cermin untuk masyarakat,” ucapnya.

“Ketika seseorang yang menjadi otak dibalik kasus pembunuhan ini hanya dituntut hukuman 2 tahun penjara, artinya Kejaksaan lagi memperlihatkan kebobrokan kinerja mereka. Karena ini bisa memicu atau memberi peluang kepada orang lain untuk menjadi jahat,” jelas Hemax.

Sementara itu Mewakiki Keluarga, Tanta Korban Roy Bolle, Afliana Bengu sangat menyesal dengan tuntutan JPU terhadap terdakwa Teny Konay.

“Kita keluraga sangat kecewa dengan tuntutan JPU kepada terdakwa Teny Konay. Karena Kenapa Teny Konay merupakan otak dari kasus pembuhan anak kami hanya dituntut hukuman 2 tahun penjara saja. Sedangkan pelaku pembunuhan yang diperintahkan langsung Teny Konay dituntut hukuman 14 tahun penjara” katanya.

Dia mengatakan, dari pihak keluarga besar kurban berharap ada mendapatkan keadilan yang sebenar – benarnya.

“Kita keluarha besar berharap sidang putasan nanti, Majelis Hakim bisa memberikan putusan hukuman yang maksimal sesuai peran terdakwa,” pinta Afliana. (*y3r)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang
Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya
3 Terdakwa Kasus Korupsi Talud di Flotim Divonis 1 Tahun Penjara
Massa Aksi Duduki Kantor Pengadilan Negeri Kupang
PAM Pilkada 2024, Kodim 1604 Kupang Terjunkan Sebanyak 200 Personil
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 10:02

Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat

Kamis, 4 April 2024 - 19:22

Mengenal Wasiat Wajibah dalam Pasal 209 KHI dan Putusan MA No. 51 K/AG 1999

Senin, 1 April 2024 - 14:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Paskah 2024

Senin, 1 April 2024 - 14:06

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 Hijrah

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:57

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun Akademik 2024-2025

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:03

Ikatan Kaum Intelektual Fatule,u Menggelar Ibadat Pendalaman Alkitab di Asrama Marungga

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:16

PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM.

Senin, 19 Februari 2024 - 22:01

Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi