Home / Tak Berkategori

SMU 5 Kupang Lakukan Pungli Biaya Ijasah

- Reporter

Minggu, 10 Agustus 2014 - 12:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang,- Ijasah merupakan dokumen negara yang dicetak oleh Kementerian Pendidikan, sehingga bukanlah sebuah dokumen daerah atau sekolah maka tidak dibenarkan adanya pungutan apapun yang dilakukan oleh pihak sekolah jika tidak berdasarkan kesepakatan antara komite sekolah dan orangtua siswa yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS), maka hal tersebut merupakan pungutan liar yang harus ditindak tegas.Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan, NTT Simon Riwu Kaho Minggu 10 Agustus 2014.

SMU Negeri 5 Kupang

menurutnya , Walikota secara tegas melarang pihak sekolah Negeri untuk tidak melakukan pungutan apapun namun ternyata masih ada yang melanggar ketentuan dari atasan, maka harus ada sanksi yang tegas dari Walikota, jika tidak maka hal ini dinilai sebagai sebuah pembiaran terhadap pembangkangan kepala sekolah.” Ijasah merupakan hak masyarakat dan harus digratiskan serta pihak sekolah tidak boleh membebani masyarakat dengan pungutan saat pengambilan ijasah tersebut. Selain itu , peran pengawas dalan hal ini Dinas Pendidikan harus meninjau sekolah-sekolah, membuat BAP dan mengajukan kepada Walikota. “Pengawas harus pro aktif dan menunjukkan taringnya dalam mengambil tindakan bagi setiap sekolah yang bertindak melawan aturan,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakanya,  keberadaan pengawas sekolah di Kota Kupang teleh lebih dari cukup namun tidak pernah menjalankan fungsinya dengan alasan ketiadaan angaran atau bekerja sesuai dengan rekomendasi Walikota saja. Sehingga dirinya menilai kebijakan kepala daerahnya selalu berorientasi bisnis ketimbang memperhatikan mutu. “Jika ingin memungut biaya dari setiap siswa dapat dilakukan dengan cara intelektual, sseperti setiap siswa dapat menyumbang satu jenis buku untuk menambah koleksi perpustakaan yang jelas akan lebih bermanfaat dibandingkan mengumpulkan uang tunai,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 5 Kupang , Girman sabtu 9 Agustus 2014 mengatakan 20 siswa yang telah membayar pungutan tersebut dan akan dikembalikan sebanyak Rp 75 ribu, sementara lainnya untuk membayar album foto sekolah dan sertifikat komputer.
Dia menambahkan, ijasah merupakan pekerjaan tambahan di luar tugas pokok guru sehingga meminta pengertian baik kepada semua oangtua siswa untuk berkontribusi.
Dia menambahkan, dana BOS ada namun peruntukannya untuk tingkat SMA sangat berbeda dengan tingkat SMP dan SD. Pasalnya, BOS tidak diperbolehkan membayar personal, sebanyak 50 persen untuk pembelian buku K-13, sedangkan penggunaan lainnya untuk kebutuhan non-personal, kecuali tenaga ahli, dan pelatihan siswa atau guru tentang kegiatan ekstra kulikuler.
Disamping itu, semuanya didasarkan pada kesepakatakan bersama antara komite sekolah dan orangtua para siswa.
Sedangkan pungutan uang les tambahan sebanyak Rp 450 ribu telah melalui kesepakatan bersama antara komite dengan orangtua siswa. Rinciannya dilakukan dalam 4 tahap, dan setiap tahapannya ada 20 kali pertemuan.
Pendanaannya yakni honor Guru pembimbing, Penggandaan dan kertas, Tenaga penggandaan, Petugas administrasi, Try out yang dilaksanakan sebanyak 2 kali. (rusdy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat
Jadi Korban KDRT, Ivon Lusyana Minta Polres TTS Tangkap Pelaku
Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang
Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 10:02

Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat

Kamis, 4 April 2024 - 19:22

Mengenal Wasiat Wajibah dalam Pasal 209 KHI dan Putusan MA No. 51 K/AG 1999

Senin, 1 April 2024 - 14:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Paskah 2024

Senin, 1 April 2024 - 14:06

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 Hijrah

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:57

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun Akademik 2024-2025

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:03

Ikatan Kaum Intelektual Fatule,u Menggelar Ibadat Pendalaman Alkitab di Asrama Marungga

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:16

PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM.

Senin, 19 Februari 2024 - 22:01

Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi