Sidang Kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, Hengki Ndapamerang Bantah Keterangan Kesaksian Manotana

- Reporter

Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Sidang kasus OTT dengan terdakwa Kadis PUPR Kota Kupang, Hengki Ndapamerang kembali digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa 30 Agustus 2022.

Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Sarlota Marselina Suek itu menghadirkan tiga orang saksi, yaitu Manotana Laia dan Frets Bessi dan S. Sambung dari Kejati NTT. Sedangkan terdakwa Hengki Ndapamerang mengikuti jalannya sidang tersebut secara online dari Rutan Kelas IIB Kupang.

Diketahui saksi Montana Laia dan Frets besi tersebut merupakan anggota REI NTT. Selain itu kedua ini yang datang ke ruangan terdakwa Kadis PUPR, Hengki Ndapamerang untuk menyerahkan uang senilai Rp 15 juta itu. Sementara S.Sembiring merupakan tim dari Kejati yang langsung memimpin OTT tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sidang itu Saksi Manotana Laia mengakui berinisiatif memfasilitasi terdakwa Hengki Ndapamerang ke Kemendagri untuk melakukan konsultasi soal perizinan gedung bangunan (PGB).

Menurutnya, Hengki Ndpamerang, sebelumnya sudah dua kali berangkat ke Kemendagri menggunakan uang pribadi.

Dia mengatakan, saat pertemuan sebelum OTT, terdakwa menyatakan tidak lagi mempunyai uang untuk kembali konsultasi ke Kemendagri.

Untuk itu, jelas Monata terdakwa harus menunggu pencairan anggaran perjalanan dinas. Pernyataan tersebut, direspon baik langsung oleh saksi dan menyatakan siap memfasilitasi.

“Saya usul untuk fasilitasi dan itu juga saya sampaikan ke teman-teman yang lain,” katanya.

Namun demikian, Manotana juga mengaku diberitahu terdakwa soal dana itu.

“Kadis meminta Rp 30 juta. Kalau tidak sanggup, ia tidak berangkat,” ungkapnya.

Sementara itu terdakwa Hengki Ndapamerang membantah pernyataan saksi Manotona tersebut. Hengki memberitahu Manotana bahwa ia tak jadi berangkat ke Kemendagri.

Menanggapi pernyataan terdakwa Hengki, Manotana menyatakan tidak mendengar jelas ucapan terdakwa, sebab setiap pesan WA yang masuk ke Handphone-nya langsung dihapus.

Sementara penasehat hukum terdakwa, Yanto Ekon menyebut Manotana punya kepentingan atas PGB itu, sebagai persyaratan pencairan dana di Bank. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN
Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
Tuntaskan Penyidikan, OJK Serahkan 2 Tersangka Tipibank di BPD NTT ke Kejaksaan
Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua
Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi