Sail Komodo Secretariat no Money

- Reporter

Kamis, 25 Juli 2013 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Related funds 1 billion budget allocated for operational costs Sail Komodo Secretariat which has yet to be disbursed while the time limit for holding this event imminent.

frans salem

Regional secretary of the province of East Nusa Tenggara (NTT) Frasns Salem when asked by reporters at the office of the Governor of NTT Tuesday July 23, 2013 regarding a complaint of a party secretariat NTT Sail Komodo 2013 describes “Anggaranya already there from the provincial budget and to the Secretariat Sail Komodo was no money so that on several support facilities aitem this event unpaid unnecessary complicated proposed contract definitely stay liquid money. “he said

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Revenue Fund of the National Expenditure (Budget) 1.5 Billion Rupiah for Sail Komodo activity that does not exist so use the budget must be distinguished not much more than a trip to the procurement of goods and services as the main support in this sail being stagnant.” .. (* Ega)

Indonesian Version

Sekretariat Sail Komodo ada Uangnya

Terkait dana 1 Miliar APBD diperuntukan bagi  biaya oprasional Sekretariat Sail Komodo yang sampai saat ini belum dicairkan sementara limit waktu untuk menyelenggarakan Event ini sudah diambang pintu.

Sekertaris Wilayah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) Frasns Salem saat ditanya wartawan di Kantor Gubernur NTT selasa 23 Juli 2013  mengenai beberapa keluhan dari pihak sekretariat Sail Komodo NTT 2013 menjelaskan” Anggaranya sudah ada dari APBD Provinsi dan untuk Sekertariat Sail Komodo itu ada uangnya jadi kalau mengenai beberapa aitem  fasilitas  penunjang Even ini yang belum dibayar tidak perlu dipersulit tinggal ajukan kontrak pasti uangnya cair.”ujarnya

“mengenai Dana Anggaran Pendapatan Belanja Nasional(APBN) 1,5 Miliar Rupiah untuk Kegiatan Sail Komodo itu memang belum ada jadi menggunakan anggaran harus bisa bedakan jangan lebih banyak perjalanan dari pada pengadaan barang dan jasa sebagai penunjang utama dalam sail ini yang menjadi mandek.”..(*Ega)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Fatumnasi, Politeknik Negeri Kupang Latih Warga Pasarkan Produk Unggulan
Menikmati Taman AgroWisata Kirye
Lembata Hill’s Spot Pariwisata di Puncak Lusikawak
Ini Pesan Kapolda NTT Saat Memimpin Apel di DPSP Labuan Bajo
Kaka Slank dan Istri Berlibur di Danau Kelimutu Ende
Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional I Gelar FGD Strategi Reaktivitas Pariwisata Nusantara
Wisata Embung Boelanboong, Prodak Jadi Bumdes Kita
Pemkab Lembata MOU dengan Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Jumat, 5 April 2024 - 00:34

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi