Retribusi Pemkab Kupang Resahkan Sopir Truk Kota Kupang

- Reporter

Selasa, 8 Juli 2014 - 12:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang-,Pemerintah Kabupaten Kupang melakukan aksi pungutan retribusi pengangkut material berupa tanah halus dan sertu,pada wilayah pemerintahan Kota Kupang oleh petugas Dinas pertambangan dan energi atas perintah Kasad POL PP Kabupaten Kupang.

Truk

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kami rakyat kecil pak,kami hanya jalankan tugas atas perintah,dan kami juga merasa tidaknyaman denagan tugas kami saat ini.”kata Abang Tupu salah satu petugas dari Dinas pertambangan dan Energi Kabupaten Kupang saat dikonfirmasi wartawan di lokasi perempatan Tabololong jalur 40,Senin 07 Juli 2014.

Petugas yang di suruh tersebut melakukan penagihan retribusi pada setiap truk yang mengangnkut material berupa tanah putih yang melintasi jalur 40 dengan harga sesui karcis yang dikeluarkan oleh Dinas Pertambangan Kabupaten Kupang yakni Rp.15.000,- per ret,”harga tarif per ret Rp.15.000,-ini sesuia yang tercantum dalam karcis,”sambung Tupu.

Sementara Fred Teman Tupu menjelaskan bahwa dirinya diperintah untuk melakukan penagihan pada setiap truk yang mengangkut tanah putih baik dari wilayah kabupaten kupang maupun dari wilayah Kota Kupang.

salah satu sopir truk pengangkut material Matias, merasa tidak nyaman dengan pungutan yang dilakukan oleh Pemkab Kupang,dirinya merasa bahwa peraturan yang dibuat hanya untuk wilayah Kabupaten Kupang,sementara dia dan teman-temanya mengambil tanah diwilayah Kota Kupang.

Menurut Matias kalau atauran ini hanya untuk Kabupaten Kupang,kenapa kita yang angkut dalam wilayah Kota Kupang ko ditagih juga, oleh karena itu kami sebagai  sopir yang beroperasi diwilayah Kota Kupang merasa tidak puas.”Kalau buat aturan harus melihat dari sudut manfaatnya,”tegasnya.

Disinggung soal keluhan sejak berlakukan retribusi tersebut,Matias mengakui kalau hal ini membuat pihaknya merasa kecewa retribusi yang dibuat tanpa melihat wilayah berlakukanya aturan tersebut.(*ega)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 10:02

Ketua Sinode GMIT Sebut Jika PAN Berpihak pada Kaum Lemah pasti Kami Jadi Sahabat

Kamis, 4 April 2024 - 19:22

Mengenal Wasiat Wajibah dalam Pasal 209 KHI dan Putusan MA No. 51 K/AG 1999

Senin, 1 April 2024 - 14:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Paskah 2024

Senin, 1 April 2024 - 14:06

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Kupang beserta Seluruh Staf Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 Hijrah

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:57

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun Akademik 2024-2025

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:03

Ikatan Kaum Intelektual Fatule,u Menggelar Ibadat Pendalaman Alkitab di Asrama Marungga

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:16

PENERAPAN DIVERSI DALAM PENYELESAIAN ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM.

Senin, 19 Februari 2024 - 22:01

Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi