Raw Water Filtration Equipment Ready to Eat

- Reporter

Rabu, 26 Juni 2013 - 00:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang. Kupang Municipal Government in collaboration with Provincial Disaster Management Agency (BPBD) East Nusa Tenggara (NTT) – Indonesian disaster management program especially in the city of Kupang is often affected by natural disasters, such as lack of clean water consumption in the city of Kupang. This cooperation activities took place on Tuesday 25 June 2013 at 10 pm in the courtyard of Kupang Mayor’s office. Kupang Mayor Jonas Salean and Chief BPBDs NTT, Tini Thadeus in demonstrating raw water filtration equipment to be ready in Kupang mayor jonas fast and direct Salean drank the water.
Salean Jonas explains, the recycling of raw water ready for diminun a modern tool at very high and very beneficial to the city of Kupang condition that often occurs clean water crisis, so it can be processed and raw water can be drunk directly.
Jonas gave an example when in a state of disaster situations, disaster victims do not need to boil water for consumption. “Kupang Municipal Government in collaboration with the disaster management center brings fast water filter equipment from abroad at a very expensive price, to facilitate urban kupang affected,” said Jonas.

Alat enyaring air bersih
Jonas Salean grateful for adverts in the city of Kupang, which occurred a week when it should rain in these months is the dry season, it is the gift of God because by the time the city kupang clean water crisis, even given the blessing of the Lord with the rain.
While associated with the dam Kolhau, Jonas Salaen said the matter has been submitted to the City Council mussels and regulations and when people objected to the decision that the public according to Jonas objection must be ready to face the law because the government it self has submitted the matter to the Parliament to be followed up. (* Hayer)

Indonesia Version

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alat Penyaringan Air Mentah Siap Saji

Zonalinenews-Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) – Indonesia dengan program penanggulangan bencana  khususnya di kota Kupang yang sering terkena bencana alam, diantaranya kekurangan air bersih yang di konsumsi masyarakat Kota Kupang. Kegiatan kerjasama ini berlangsung Selasa 25 juni 2013 jam 10 wita di pelataran kantor Walikota Kupang. Walikota Kupang Jonas Salean dan Kepala BPBD Provinsi NTT , Tini Thadeus di mendemonstrasikan  alat penyaringan air mentah untuk siap di saji dan walikota kupang jonas Salean  langsung meminum air tersebut.

Jonas Salean menjelaskan,  alat  daur ulang air mentah siap saji untuk diminun merupakan alat moderen dengan harga yang sangat tinggi dan sangat bermanfaat bagi kondisi kota kupang yang sering terjadi krisis air bersih,  sehingga air mentah bisa diolah dan langsung bisa di minum.

Jonas mencontohkan  bila dalam situasi keadaan bencana, korban bencana tidak perlu memasak air untuk di konsumsi. “Pemerintah Kota kupang bekerja sama  dengan penanggulangan bencana pusat mendatangkan  alat penyaring air siap saji dari luar negeri dengan  harga sangat mahal, untuk mempermudah masyarakat kota kupang yang terkena bencana,” Ujar Jonas

Jonas Salean bersyukur atas  iklam   kota kupang yang dalam seminggu terjadi hujan padahal  seharusnya di bulan-bulan ini merupakan  musin kemarau, hal  ini merupakan karunia dari tuhan karena pada saat kota kupang terjadi krisis air bersih,  malah  diberi berkat dari Tuhan dengan turunnya hujan.

Sementara terkait dengan bendungan Kolhau,  Jonas Salaen mengatakan masalah tersebut sudah diserahkan kepada DPRD Kota kupang dan peraturan yang berlaku dan bila masyarakat keberatan dengan keputusan tersebut menurut Jonas masyarakat yang keberatan harus siap berhadapan dengan hukum karena sebagai pemerintah dirinya sudah menyerahkan masalah tersebut ke DPRD untuk ditindak lanjuti. (* hayer )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi