Rakyat Harus Pilih Pimpinannya Sendiri Tak Perlu Diwakili

- Reporter

Sabtu, 20 September 2014 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator JPPR NTT, Tres Ratu, Meneger Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Sunarto dan Koordinator Bengkel APPeK NTT, Vinsensius Bureni , Staf  Bengkel APPEK

Koordinator JPPR NTT, Tres Ratu, Meneger Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Sunarto dan Koordinator Bengkel APPeK NTT, Vinsensius Bureni , Staf Bengkel APPEK

Zonalinenews-Kupang , Bengkel Appek NTT Perludem, ICW, TI Indonesia, IBC, FITRA, Corret, JPPR, KIPP Jakarta, PSHK, Puskopol Fisip UI, Pattiro,  Yappika, Populi Center, KPPOD, Kopel, IPC, Rumah Kebangsaan, Our Voice, Satjitpto Raharjo Institute, Aceh STF, FIK Ornap, SUAK, Mata Aceh, YASMIB,Mcri, Dewan Guru besar FE Unhas, GLK Aceh, MCW Jatim, BEM Pusako FH Universitas Andalas,  BEM FH Undip,  PERMAHI Semarang, Derwa Orga Semarang, Komunitas Payung Semarang, menolak keras   Pimilaiahan Kepala Daerah oleh DPRD. Demikian disampaikan Koordinator Bengkel APPeK (Advokasi Pemberdayaan dan Pengembangan Kampung) NTT,  Vinsensius Bureni  pada jumpa pers , seusai acara diskusi dan kampaye  bersama membangun  demokrasi melalui pilkada langsung.  Yang digelar di Taman Nostagia Kota Kupang, Sabtu 20 September 2014  Pukul 18.00 wita.

Koordinator JPPR NTT, Tres Ratu, Meneger Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Sunarto dan Koordinator Bengkel APPeK NTT, Vinsensius Bureni , Staf  Bengkel APPEK
Koordinator JPPR NTT, Tres Ratu, Meneger Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Sunarto dan Koordinator Bengkel APPeK NTT, Vinsensius Bureni , Staf Bengkel APPEK

Menurutnya,  pilkada langsung sejatinya adalah esensi demokrasi karena itu mengambalikan ke DPRD berarti Kemunduran dalam dua hal yaitu Partisipasi politk rakyat dan demokrasi substansial. Jangan Hanya kepentingan kekuasaan politik jangka pendek sekelompok orang mengorbankan hak politik rakyat.

Dikatakan Vinsen , Proses demokrasi Indonesia Tidak boleh dirusak  oleh segelintir orang . Hampir 10 tahun pemilihan kepala dearah secara langsung  sudah berjalan  dengan baik , tinggal merapikan mekanisme agar lebih tertib, jujur dan adil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semangat perbaikan kedepan itulah yang tidak terlihat  dari pembahasan RUU Pilkada oleh pemrintah dan DPR saat ini. Sebagai Fraksi besar di DPR bersikeras agar pemilihan kepala daerah di kembalikan ke DPRD. Sementara Pemerintah yang di pimpinan Presdiden Susilo Bambang Yudhoyono  yang sudah bersusah payah sejak 2005 melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung , belum juga menunjukan sikap tegas. SBY sebagai presiden pertama Indonesia yang dipilih secara langsung  dan sukses membangun demokrasi di tingkat lokal dengan menyelengarakan pemilihan kepala daerah secara langsung  harus bersikap tegas mempertahan an hal tersebut ,” Kata Vinsen .

Sementara Meneger Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Sunarto pada kesempatan tersebut menjelaskan, Mengapa isu pilkada ileh DPRD baru muncul  padahal  sebelumnya Pileg dan Pilpres banyak Partai Politik yang mendukung pemilihan Kepala Daerah secara langsung, namum kini berbalik . “ Ini upaya untuk kepentingan sekelompok orang meraih kekuasaan dan mengorbanagkan kepentingan politik rakyat dengan cara pilkada lewat DPRD ,” Katanya.

Koordinator JPPR NTT, Tres Ratu, Proses Pilkada langsung membuat rakyat bisa menagih janji –janji pemimpinya , sehingga pemimpin akan lebih akuntabel dalam menjalankan pemerintahannya. “ Pemerintah dan  DPR harus menyadari bahwa praktik politik uang  (jual beli suara) merupakan produk  dari perilaku kebanyakan  elite  yang hendak menjadi pimimpin, tetapi  tidak berakar di masyarakat, karena bukan semata bersumber dari keinginan masyarakat,” jelas Tresh Ratu.(*rusdy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jane Natalia Suryanto: Menang Tidak Menang Terus Melayani Masyarakat
Zulfikli Hasan: Prabowo Gibran Tidak Ada Lawan dan Akan Menang Mutlak
Perhimpunan Rakyat Progresif Ajak Kaum Milenial Untuk Berpolitik Cerdas
PAN Sabu Raijua Target Raih Satu Fraksi
Daftar Bacaleg Partai Nasdem Ingin Rebut Kursi Ketua DPRD NTT
Marthen Dira Tome Dinilai Layak Pimpin Provinsi NTT
Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019, AHY Minta Jangan Terulang Lagi
Penuhi Panggilan Jaksa, Sekda Flotim Langsung Ditahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi