Home / Tak Berkategori

Public transportation driver Strike Hit Car Sat POL PP Kupang

- Reporter

Rabu, 26 Juni 2013 - 15:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang. Car Partoli Civil Service Police Unit (Pol PP) Kupag City, East Nusa Tenggara (NTT) – Indonesia, destroyed June 26, 2013 at 11:00 pm pummeled by a group of future strike action due to a tariff set by the government Kupang not conformed to increase price of fuel oil (BBM). Generally, the drivers who went on strike was the driver that operated in the East Kingdom.

IMG00522-20130626-1108
Patrol car carrying two women Members Civil Service Police Unit Kupang City Police By Numbers DH GW 8044, while crossing the road in front of the East Kingdom of Restaurant Tanjung, both Members Pol PP is Adriana Pelt (34) warag Nenleu RT 11 RW 02 Kel Nunleu and Esi M. Tadolado (32) Road Residents Fatukoa RT w12 04 Kel Fatuko Maulafa Kupang district has suffered injuries due to broken glass staircase.
.
Head of the PPP Unit Kupang Thomas Pol Trade, incident location along police station said it was still investigating the Coconut five actors who throws the car Pol PP, it had handed over the matter to the police to investigate the cause of the incident.

Kelapa Lima police chief, AKP I. Gusti Putu, while monitoring the situation at the crime scene (TKP), said the true perpetrator When throwing the patrol car then it will process the matter in accordance with law. While the alleged perpetrators are still two people, it’s still doing the examination of witnesses, he said (* Rusdy)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Indonesia Version

Sopir Angkot Mogok lempari Mobil Sat POL  PP  Kota Kupang

 

Mobil Partoli Satuan  Polisi Pamong Praja (Pol PP)  Kota Kupag, Nusa Tenggara Timur (NTT)- Indonesia, hancur  26 Juni 2013 jam 11.00 Wita  dilempari oleh sekelompok masa yang melakukan aksi mogok akibat kenaikan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Kupang tidak sesuai denga kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Umumnya para sopir yang melakukan aksi mogok adalah sopir yang beroperasi di jalan Timor Raya.

Mobil patroli yang ditumpangi dua Wanita Anggota Satuan  Polisi  Pamong Praja Kota Kota Kupang Dengan Nomor Polisi DH  8044 GW, saat melintasi jalan Timor Raya di depan Rumah Makan Tanjung, kedua Anggota Pol PP adalah Adriana Pelt (34)warag Nenleu RT 11 RW 02 Kel Nunleu  dan Esi M. Tadolado (32)  Warga Jalan Fatukoa RT w12 04 Kel Fatuko Kecamatan Maulafa Kota Kupang telah menderita luka di tangga akibat serpihan kaca.

Kepala Satuan Pol PPP Kota Kupang Thomas Dagang, dilokasi kejadian mengatakan pihaknya bersama polsek Kelapa lima masih menyelidiki  pelaku yang melempar mobil Pol PP tersebut, pihaknya sudah menyerahkan masalah ini  kepada polisi untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP I. Gusti Putu, saat memantau situasi di Tempat Kejadian Perkara(TKP), mengatakan Bila pelaku benar melakukan pelemparan terhadap mobil patroli maka pihaknya akan memproses masalah ini sesuai dengan hukum. Sementara pelaku masih diduga dua orang, pihaknya  masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi, katanya (*Rusdy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi
Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi