PT TUNAS BARU ABADI KERJA PROYEK APBN, SARANA JARINGAN AIR MINUM RUSAK

- Reporter

Selasa, 8 Desember 2015 - 22:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pipa yang rusak akibat pekerjaan proyek APBN oleh PT Tunas Baru Abadi.

Lokasi pipa yang rusak akibat pekerjaan proyek APBN oleh PT Tunas Baru Abadi.

Lokasi pipa yang rusak akibat pekerjaan proyek APBN oleh PT Tunas Baru Abadi.
Lokasi pipa yang rusak akibat pekerjaan proyek APBN oleh PT Tunas Baru Abadi.

Zonalinenew-Rote. Pelaksanaan Proyek Peningkatan struktur jalan Batutua-Baa-Pantai Baru – Pepela dan Jalan di Pulau Rote dengan sumber dana APBN Murni TA 2015 sebesar Rp. 20.420 829 000.00,- oleh PT. Tunas Baru Abadi menimbulkan terjadinya kerusakan sarana jaringan perpipaan saat pelaksanaan pekerjaan.

Direktur Utama PT. Tunas Baru Abadi Rofinus Fanggidae saat dikonfirmasi di Kediamannya 03 Desember 2015, pukul 12:05 Wita , Ia. mengakui terjadinya pengrusakan sarana jaringan perpipaan akibat pekerjaan proyek APBN yang sedang dalam penanganan PT. Tunas Baru Abadi

Kepada Media ini, Direktur Utama PT. Tunas Baru Abadi Rofinus Fanggidae menjelaskan, kerusakan jaringa pipa tersebut terjadi pada saat pekerjaan sedang dilakukan dan penyebabnya diduga jaringan pipa yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana waktu lalu tidak memenuhi perencanaan karena badan pipa dipasang dengan kedalaman dangkal dari permukaan tanah sehingga pada saat pihaknya meratakan permukaan badan jalan pipa pipa ikut terungkit dan patah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu kata Rofinus Fanggidae, pihaknya akan bertanggung jawab atas kerusakan sarana umum yang terjadi dengan melakukan pemasangan pada tempat terjadinya kerusakan namun sampai dengan sekarang pihaknya belum mendapat pengaduan soal kejadian tersebut dan pekerjaanpun belum selesai.

“Kerusakan Itu memang betul tangung jawab kitong, dia rusak dimana ketong ganti tinggal potong dan sambung ganti, apalagi sekarang belum ada pengaduan, dan kerja juga belum selesai, kitong masih dalam tahap kerja. kerja kan belum selesai” Ujar Finus

Selanjutnya menurut Finus Fanggidae, Jaringan perpipaan tersebut dari awalnya sudah terindikasi masalah. Masalahnya hingga saat ini mubazir akibat tidak ada manfaatnya bagi warga masyarakat karena tidak ada aliran air sampai saat ini.

Finus mencontohkan. Misalnya di Feopopi – Rote Tengah air mengalir ke rumahnya anggota Komisi A. DPRD Kab Rote Ndao Johanis Nggonggoek. dirinya yang lakukan pemasangan dan mengalirkan airnya. Katanya. Kalau saat ini airnya jalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat maka pihaknya segera lakukan pemasangan dan perbaikan. Tambahnya.

Selain itu, ungkapnya. Jaringan pipa tersebut sumber airnya dari Peto – Rote Tengah untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat di Rote Tengah dan Kecamatan Lobalain tetapi setelah proyeknya selesai dan terpasang hingga saat ini tidak berfungsi makanya hanya terkubur saja.

“sumber airnya dari peto, tapi tidak berfungsi makanya hanya terkubur saja, dan sasaranya sampai di Olalain Rote Tengah dan Lobalain Baa. tapi terpasang hingga saat ini tidak berfungsi makanya hanya terkubur saja kenapa sonde dimasalahkan.?,” Ujarnya

Selain itu, Finus Fanggidae mencontohkan dengan nada tanya, terkait pekerjaan jaringa pipa di kota Baa dan sekitarnya yang pekerjaan pemasangan langsung mepet dengan bibir jalan yang nantinya akan mengalami pembongkaran. Hal ini karena tidak ada kordinasi.

“Lihat dong ada pasang pipa –pipa baru ini. PT dan CV apa yang lagi kerja sekarang pasang langsung dibibir jalan ada pelebaran jalan, tidak ada koordinasi, beta ada lihat pasang stop kran di Lelain, pelebaran jalan tetap dibutuhkan dan pasti ketika pelebaran kena bongkar. Di Kupang saja berurusan dengan Telkom, PAM dan PU. Trotoar rapi-rapi dibongkar karena gali kena kabel telpon, dan lainnya di Oeba dan Kampung Solor dan Kuanino.” Ujar Fanggidae mencontohkan.

Pantauan Media ini, Jaringan pipa yang terpasang terkesan ada pembiaran dari pihak yang bertanggung jawab atas hasil pembangunan ini untuk dapat memberi dampak manfaat bagi masyarakat.

Sementara terkait kerusakan, nampak beberapa jaringan pipa yang rusak di lokasi kegiatan proyek milik PT Tunas Baru Abadi di Desa Oelunggu Kecamatan Lobalain.

Sampai dengan berita ini diturunkan media ini masih dalam upaya pengumpulan informasi dari berbagai sumber seputar pembangunan jaringan pipa. Baik, kontraktor pelaksana dan asset ini dalam penanganan pihak siapa. (* Riyan Tulle)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi