Produk Serbuk Kelor Binaan Dekranasda NTT Tembus Pasar Internasional

- Reporter

Minggu, 8 Januari 2023 - 16:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Produk serbuk kelor hasil Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) dari Dapur Kelor binaan Dekranasda NTT telah tembus pasar dunia yakni ke negara Jepang, Polandia, Australia dan China.

Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, mengatakan bahwa saat ini produk Kelor hasil olahan dari Dapur Kelor Kupang mampu menghasilkan 14 varian dengan berbagai bentuk dan rasa.

Di antara 14 jenis varian ini terdapat produk yang akan dipasarkan ke negara Jepang yaitu produk Serbuk Kelor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Serbuk Kelor telah di kirim ke Jepang. Kalau telah diuji dan layak masuk Jepang akan di ekspor,” ujar Bunda Julie sapaan Julie Sutrisno Laiskodat pada Sabtu, 7 Januari 2022.

Istri dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ini juga menyampaikan bahwa Dapur Kelor yang merupakan binaan dari Dekranasda NTT juga telah berupaya untuk melegalkan produk vitamin atau makanan tambahan dalam bentuk Kepul Kelor.

“Hari ini Dapur Kelor melaunching Kapsul Kelor. Kapsul Kelor telah diuji beberapa tahun. Dan saat ini sedang dalam proses perizinan dari BPOM Kupang,” ujar Bunda Julie.

Menurut Bunda Julie, Kapsul Kelor ini mempunyai khasiat yang bagus untuk pemulihan kesehatan bagi orang-orang yang sering beraktivitas. Ia mengakui setelah mengkonsumsi Kapsul Kelor, penyakit darah rendah yang dideritanya telah sembuh.

“Saya punya penyakit darah rendah di bawah 100. Setelah konsumsi Kapsul Kelor, puji Tuhan telah normal kembali,” kisahnya.

Ia juga mengakui, setelah Kapsul Kelor disertifikasi oleh BPOM maka produk UMKM dari Dapur Kelor akan dipasarkan di seluruh apotik yang ada di Indonesia.

“Saat ini Dapur Kelor sudah bisa memproduksi dalam jumlah yang banyak karena telah mempunyai ruang ekstraksi dan alat canggih seperti alat Nano Teknologi dan Rotari Evakurator yakni alat untuk memisahkan zat aktif,” ujarnya.

Terpisah Kepala Badan POM Kupang, Tamran Ismail, mengatakan bahwa produk yang dihasilkan Dapur Kelor adalah produk pangan dan Produk Obat Tradisional.

Ia menjelaskan, dari 14 varian atau produk yang dihasilkan oleh Dapur Kelor yang telah mendapat sertifikasi yakni baru 2 jenis varian atau produk.

Menurut Ismail, seluruh produk yang dihasilkan dari Dapur Kelor harus mendapat ijin dari Badan POM. Pasalnya, yang dihasilkan Dapur Kelor bukan Produk Ibu Rumah Tangga (PIRT) yang dihasilkan dari dapur rumah.

“Kita berharap semua produk dari Dapur Kelor sertifikasinya di Badan POM tidak industri rumah tangga. Karena PIRT itu kerjanya di rumah. Nah ini kan mereka kerjanya bukan di dapur rumah sehingga ijinya harus di Badan POM,” harap Tamran.

Terkait Kapsul Kelor (Moringa Kapsul) ini adalah jenis produk Obat Tradisional dan saat ini masih dalam proses registrasi standar Badan POM. Pasalnya, untuk mencapai standar obat kapsul tradisional harus melalui beberapa tahap.

“Saat ini belum bisa diregistrasi di Badan POM karena masih dalam proses pembuatan kapsulnya. Standarnya itu, serbuk kemudian di ekstraksi di ambil zat aktifnya kemudian dikapsulkan. Ini yang nilai mengklaim bantu efek pengobatan,” ucapnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya alat ekstraksi yang dimiliki Dapur Kelor saat ini mampu mempercepat ekstraksi serbuk Kelor sehingga mampu memenuhi standar dari Badan POM.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mendapat sertifikasi Obat Tradisional harus melalui tahapan dalam prosesnya yakni sertifikasi cara pembuatan obat tradisional yang baik seperti desain ruangan yang memenuhi standar.

Hal ini, kata Ismail dimaksudkan untuk menghindari atau meminimalisir efek kontaminasi produk yang dihasilkan.

“Terkait ekspor, kita harus menghindari penolakan produk. Kita harus mencegah itu. Harus ada surat keterangan ekspor dari Badan POM,” ungkapnya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN
Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
Tuntaskan Penyidikan, OJK Serahkan 2 Tersangka Tipibank di BPD NTT ke Kejaksaan
Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua
Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi