PMKRI, FKMND dan PREDATOR Desak Pemerintah Aktifkan Pasar Inpres Bajawa

- Reporter

Minggu, 15 Maret 2015 - 12:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

para pedagang sayur yang berjualan di emperan toko di Kota Bajawa

para pedagang sayur yang berjualan di emperan toko di Kota Bajawa

ZONALINENEWS BAJAWA,-Tiga elemen demokrasi yang berkarya di Kabupaten Ngada Flores Nusa Tenggara Timur, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Calon Cabang Ngada, Forum Masyarakat Ngada dan Diaspora (FKMND) serta Forum Prediksi dan Toleransi (Predator Ngada) kepada media ini secara terpisah menyampaikan sikap mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada bersama Lembaga DPRD Ngada segera mengambil sikap membuka kembali Pasar Inpres Bajawa guna dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai fungsi dan peruntukannya sebagai Pasar Inpres yang adalah sarana prasarana milik masyarakat Ngada.

para pedagang sayur yang berjualan di emperan toko di Kota Bajawa
para pedagang sayur yang berjualan di emperan toko di Kota Bajawa

“Pemerintah dan Dewan harus segera mengambil sikap aktifkan Pasar Inpres Bajawa untuk dipergunakan oleh masyarakat. Pasar Inpres dibangun atas dasar kebutuhan masyarakat Ngada bukan dibangun untuk memuaskan selera pejabat atau penguasa daerah. Pasar Inpres sudah ditutup berbulan-bulan menggunakan bambu-bambu panjang di setiap sisi pintu masuknya. Itu Pasar milik rakyat selaku pemilik sah negeri ini, bukan milik pribadi atau milik kelompok geng tertentu di daerah ini. Rakyat mau menggunakan pasar itu sesuai fungsi dan porsinya yang  diatur melalui Instruksi Presiden, jadi tolong jangan praktekan pola-pola feodal yang turut suka mengelola amanat rakyat di daerah ini. Kami mendesak segera aktifkan kembali Pasar Inpres Bajawa untuk dipergunakan oleh masyarakat Ngada seluruhnya,”ujar Fritz Doze kepada media ini 13 Maret 2015.

Secara terpisah, Ketua PMKRI Calon Cabang Ngada, Fritz Djanga kepada wartawan 13 Maret 2014 menegaskan, PMKRI menyatakan prihatin atas sikap represif yang dialamatkan kepada orang kecil kaum pedagang atas praktek penutupan paksa Pasar Inpres Bajawa. “Kami PMKRI Calon Cabang Ngada juga mendesak Pemda bersama DPRD Ngada segera membuat revisi keputusan dan segera buka kembali Pasar Inpres Bajawa untuk dipergunakan oleh masyarakat. Betapa memalukan kondisi Pasar Inpres Bajawa yang ditutup paksa itu. Pasar Inpres adalah tempat dimana berkumpulnya pedagang dan penjual melakukan transaksi ekonomi. Fungsi gunanya juga untuk mendongkrak PAD Kabupaten Ngada. Untuk apa pemerintah menutup Pasar Inpres dan melarang pedagang berjualan di pasar. Aneh, kami minta hal ini dievaluasi secara serius oleh DPRD Ngada agar segera aktifkan kembali Pasar Inpres untuk dipakai oleh masyarakat Ngada,”ungkap Djanga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Forum Predator bersama Ketua Forumnya Maksi Makmur, 11 Maret 2014 menyatakan , mematikan Pasar Inpres Bajawa dengan cara-cara berbau pemblokiran pasar adalah sikap kebijakan yang mencederai wajah daerah sendiri. Pemerintah daerah, kata Maksi, harus arif mengambil keputusan publik ataupun kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung dengan hajat hidup orang banyak.

“Bicara pasar adalah bicara hidup orang banyak. Forum Predator sejak awal penutupan Pasar Inpres secara tegas mendesak segera aktifkan kembali Pasar Inpres agar rakyat dapat memakai kembali sarana prasarana milik mereka yang sudah dibangun oleh negara untuk masyarakat. Sikap kami jelas, berjuang bersama demi tegaknya hak-hak masyarakat kecil di daerah ini” ajak Maksi Makmur.

Penegasan Ketua Predator diperkuat salah satu anggotanya Hendrikus Liu Wea menegaskan, penutupan paksa Pasar Inpres Bajawa memberi preseden buruk terhadap kedudukan pemerintah yang sebenarnya pelayan masyarakat, bukan penguasa rakyat. “Penutupan Pasar tanda daerah ini sedang dibangun tanpa konsep. Tidak ada Pasar Inpres di daerah-daerah lain yang dipagari dan diblokir pakai bambu-bambu panjang seperti yang terjadi di Ngada. Pemerintah di Ngada menjadikan Pasar Inpres seperti hal privat atau milik pribadi. Saya minta DPRD Ngada segera sikapi Surat Forum Predator  yang kami masukan beberapa waktu lalu melalui Sekretariat DPRD lengkap dengan ribuan tanda tangan warga pedagang di Ngada. Tolong respon surat aspirasi itu dan kalau tidak ada tolong caritau Sekwan simpan dimana surat itu. Jangan-jangan surat itu juga sudah dibelokan oleh oknum-oknum tertentu sehingga DPRD Ngada belum mengetahui sampai sekarang, ”tegas Hendrikus Liu Wea. (*wrn)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:41

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Direktur PT Omsa Medic Bajo Praperadilan Polres Manggarai Barat

Selasa, 2 Mei 2023 - 21:20

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Minggu, 22 Januari 2023 - 21:32

Polisi Berhasil Tangkap Jaringan Ganja Antar Provinsi di Labuan Bajo

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:09

KPU Manggarai Barat Laksanakan Uji Publik Rancangan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Selasa, 13 Desember 2022 - 06:54

Polres Mabar Razia Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo

Senin, 12 Desember 2022 - 08:45

Polisi Amankan 9 Orang Calon TKI dan 1 Orang Perekrut di Labuan Bajo

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:41

Polres Mabar Beri Konseling Psikologis Bagi 3 Anak Korban Pelecehan Seksual dari Ayah Kandung

Kamis, 8 Desember 2022 - 16:50

Operasi Pekat Polres Mabar Sasar Penjual Kembang Api

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi