Home / Tak Berkategori

Penahanan Bupati Sumbar, Kejari Waikabubak Tunggu Perintah Presiden

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2015 - 13:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.

Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.

ZONALINENEWS-KUPANG,- Hingga saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Waikabubak hanya menanti datangnya persetujuan dari Presiden RI, Joko Widodo. Pasalnya, belum lama ini, kejari Waikabubak telah menyurati Presiden Jokowi untuk meminta persetujuannya untuk menahan Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.

Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.
Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.

Bupati Pandango merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 158 unit sepeda motor di kabupaten Sumba Barat.
Kasi Pidsus, Didit A.Nugroho, kepada wartawan di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa 10 Maret 2015 mengatakan hingga saat ini, Kejari Waikabubak tinggal menunggu surat persetujuand ari Presiden RI, Jokowi berkaitan dengan penahanan terhadap Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango.

 
Menurutnya, apabila dalam waktu sebulan, presiden tidak menjawab soal penahanan, maka pihaknya akan melakukan penahanan. Untuk itu, semua prosedur sedang di lewati oleh kejari Waikabubak. Namun secara pasti, Kejari Waikabubak akan lakukan penahanan terhadap tsk.
“ Soal kapan waktunya, kita tunggu saja nanti, karena sampai saat ini kami masih menunggu surat persetujuan dari Presiden RI, Jokowi, ” katanya.
Didit menambahkan, semua berkas penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret bupati Pandango telah rampung. Jika tidak ada jawaban dari presiden dan Kejati NTT instruksi dilakukan penahanan, maka akan dilakukan penahanan terhadap tsk.
Untuk diketahui, Bupati Pandango telah diperiksa sebagai tersangka perkara dugaan korupsi yang diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 285.601.509.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tersangka sebelumnya, Tan Jemmy Tanujaya, Melkisedek Triwaluyo Jati Ara, Fandy Tjiang, dan Viktor Kali Batu, kini berstatus terpidana. Berdasarkan fakta dari berbagai sumber, Pandango diduga mengambil kebijakan tanpa meminta persetujuan DPRD. Padahal, pengadaan motor bukanlah sesuatu yang darurat, sehingga dengan kewenangan bupati dapat mengambil kebijakan tersebut. Bahkan, Jubilate diduga membuat catatan disposisi yang berisi penunjukan langsung kegiatan itu kepada Fandy Tjiang selaku pemilik PT. Surya Baru Sejahtera. Dan, atas perintah dan hasil konsultasi dengan bupati, pada Januari 2012, Maxi Nangge, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), membuat rencana umum pengadaan barang dan jasa Setda Kabupaten Sumba Barat, yang di dalamnya termasuk pengadaan sepeda motor. (*vyena)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi