Home / Tak Berkategori

Pemkot Kupang Berniat Perpanjang Waktu Pengembalian Dana PEM

- Reporter

Jumat, 29 Januari 2016 - 02:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Kupang saat berkunjung ke Keluarahan Naikolan Kamis 28 Januari 2015 Malam (dkumen Yopy lati)

Walikota Kupang saat berkunjung ke Keluarahan Naikolan Kamis 28 Januari 2015 Malam (dkumen Yopy lati)

Walikota Kupang saat berkunjung ke Keluarahan Naikolan Kamis 28 Januari 2015 Malam (dkumen Yopy lati)
Walikota Kupang Jonas Salean  saat berkunjung ke Kelurahan Naikolan Kamis 28 Januari 2015 Malam (dokumentasi Yoppy lati)

ZONALINENEWS – KUPANG, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang berniat untuk memperpanjang pengembalian pinjaman dana PEM. Pasalnya banyak banyak warga penerima dana PEM mengeluh karena pengembaliannya hanya 12 bulan. Untuk merespon permintaan warga penerima dana PEM Pemkot Kupang akan memperpanjan jangka waktu pengembalian dana PEM tersebut menjadi satu tahun enam bulan.

Demikian dikatakan walikota Kupang, Jonas Salean, menanggapi permintaan sejumlah warga Kelurahan Alak, yang meminta masa pengembalian dana PEM di Perpanjang, ketika walikota berkantor dikelurahan Alak, Kamis 28 Januari 2016.

Menurutnya,  niat untuk memperpanjang masa pengembalian dana PEM lebih lama, karena tingginya permintaan masyarakat lewat pengaduan secara lisan maupun pengaduan lewat call center. Umumnya warga yang memanfaatkan dana PEM meminta perpanjangan masa pengembalian agar mereka bisa menabung dan mengembangkan usaha mereka terlebih dahulu, baru mereka mencicil secara perlahan-lahan pinjaman mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permintaan warga pemanfaat dana PEM yang sangat tinggi, pemerintah pun bakal mengabulkan permintaan warga, namun perpanjangan masa pengembalian dana PEM baru akan diterapkan pada tahun 2017 mendatang, karena ditahun yang sama, pemerintah juga berencana menambah besaran dana PEM yang digulirkan ke-51 kelurahan menjadi Rp 1 miliar per kelurahan.

Terkait perputaran dari dan PEM sendiri, Walikota mengaku, sesuai hasil analisis dari beberapa pakar ekonomi di Kota Kupang, terhadap penerima dana PEM, ditemukan bahwa warga yang memanfaatkan dana PEM diatas bilangan Rp. 10 juta mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih baik, sedangkan warga pemanfaat dana PEM yang mendapat bantuan dana hanya Rp. 10 juta kebawah tidak mampu mengembang usaha mereka.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, kata Walikota, ditahun 2017 mendatang, pemerintah hanya mengakomodir pemanfaat dana PEM yang mengajukan proposal sebesar Rp. 20 juta rupiah, agar dana yang disalurkan ada manfaatnya bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka.

” Berkaca dari hasil evaluasi para pakar,Setelah penyaluran dana PEM  meningkat pada tahun 2017 kami akan menaikan batas penyaluran menjadi Rp, 20 juta bagi setiap pemanfaat. Tujuannya sederhana, agar dana itu bisa dimanfaatkan oleh para penerima untuk mengembangkan usaha mereka masing-masing,” Katanya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pleno Rekapitulasi Terbuka di Kecamatan Wewaria Ricuh
Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu
Melihat Kondisi Situs Sejarah Bungker Perang Dunia II di Bukit Cinta Penfui
Ketua DPD PKS Alor Klarifikasi Isu Caleg DPRD Partainya Terlibat Politik Uang di Kabola
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Februari 2024 - 21:49

Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan

Jumat, 16 Februari 2024 - 18:12

Kantor Lurah Airnona Disegel Warga

Senin, 12 Februari 2024 - 14:46

Melpi Marpaung Tegaskan Selama Masa Tenang, Tidak Diperkenankan Kampanye Termaksud di Medsos

Minggu, 11 Februari 2024 - 07:56

Warga Bello Galakkan Tanam Pinang dan Sirih di Halaman Rumah

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:40

Pengawas TPS lagi Asik Duduk Lesehan Saat Sambutan Ketua Bawaslu NTT

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:55

Partai Gerindra Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan di RT 8 Kelurahan Maulafa

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:41

Berkas P21, Teny Konay Langsung Ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:36

Mahasiswa Malaka Sumbang Masker Medis, Forum Pemuda NTT Siap Distribusi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Jumat, 23 Feb 2024 - 07:08

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi