Pembangunan Hotel Barata Langgar Aturan

- Reporter

Minggu, 13 Maret 2016 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog Publik

Dialog Publik

Dialog Publik
Dialog Publik

ZONALINENEWS-KUPANG, Merubah wajah kota kupang dengan berbagai pembangunan fisik merupakan suatu upaya positif bagi pemerintah kota kupang serta menjadi buah tangannya dalam memimpin kota kasih dimata pemerintah sendiri dan publik yang dipimpinnya, tujuan pembangunan pada dasarnya dianggap baik dan pantas dalam merubah wajah di kota ini dikarenakan tanpa menengok ke belakang pada aturan hukum yang diberlakukan oleh para pemimpin wakil rayat di negeri ini, saatnya pemuda menggugat dengan satu tujuan yang sama membangun kota kupang dengan harapan pemerintah kota dapat mentransferkan kepada publik secara transparan dan tidak menjadi suatu hal privasi dimata publik di kota kasih agar tidak menjadi buah bibir publik yang terjerumus kedalam asumsi yang salah.

Pemerintah kota (pemkot) Kupang dibawah kepemimpinan Walikota Jonas Salean dan wakil walikota kupang, Herman Man dalam masa kerjanya ditemukan melanggar peraturan hukum dalam proses pembangunan hotel barata yang terletak di jalan timor raya, Kecamatan . Kelapa Lima, kota Kupang.

Hal tersebut terungkap dalam dialog publik mengurai benang kusut pembangunan hotel barata kupang yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTT pada kamis, 10 maret 2016 di Celebes resto & cafe, jalan perintis kemerdekaan I, Kel. kayu putih, kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KNPI NTT menilai sejumlah pelanggaran aturan hukum yang telah dilanggar oleh Pemerintah Kota Kupang, pertama dalam pembangunan hotel telah terjadi pelanggaran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) peraturan daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2011-2031, karena terjadi perubahan yang tidak sesuai dengan Perda, selanjuntnya melanggar Perda kota kupang, nomor 12, tahun 2011 tentang rencana tata ruang khususnya untuk letak bangunan yang dihitung dari ruas jalan timor raya maupun rencana jalan pesisir, UU 5/1990 tentang Konservasi SDA Hayati, UU 28/2002 tentang BangunanGedung, UU 26/2007 tentang Penataan Ruang, UU 32/2009 tentang Perlindindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU 2/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, serta UU 1/2014 serta Pengelolaan Wilayah Pesisir& Pulau Kecil.

Ketua DPD KNPI NTT, Hermanus Th. Boki mengungkapkan bahwa masalah dan pelanggaran progress pembangunan hotel barata kupang KNPI NTT akan bertindak lebih tegas untuk mengawal terus hingga tuntas ke rana hukum dan diproses secara aturan hukum yang berlaku di negeri ini, lanjut Hery dalam waktu dekat KNPI NTT pun akan mendesak aparat hukum agar bekerja secara independen dan profesional dalam melakukan pengusutan masalah pembangunan hotel barata kupang. Tegas Ketua KNPI NTT.

Pantauan zonalinenews kegiatan dialog publik dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda IPNU NTT, GP. Ansor NTT, IMM, Pemuda Muhamadiyah serta ormas/OKP lingkup cabang kupang GMKI, HMI, GMNI, PMKRI dan PMII, delegasi organisasi kemahasiswaan, pers serta dari unsur masyarakat dan pengurus DPD KNPI NTT, yang dipandu langsung oleh ketua KNPI NTT Hermanus Th. Boki, didampingi nara sumber Prof. Jimmy Pello (Akademisi & Pemerhati Lingkungan), Deddy Manafe, SH.M.Hum (Kapusham Lemlit Undana), Torry Kuswardono (PIKUL NTT), Don Ara Kiang, ST.MT (IAI NTT) serta Paul Sinlaelo (PIAR NTT). (*Leader).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Senin, 17 Juni 2024 - 23:54

Majelis Taklim Rayah Channel Kota Kupang dan Remas Al – Fitrah Sembelih 12 Sapi Kurban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:10

Robert P. Fanggidae Resmi Dapat Rekomendasi dari PAN Jadi Calon Wali Kota Kupang

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:43

Kasus Dugaan Pengelapan Berlanjut, Trinotji Damayanti Beberkan Uang 1 Miliar Diminta Agus

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:30

Indeteam Basketball Academy KU-12 Mengikuti Event Nasional LBE Summur Legue 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 10:06

Bangkitkan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata NTT Gelar Festival Sunset Lasiana

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:24

Usai Diperiksa Sebagai Saksi, Jonas Salean : Saya Siap Maju Bertarung di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi