Pelayanan Kesehatan Ke Desa Benteng Tawa, Tim Medis Harus Lewat Tiga Kecamatan

- Reporter

Rabu, 28 Oktober 2015 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Medis dan Warga saat Pembagian Obat Filaria di Rumah Kepala Dusun Damu

Petugas Medis dan Warga saat Pembagian Obat Filaria di Rumah Kepala Dusun Damu

Petugas Medis dan Warga saat Pembagian Obat Filaria di Rumah Kepala Dusun Damu
Petugas Medis dan Warga saat Pembagian Obat Filaria di Rumah Kepala Dusun Damu

Zonalinenews-Ngada, Petugas Medis, Perawat dan Bidan di Puskesmas Maronggela, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, keluh karena jangkauan pelayanan kesehatan ke Desa Benteng Tawa harus melewati tiga wilayah Kecamatan yakni Kecamatan Riung, So’a dan Bajawa Utara.
Hal ini disampaikan oleh seorang perawat, Andi Rendo kepada awak media ini, Rabu, 28 oktober 2015. lanjutnya untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Riung Barat salah satu hal yang harus diperhatikan adalah jalan.

Menurut Andi, Kecamatan Riung Barat dengan keadaan topografi bukit, gunung dan lembah memang sangat menyulitkan para petugas kesehatan dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ”Letak desa yang saling berjauhan sangat sulit bagi petugas medis melayani masyarakat. Apalagi pelayanan kesehatan ke dua desa yakni desa Benteng Tawa dan Benteng Tawa 1, yang notabene jauh dari pusat kecamatan”, kata Andi.

Sebagai orang muda yang baru berkecimpung di lapangan, Andi sempat keluh terkait jarak yang harus ditempuh, ke desa Benteng Tawa harus melewati tiga kecamatan, yakni Riung, Soa dan Bajawa Utara. Padahal akses jalan dari pusat kecamatan ke Desa Benteng Tawa andaikan sudah dibuka pasti tidak lagi keliling melewati tiga kecamatan. ”Jalan Damu-Maronggela kalau dibuka pasti jarak tempuhnya hanya sampai 1 jam”, kata Andi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan Andi Rendo, petugas medis lain juga keluh akan jarak pelayanan kesehatan ke Desa Benteng Tawa. Hery Ndaing juga keluh dengan kondisi yang ada yakni terkait jarak. Harapnya, pemerintah Kabupaten Ngada kedepan bisa buka jalan jalur Damu-Maronggela. ”Kami harap pemerintah bisa buka jalan Damu-Maronggela. Mengingat jarak hanya 1 jam ke pusat kecamatan”, ungkap Hery.(*S Intan)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi