Home / Tak Berkategori

Peduli Bahasa , Beta NTT Ajak Gunakan Bahasa Daerah di Bandara se NTT

- Reporter

Senin, 27 Mei 2019 - 09:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG-20190525-WA0054

Zonalinenews- Kupang,- Sebagai bentuk Kepedulian akan kekayaan budaya yang merupakan kekayaan nasional, komunitas Beta NTT, berkolaborasi Duta Bahasa 2019 menggelar dialog membahas tentang pentingnya bahasa daerah dalam upaya pelestarian di kalangan generasi milenial dengan pencanangan penggunaan bahasa daerah di setiap Bandara yang ada di NTT.

Acara dialog tersebut bertempat di gedung Museum Daerah NTT, Jumat, 17 Mei 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu kekayaan budaya adalah bahasa daerah. Bahasa daerah merupakan identitas diri. Orang lain bisa mengidentifikasi kita berasal dari daerah mana hanya dengan mendengar logat kita ketika kita berbicara. Ini merupakan kekuatan yang harus dipertahankan karena inilah yang membedakan kita dengan etnis lainnya,” jelas Martha Soai, Duta Bahasa Putri 2019.

Senada dengan Martha, Rey Seran, Duta Bahasa Putra 2019 menambahkan bahwa provinsi Nusa Tenggara Timur kaya akan bahasa daerah dan perlu dilestarikan.

” Di NTT ada 68 bahasa daerah menurut Badan Bahasa, dengan kategori masing-masing. Kita sebagai generasi milenial harus peduli dan mencintai bahasa daerah kita masing-masing,” imbuh Rey penuh semangat.

Dalam dialog tersebut diketahui bahwa kepunahan sebuah bahasa daerah sama dengan hilangnya sebuah peradaban. Banyak faktor yang menyebabkan punahnya sebuah bahasa daerah yakni akhibat perang (genocide), bencana alam, urbanisasi, migrasi lalu orang tua tidak mengajarkan kepada anak-anak mereka. Faktor lain yaitu tradisi leluhur kita adalah tradisi tutur dan tidak meninggalkan buku atau tulisan. Bahkan faktor pariwisata, modernisasi membuat bahasa daerah tidak dianggap penting dan dianggap ketinggalan jaman.

” Kami merasa sedih melihat generasi milenial sudah jarang menggunakan bahasa daerah saat ini padahal ini adalah identitas kita. Untuk itu salah satu cara melestarikannya dengan menggunakannya (bahasa daerah) di seluruh bandara-bandara di NTT. Maaf, yang kami maksud ketika pengumuman dikumandangkan harus memakai 3 (tiga) bahasa yakni bahasa Indonesia, Inggris dan bahasa daerah setempat,” ungkap S.Yayang Sutomo, Sekretaris Beta NTT.

Ditempat berbeda, Arianto Selly , ketua Beta NTT menambahkan selain bahasa daerah digunakan di bandara, juga dimasukan dalam kurikulum sebagai muatan lokal.

“Kami berharap suara kami dan apa yang kami gaungkan hari ini dapat didengar oleh pemerintah dan stakeholder pengambil kebijakan untuk mengeluarkan peraturan-peraturan yang melindungi bahasa daerah. Sebagai contoh, bandara Eltari Kupang dapat menggunakan bahasa Melayu Kupang. Papan-papan penunjuk dan peringatan di tempat-tempat umum juga dalam 3 (tiga) bahasa dimana bahasa daerahnya yakni bahasa Melayu Kupang,” jelasnya.

Masih menurut Ari, “Maaf, teknisnya tinggal stakeholder, para ahli bahasa, budayawan, dan semua yang berkaitan dengan hal ini bisa sesuara, bersatu, berdiskusi dan merumuskan lalu diterjemahkan dalam bahasa daerah masing-masing, sehingga sukseslah slogan bahasa Indonesia diutamakan, bahasa daerah dilestarikan dan bahasa Asing (Inggris dll) dikuasai. Beta bangga beta NTT,” tutupnya tersenyum.(*YS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
44 WNA Bangladesh dan Myanmar Yang Terdampar di Rote Ndao Dievakuasi ke Rudenim Kupang
Pemprov NTT Serahkan SK Gubernur NTT kepada 1.443 Pegawai PPPK Guru Tahun 2024
Jumat Curhat Bersama Warga, Narkoba dan Tawuran Jadi Perhatian Kapolres Metro Jakarta Pusat
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Polda Metro Jaya Gagalkan Transaksi Narkoba di Tangsel, Polisi Sita 45 Kg Sabu
Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:14

Jefri Riwu Kore dan Lusia Adinda Resmi Kantongi SK dari PAN

Minggu, 30 Juni 2024 - 01:05

Lusia Adinda Lebu Raya Temui Tokoh Umat di Kelurahan Kolhua

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:24

Pilkada Kota Kupang, Yeskiel Loudoe : PDI Perjuangan Siap Menangkan Jeriko dan Lusia Adinda

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:00

Bangun SDM dari Keluarga, Robert Fanggidae : Merancang Karakter Pemimpin Yang Jujur dan Anti Korupsi

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:28

Kunjungi Kerabat di Kelurahan Penfui, Lusia Adinda Lebu Raya Serap Aspirasi Warga

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:43

Idul Adha 1445 Hijriah, PW Persatuan Islam (PZU) NTT Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban Mudhohi

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:30

Majid Al – Alak Kota Kupang Sembelih 18 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing Kurban

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi