Pedagang di Pasar Tradisional Oeba Kota Kupang Tolak Kenaikan Retribusi

- Reporter

Kamis, 4 Januari 2024 - 19:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang di Pasar Oeba Kota Kupang

Pedagang di Pasar Oeba Kota Kupang

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Ribuan Pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional Oeba Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama Kota Kupang menolak kenaikan retribusi yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kupang. Pasalnya, kenaikan retribusi tersebut hingga 150 persen.

Koordinator pedagang di Pasar Tradisional Oeba Kota Kupang, Javid Lette menyebutkan, bahwa kenaikan retribusi dari Perumda Pasar Kota Kupang hingga 150 persen itu sangat memberatkan pedagang.

Menurutnya juga, kenaikan retribusi yang dilakukan oleh pihak Perumda Pasar Kota Kupang terkesan sepihak, karena tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan kepada para pedagang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Retribusi awal itu Rp 3000. 00 setiap hari sekarang dinaikan menjadi Rp 7000.00 perhari untuk pedagan, yang mana Rp 5000.00 retribusi tempat dan Rp 2000.00. Namun, kenaikan retribusi ini tidak ada dilakukan sosialisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada pedagang,” ungkap Javid kepada wartawan di Pasar Oeba Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama Kota Kupang, Kamis 4 Januari 2024.

Dia mengatakan, para pedagan sangat keberatan degan kenaikan retribusi yang dilakukan oleh pihak Perumda Pasar Kota Kupang, karena kondisi pasar saat ini sangat sepi pembeli.

“Kondisi pasar saat ini sangat sepi pembeli dan para pedagang juga punya tanggungan hidup yang beser. Sehingga kenaikan retribusi itu mereka sangat keberata,” kata Javid.

“Seharusnya pihak Perumda Pasar Kota Kupang itu bisa menjelaskan kepada para pedagang terkait kenaikan retribusi itu,” ucapnya.

Pihaknya menduga kenaikan retribusi ini atas keinginan Perumda Pasar Kota Kupang semata.

“Jangan sampai kenaikan retribusi ini hanya atas dasar keinginan pihak Perumda Pasar Kota Kupang dan tidak diketahui atau oleh melalui pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang dalam hal ini Komisi II. Ini artinya pihak Perumda Pasar Kota Kupang sudah menyalahi aturan,” kata Javid.

Salah satu pedagang di Pasar Oeba, Imam Kristian Hawu Pao mengatakan, pada tangga 29 Desember 2023 kemarin ada pemberitahuan dari salah satu Petugas Perumda Pasar Kota Kupang bahwa retribusi naik dari Rp 3000.00 naik menjadi Rp 5000.00. Namun, pada tanggal 1 Januari 2024 diterbitkan surat yang tercantum bahwa kenaikan retribusi sebesar Rp 7000.00.

“Jadi kami pedagang berpikir bahwa pihak Perumda Pasar Kota Kupang ini menaikan retribusi seenak mereka saja, tapi tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan kepada pedagang terlebih dahulu,” ucapnya.

Selain itu menurut dia, pihak Perumda Pasar Kota Kupang hanya ingin mencari keuntungan dari para pedagang saja.

“Retribusi untuk sampah Rp 2000.00 tapi lihat saja sampah di Pasar Oeba ini, mereka biarkan saja begitu tidak diangkat, sehingga sampah berserakan dimana – mana” kata Imam.

Hingga berita ini diturunkan Direktur Utama Perumda Pasar Kota Kupang belum dapat dikonfirmasi. (*y3r)

Facebook Comments Box

Penulis : y3r

Editor : Hayer Rahman

Berita Terkait

Indeteam Basketball Academy KU-12 Mengikuti Event Nasional LBE Summur Legue 2024
Bangkitkan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata NTT Gelar Festival Sunset Lasiana
Usai Diperiksa Sebagai Saksi, Jonas Salean : Saya Siap Maju Bertarung di Pilkada Kota Kupang
PMI Kota Kupang Bantu Salurkan Air Bersih bagi Warga
CSAN Pertengahan Juli Deklarasikan Diri Sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang
Dashboard Coating Melindungi Dashboard dari Jamur dan Kusam
51 Panitia Pengawas Pemilukada Kelurahan 6 Kecamatan Kota Kupang Dilantik
Di Super Top Supermarket Kupang Cuma 50 Ribu Sudah Bisa Semir Rambut
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:11

Kehadiran FKPT di NTT Dinilai Positif, Sejumlah Elemen Masyarakat Dorong Kolaborasi dan Kerjasama

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:30

Indeteam Basketball Academy KU-12 Mengikuti Event Nasional LBE Summur Legue 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:14

Momen Kelulusan Siswa,SDN LELA Lakukan Tiga Rangkaian Temu Pisah

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:24

Usai Diperiksa Sebagai Saksi, Jonas Salean : Saya Siap Maju Bertarung di Pilkada Kota Kupang

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:59

PMI Kota Kupang Bantu Salurkan Air Bersih bagi Warga

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:38

Gunung Lewotobi Laki – Laki di Flotim Kembali Erupsi, Status Waspada

Senin, 3 Juni 2024 - 16:48

CSAN Pertengahan Juli Deklarasikan Diri Sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang

Sabtu, 1 Juni 2024 - 12:57

51 Panitia Pengawas Pemilukada Kelurahan 6 Kecamatan Kota Kupang Dilantik

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Momen Kelulusan Siswa,SDN LELA Lakukan Tiga Rangkaian Temu Pisah

Selasa, 11 Jun 2024 - 07:14

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi