Pansus Peraturan WaliKota Kupang Cacat Prosedur

- Reporter

Selasa, 15 Juli 2014 - 11:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews – Kupang, Anggota Dewan Perewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus sebagai Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jerry Anton Pingak merasa rekomendasi Panitia Kusus (Pansus) Peraturan Walikota  (Perwali)  sangat jauh dari harapan.

Yapy Pinggak

“Pansus Perwali Nomor 4Tahun 2014 tentang Perubahan Perwali Nomor 10 Tahun 2013 tentang
Penjabaran APBD 2013 di DPRD Kota Kupang dinilai cacat prosedural dan hanya mempertontonkan dagelan semata. “Kata Ketua Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jerry Anton Pingak dalam forum rapat DPRD Kota Kupang, Senin 14 Juni 2014, Jam 11.30 Wita di ruang rapat utama lantai II gedung DPRD Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jerry mengatakan, Pansus Perwali adalah dagelan politik baik dari prosedur hingga rekomendasinya.

“Seharusnya  persoalan Perwali menjadi tugas Komisi B yang jika tak dapat dituntaskan di tingkat Komisi baru dinaikkan ke tingkat Gabungan Komisi yang kemudian diteruskan ke pimpinan Dewan untuk ditindaklanjuti. Namun  dengan membentuk Pansus dan hasil rekomendasi
yang seperti itu. Hal ini hanya buang waktu saja, karena  menghasilkan rekomendasi yang tidak substansial, “Katanya.

Ia juga mengomentari, terkait pembentukan Pansus yang tidak prosedural karena atas usulan ketua DPRD Tellenmark Daud dalam rapat.”Pembentukan Pansus tidak atas usulan Komisi B. Persoalan ini diangkat oleh ketua dalam rapat Banmus, tidak diajukan oleh Komisi B, sehingga tidak prosedural.
Mudah-mudahan dalam sidang II nanti tidak terjadi polemik lagi, “ungkap Jerry.

Sementara itu Johanes Imanuel Haning, anggota Pansus Perwali mempersoalkan rekomendasi yang dihasilkan Pansus sagat  mengcewakan. Pasalnya,  rekomendasi yang ditandatangani berbeda dengan draf rekomendasi yang dibagikan kepada mereka untuk dibacakan.  fraksi nurani berkarya tdkdistribusikan anggota dalam pansus. Karena itu, ia minta klarifikasi pimpinan Pansus, atas fakta perubahan rekoemndasi tanpa sepengetahuannya itu.

Ia juga mengatakan, rapat di ruang Ketua DPRD yang dihadiri Wali Kota Jonas Salean tida dihadirinya. Setelah rapat di ruang ketua itu, terjadi perubahan rekomendasi, karena rekomendasi yang ditandatangani dan draft rekomendasi yang dibaca dan disetujui sebelumnya sudah terjadi
perubahan. “Kenapa dikasih baca dokumen lain dan yang ditandatangani dokumennya lain. Jangan kayak anak kecil, rumuskan perubahansecara diam-diam, “Katanya.

Ia menegaskan, apa bila kalau  tidak dihargai keberadaannya sebagai anggota Pansus, ia akan mencabut kembali tandatangan dan tidak mau bertanggung jawab atas rekomendasi tersebut.(*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jane Natalia Suryanto: Menang Tidak Menang Terus Melayani Masyarakat
Zulfikli Hasan: Prabowo Gibran Tidak Ada Lawan dan Akan Menang Mutlak
Perhimpunan Rakyat Progresif Ajak Kaum Milenial Untuk Berpolitik Cerdas
PAN Sabu Raijua Target Raih Satu Fraksi
Daftar Bacaleg Partai Nasdem Ingin Rebut Kursi Ketua DPRD NTT
Marthen Dira Tome Dinilai Layak Pimpin Provinsi NTT
Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019, AHY Minta Jangan Terulang Lagi
Penuhi Panggilan Jaksa, Sekda Flotim Langsung Ditahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Jumat, 5 April 2024 - 00:34

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi