Pansus DPRD Kabupaten Kupang “Tebang Pilih” SKPD

- Reporter

Minggu, 12 Juni 2016 - 23:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan LKPJ Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang

Penyerahan LKPJ Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang

Penyerahan LKPJ Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang
Penyerahan LKPJ Kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Kupang

Zonalinenews, Oelamasi- Jika dicermati secara cermat laporan Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap LKPj Bupati tahun 2015 masih terlihat adanya “tebang pilih” Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Proses evaluasi terhadap LKPj sangat subjektif, padahal Kerja Pansus untuk membahas LKPj Bupati Kupang sesuai dengan SK DPRD Nomor 02/DPRD/2016.

Selain itu, salah satu rekomendasi yang digunakan pansus DPRD dalam melakukan penilaian terhadap SKPD merujuk pada PP. Nomor 3 tahun 2007, dimana menjelaskan kebijakan umum pemerintah, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan pemerintah Daerah, Penyelenggaraan tugas pembatuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

Hal dapat dilihat, pada Laporan Pansus yang dibacakan, Ketua Pansus Sofi Malelak De Haan dan di tanda tangani oleh Wakil Ketua Pansus, Anthon M. Natun serta anggota Otniel Bobsuni, Tome da Costa, Ibrahim Un, Deasy Ballo- Foeh, Habel Mbate, Daniel Taimenas, Piter Takoy, Yakobertus Seran, Nimrot J.J Leka, Noldy Sioh, Linden O. Sanam, Metusalak Tnunay, Sakktiko Masneno. Dan sekertaris, Rima K. Salean dari Unsur Setwan DPRD Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari paparan temuan yang disampaikan oleh Pansus DPRD Kabupaten Kupang, adanya tendensi pansus terhadap 7 SKPD di Kabupaten Kupang. Sebab, ke 7 SKPD tersebut pansus memaparkan secara rinci alokasi anggaran, penyerapan anggaran dan kegiatan yang tidak terelisasi lengkap dengan jumlah prosentase. Pansus terkadang menyatakan sikap tegas atas temuan di 7 SKPD tersebut. Sikap subjektifitas Pansus ini sangat jelas terlihat di 7 SKPD tersebut. Ke 7 SKPD yang ditelanjangi Pansus seperti Dinas PPO Kabupaten Kupang Dinas PU dan Perumahan Rakyat, Dinas Kesehatan, RSUD Naibonat, Dishub Kominfo, Dinas Pencatatan Sipil dan Dinas PPKAD.

Sementara ada SKPD yang disebutkan, namun tidak ditelanjangi sama seperti 7 SKPD tersebut seperti Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, PDAM, Pertambangan dan Energi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Kupang.

Dari 8 SKPD ini, Pansus tidak merincihkan nominal alokasi anggaran yang digunakan untuk belanja langsung ataupun program selama tahun 2015 indikator pencapaian mencapai berapa persen tidak disebutkan. Berbeda dengan 7 SKPD, semuadisebutkan secara detail mata anggaran yang digunakan. Ini kuat dugaan, ke 8 SKPD ini main mata dengan Pimpinan SKPD sehingga, kelemahan~kelemahan dalam SKPD tidak disebutkan.

Selain 8 SKPD yang disebutkan secara setengah-setengah oleh Pansus, namun ada SKPD yang juga turut mengelola anggaran jauh dari Pantauan Pansus. SKPD pengelola anggaran yang jauh dari Pantauan Pansus jumlahnya tidak kalah jauh dengan SKPD yang diobok-obok. Bahkan jumlahnya melebihi SKPD yang ditelanjangi Pansus. SKPD tersebut seperti Sekertariat DPRD Kabupaten Kupang, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan, Bagian Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Kupang, RSKK, Inpektorat Daerah, Bappeda, BPMPD, Dinas Pariwisata, Bagian Organisasi Setda Kabupaten Kupang, Bagian Sunpro Setda Kabupaten Kupang, Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang, Bagian SDA Setda Kabupaten Kupang, Dinas Sosial, BPBD, BLHD, Pol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Kehutanan. SKPD yang disebutkan ini merupakan bagian dari pengelolaan anggaran Kabupaten Kupang,namun tidak disebutkan nama SKPD serta total anggaran yang digunakan selama tahun 2015. (*Paul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Calon Wakil Gubernur NTT Jane Natalia Suryanto Temui Uskup Maumere
Ketua dan Sekretaris DPW PAN NTT Diterima Presiden Jokowi di Istana Negara
Jane Natalia Suryanto: Menang Tidak Menang Terus Melayani Masyarakat
Zulfikli Hasan: Prabowo Gibran Tidak Ada Lawan dan Akan Menang Mutlak
Perhimpunan Rakyat Progresif Ajak Kaum Milenial Untuk Berpolitik Cerdas
PAN Sabu Raijua Target Raih Satu Fraksi
Daftar Bacaleg Partai Nasdem Ingin Rebut Kursi Ketua DPRD NTT
Marthen Dira Tome Dinilai Layak Pimpin Provinsi NTT
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:16

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:52

Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:54

Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:22

Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:37

PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:17

NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Kepala Lapas Perempuan Kupang Dewi Andriani Terima Akta Pendirian Koperasi

Nusa Tenggara Timur

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Kamis, 18 Jul 2024 - 19:37

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi