NTT Butuh Guide Profesional

- Reporter

Senin, 4 Agustus 2014 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang,- Dalam menjawab kebutuhan dunia kepariwisataan diperlukan guide yang memiliki kualitas SDM yang baik serta profesional. Demikian diungkapkan Ketua ASITA, I Dewa Made Adnya kepada Senin  4 Agustus 2014 Pukul 12.00 wita .

6

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya,  ASITA hanya menyiapkan paket perjalanan wisata, dan yang bertanggung jawab terhadap keberadaan guide profesional adalah Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

“Semua pelaku pariwisata selalu menjalankan tugasnya masing-masing sehingga tidak ada yang terkesannya merebut lahan orang lain,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tugas besar pemerintah yakni mempersiapkan guide profesional sehingga para guide tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri.

Ketua HPI NTT, Messak Toy mengatakan wilayah berdasarkan data resmi HPI, Manggarai Barat memiliki 61 guide profesional tentunya sangat memadai dalam menunjang perkembangan objek pariwisata di Labuan Bajo. Dia mengatakan, HPI terus bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dalam memberikan pelatihan bagi para Guide, serta pembinaan dalam intern organisasi. Ketentuan lainnya, yakni para guide harus didukung dengan sertifikat berlisensi, serta terdaftar sebagai anggota ASITA serta memiliki travel agen. Dia menambahkan, untuk wilayah lainnya di NTT masih kekurangan Guide, karena jumlah kunjungan wisata yang masih minim.

Pengamat Pariwisata Paul Talo mengatakan hingga saat ini guide NTT belum dinilai sebagai profesional karena wilayah NTT yang sangat luas, sehingga para guide pun tidak dapat memahami secara baik setiap objek wisata yang ada di NTT. Disamping itu, belum ada kemauan baik pemerintah untuk melatih para guide, bahkan ketiadaan anggaran untuk melakukan kegiatan pelatihan tersebut.

“Pemerintah baik tingkat pusat hingga ke daerah berkewajiban melakukan perekrutan guide yang berkualitas bahkan menyiapkan anggaran dari setiap sumber dana untuk pembiayaan pelatihan tersebut,” ungkapnya.

Dia menambahkan, setiap kabupaten harus melaksanakan pelatihan guide bahkan tingkat provinsi pun melakukan pelatihan bagi tour leader. Artinya para tour leader memiliki dua sertifikat berlisensi yakni sebagai guide lokal dan tour leader yang akan membantu tugas dari Dinas Pariwisata. (*rusdy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Fatumnasi, Politeknik Negeri Kupang Latih Warga Pasarkan Produk Unggulan
Menikmati Taman AgroWisata Kirye
Lembata Hill’s Spot Pariwisata di Puncak Lusikawak
Ini Pesan Kapolda NTT Saat Memimpin Apel di DPSP Labuan Bajo
Kaka Slank dan Istri Berlibur di Danau Kelimutu Ende
Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional I Gelar FGD Strategi Reaktivitas Pariwisata Nusantara
Wisata Embung Boelanboong, Prodak Jadi Bumdes Kita
Pemkab Lembata MOU dengan Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 15:24

Pilkada Kota Kupang, DPD NasDem Kota Kupang Tunggu Hasil Survei, Ada 5 Bakal Calon Wali Kota

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:40

3 Terdakwa Kasus Korupsi Talud di Flotim Divonis 1 Tahun Penjara

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:29

Massa Aksi Duduki Kantor Pengadilan Negeri Kupang

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:17

PAM Pilkada 2024, Kodim 1604 Kupang Terjunkan Sebanyak 200 Personil

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi