Home / Tak Berkategori

Mengejutkan, Harga Barang di Papua Lebih Murah Dibanding Larantuka

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2020 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalienews.Com, Larantuka, Pernyataan mengejutkan mengenai harga jual berbagai barang kebutuhan di daerah Papua jauh lebih murah ketimbang Larantuka demikian ungkapan yang dilontarkan M.Best Dongoran Kepala Cabang Pelni Larantuka Kabupaten Flores Timur-Nusa Tenggara Timur.

“Saya tinggal di Bekasi harga di sini lebih mahal dari harga Papua. Saya dari Papua sebelum pindah ke mari (Larantuka). Saya di Manokwari sudah, Kaymana sudah dan itu pelaku Tol laut saya yang laksanakan. Lebih murah harga di Kaymana dariapada di Larantuka,” sebut Dongoran secara terbuka kepada publik peserta Tatap Muka Bersama Bupati Flores Timur dan Sosialisasi Gerai Maritim (Tol Laut) Jumat, 29 Februari 2020.

Menurutnya secara geografis jarak Surabaya-Papua tiga kali lipat Surabaya-Larantuka sehingga wajar kalau harga di Papua lebih mahal ketimbang Larantuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menekan harga salah satu solusinya adalah di sosialisakan Gerai Maritim Tol Laut.

“Solusinya dengan Gerai Maritim Tol Laut. Dengan sendirinya harga bisa ditekan,” katanya.

Sebagai operator Pelni, pihaknya mendukung penuh hadirnya Gerai Maritim di Flores Timur.

Dengan demikian, memaksimalkan pengguna Tol Laut diperlukan adanya Asosiasi Pedagang Kios.

“Nah agar pedagang kios bisa juga pesan barang ke Surabaya gunakan jasa container Tol Laut seperti pengusaha lainnya maka harus ada Asosiasi Pedagang Kios. Maksudmya apa? Para pedagang bisa saling patungan modal untuk biaya satu container 20 feet Tol Laut,” jelas Dongoran kepada peserta Sosialisasi Gerai Maritim.

Hadirnya Gerai Maritim, bagi Bupati Anton Hadjon adalah angin segar bagi pengusaha kecil dalam dunia Ekspedisi Muatan Kapal Laut.

Selain bisa membeli barang dengan harga sewa container Tol Laut yang terbilang murah dibanding swasta, sehingga berpengaruh secara langsung pada harga jual, Bupati Anton juga mengharapkan pengusaha setempat bisa memasarkan secara langsung komoditi mereka di Surabaya dengan harga yang tentu saja jauh lebih mahal ketimbang Larantuka.

“Nah, dengan begini tentu harga jual bisa lebih murah. Selain itu masyarakat harus bisa tangkap peluang. Kembalinya Tol Laut ke Surabaya harus bisa membawa muatan komoditi dari sini baik Larantuka maupun Adonara,” sebut Bupati Anton. (MR/SR).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi