Home / Tak Berkategori

KNPI NTT Minta Kapolda dan Kajati Minta Maaf

- Reporter

Minggu, 30 Oktober 2016 - 13:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu foto hasil rekaman kejadian anarkis di Kejati NTT   insert Heri Boki

Salah satu foto hasil rekaman kejadian anarkis di Kejati NTT insert Heri Boki

Salah satu foto hasil rekaman kejadian anarkis di Kejati NTT   insert Heri Boki
Salah satu foto hasil rekaman kejadian anarkis di Kejati NTT insert Heri Boki

Zonalinenenws- Kupang, Terkait aksi kekerasan yang dilakukan oknum angota polisi dan kejaksaan tinggi ntt terhadap 5 orang aktivis PMKRI Cabang Kupang, mendapat respond an reaksi keras  dari KNPI NTT dimana sebagai wadah berhimpun kaum muda.

Hermanus Boki  Sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi NTT,  Minggu 30 Oktober 2016 pukul  20 .00 Wita kepeda Zonalinenenws mengutuk keras tindakan kekerasan bahkan premanisme aparat tersebut.

Menurutnya, tindakan tersebut sebagai  bentuk tindakan aparat yang selain tidak terpuji, juga ikut mencoreng dan memperburuk citra ke 2 institusi tersebut yang lagi bersusah payah membenahi dan mengembalikan kepercayaan publik atas citra ke 2 institusi tersebut yang sangat buruk di mata publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Atas nama Pemuda/KNPI NTT, saya mengutuk keras tindakan tersebut dan meminta Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dan Kapolda NTT segera mengambil langkah pembinaan bahkan memberikan sanksi keras kepada anggotanya yang secara sadar melakukan hal itu, apapun alasannya, harus segera ditindak,” tegas Heri Boki

 Selain itu, sebagai Ketua Pemuda/KNPI NTT, Kajati dan Kapolda NTT harus secara satria menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas tindakan brutal yang telah dilakukan anggotanya masing-masing. Hal ini harus segera dilakukan oleh Kajati dan Kapolda NTT.

Sebelumnya diberitakan Lima anggota aktivis Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang  korban pengeroyokan oleh oknum Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi Negeri Kupang pada saat melakukan aksi terkait penjualan PT. Sigeret yang diduga melibatkan mantan kepala Kejati Kupang, John Purba, mengalami luka di sekujur tubuh dan wajah.

Kelimanya yaitu, Adrianus Dandi, Marcus Gandi, Jefry Unbais, Tarsis Salmo, dan Oswin Nggolen. Kelimanya mengalami luka di sekujur tubuh dan bagian wajah akibat  dugaan tindakan tidak manusiawi oleh oknum kepolisian dan kejaksaan yang memukul dan menyeret para aktivis tersebut.

Dalam pertemuan OKP Cipayung di Marga PMKRI  Jumat 28 Otober 2016  pukul 19.00 wita   yang dihadiri oleh HMI, GMNI, PMII dan PMKRI,  meminta agar kasus ini disikapi secara bersama oleh kelompok Cipayung.

Ketua PMKRI Kristo Mbora menyayangkan dugaan tindakan anarkis oknum kepolisian dan kejaksaan terhadap anggota-anggotanya tersebut.

“ sikap represif pihak kepolisian yang mengeluarkan gas airmata, dan tindakan kepala kepolisian dalam pengamanan proses demonstrasi yang membiarkan anggotanya melakukan tindakan anarkis terhadap massa demonstran. Padahal kondisi aksi saat itu sudah dalam keadaan kondusif, “lanjutnya.

Ia menceritakan, kronologis kejadian berawal dari Massa aksi yang memulai demonstrasi sekitar pukul 11:00 Wita di depan kantor Kejaksaan Tinggi Kupang terpaksa menerobos masuk ke dalam halaman Kejaksaan setelah permintaan mereka untuk bertemu Kepala Kejaksaan Tinggi tidak diindahkan oleh beberapa pegawai yang ada dilokasi saat itu. Massa aksi sempat mendorong pagar yang ditutup walaupun masih dalam jam kerja hingga gembok pagar terlepas sebelum masuk ke halaman Kejaksaan. Sempat terjadi adu mulut antara massa aksi dengan satpam dan beberapa pegawai kejaksaan tinggi.

Tidak lama berselang setelah masa aksi menduduki halaman Kejaksaan, datanglah gerombolan pihak kepolisian menghampiri massa aksi.

“Dalam rekaman video, oknum aparat kepolisian kemudian mengejar dan memukuli massa aksi hingga beberapa diantaranya mengalami babak belur di bagian wajah. Bahkan dalam rekaman video tersebut, tidak hanya pihak kepolisian yang memukuli massa aksi namun ada dari pihak (anggota) kejaksaan pun turut memukuli massa aksi.

Kepada Zona Line News Kabag Ops Polres Kupang Kota usia mengamanakan aksi di Kejaksaan Tinggi NTT ketika ditanya terkait tindakan anarkis aparat kepolisin menengaskan bahwa pihaknya melakukan pengamanan untuk, sehingga ketiga mahasiswa yang ditahan dibawa ke Polresta dan akan diproses. (*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga
Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif
Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo
Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL
Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi
George Hadjoh, Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean Raih Dukungan Tertinggi Sebagai Calon Walikota Kupang Terfavorit 2024
PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek
NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:16

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:52

Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:54

Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:22

Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:37

PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:17

NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Kepala Lapas Perempuan Kupang Dewi Andriani Terima Akta Pendirian Koperasi

Nusa Tenggara Timur

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Kamis, 18 Jul 2024 - 19:37

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi