Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kupang Tinjau Embung Di Tuatuka

- Reporter

Senin, 25 April 2016 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi B Agustinus Tanau

Ketua Komisi B Agustinus Tanau

Ketua Komisi B Agustinus Tanau
Ketua Komisi B Agustinus Tanau

Zonalinenews, Oelamasi – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kupang, Agus Tanau Bersama dengan Anggota Komisi B. Ar Meok mengunjungi embung yang dibangun di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Embung yang dibangun tahun2015tersebut saat ini sedang dipelihara ikan air tawar 4000 ekor dari berbagai jenis ikan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Kunjungan Kerja Komisi B DPRD kabupaten Kupang, Rabu 20 April 2016 sekitar pukul 14.23 wita.

Sebelum melakukan kunjungan ke Kelurahan Tuatuka, Sebelumnya, Ketua Komisi B dan rombongan Komisi mengunjungi Bendungan Raknamo serta beberapa kelompok tani di desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto. Hal ini dilakukan Komisi B, untuk mencari tahu perkembangan informasi kelanjutan pembangunan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Embung yang dibangun di Kelurahan Tuatuka selain digunakan untuk memelihara ikan, embung tersebut juga digunakan untuk mengairi lahan Kelompok tani “Syalom” yang mendukung program tanam paksa, paksa tanam.

Sebab, kelompok Tani Syalom, mendukung program tanam paksa, paksa tanam dengan lahan kurang lebih satu hekta are. Dalam lahan satu hekta are tersebut, kelompok menanam 450 pohon pisang, 350 pohon mangga dan 100 pohon lengkeng.

Setiap saat air dari embung tersebut digunakan untuk mengairi semua pohon yang ditanam. Hal ini dilakukan kelompok tani syalom sejak tahun 2015.

Setelah mengunjungi beberapa lokasi tersebut, Ketua Komisi B, Agustinus Tanau mengatakan, jika masyarakat, terutama kelompok tani tahu akan manfaat dari tanam paksa, paksa tanam paksa,maka lima tahun akan datang Kabupaten Kupang masyarakat tidak akan kekurangan pakan. Kelompok tani syalom kelurahan Tuatuka harus jadi contoh. Apa yang dibuat kelompok tani syalom, lima tahun akan datang sudah dinikmati hasilnya.

” ini sekitar 5 tahun akan datang kelompok tani syalom sudah bisah merasakan hasil tanaman yang sudah mereka tanam,” kata Tanau.

Tanam Paksa, Paksa Tanam harus menjadi Ikon yanghasilnya tidak saja dirasakan hari ini, tetapi beberapa tahun kemudian. Selain itu, program tanam paksa tanam paksa tanam juga bermanfaat sebagai penghijauan serta penanaman air (water planting).

Anggota Komisi B yang ikut pada saat Kunker tersebut, Benediktus Humau, Ferdinan Teuf, J. Leka dan Ferdinan Adu sementara ketua Fraksi PKPI, Metusalak Tnunay dan Ketua Fraksi Nasdem tidak ikut dalam kegiatan kunker tersebut (paul).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jane Natalia Suryanto: Menang Tidak Menang Terus Melayani Masyarakat
Zulfikli Hasan: Prabowo Gibran Tidak Ada Lawan dan Akan Menang Mutlak
Perhimpunan Rakyat Progresif Ajak Kaum Milenial Untuk Berpolitik Cerdas
PAN Sabu Raijua Target Raih Satu Fraksi
Daftar Bacaleg Partai Nasdem Ingin Rebut Kursi Ketua DPRD NTT
Marthen Dira Tome Dinilai Layak Pimpin Provinsi NTT
Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019, AHY Minta Jangan Terulang Lagi
Penuhi Panggilan Jaksa, Sekda Flotim Langsung Ditahan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi