Home / Tak Berkategori

Kejati NTT Dinilai Mandul , Berkas Dugaan Korupsi PLS Diambil KPK

- Reporter

Selasa, 16 September 2014 - 09:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang-,Berkas Kasus dugaan Korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dibodong oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinilai sebagai bukti kemadulan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT yang sebelumnya menangani kasus tersebut.

Patung Keadilan
Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Nusa Cendana, Kupang, Yonatan Agu Ate, dengan keras, menyebut kejati NTT mandul dan tidak punya nyali menyelesaikan kasus dugaan korupsi dana PLS dan beberapa kasus-kasus besar lainnya yang melibatkan kepala daerah.

“Pantas kalau KPK ambil berkas kasus ini, Kejati mandul dan tidak ada nyali,” kata Pendiri Komite Aksi Peduli Pemuda Anti Korupsi (Kapak), melalui saluran selulernya, Senin  15 September 2014  .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga menilai bahwa pihak Kejati hanya mengumbar dalam pemberitaan tetapi tidak ada tindak lanjut yang jelas. Kejati juga dianggap tidak mampu menekan para Kejari dalam penyelesaian kasus besar di NTT seperti kasus korupsi bupati Sumba Barat dan Bupati Rote Ndao yang sudah lama ditetapkan sebagai tersangka dan belum diperiksa hingga saat ini.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang, Abdul Sukur Oumo, menuturkan bahwa Kejati harusnya merasa malu kepada seluruh rakyat NTT, karena saat ini masyarakat bisa menilai bahwa keberadaannya hanya sekedar menjadi pelengkap struktur hirarkis kejaksaan.

“Kejati NTT ibarat sebuah adegium dalam membedah filsafat keTuhanan ‘antara ada dan tidak ada’, ada secara kelembagaan, manusianya dan gedungnya tetapi seolah-olah tidak adalah dalam memaksimalisasi peran dan fungsinya”, tandas Abdul.

Menurut Abdul, PLS adalah satu dari sekian kasus korupsi di NTT belum menunjukan titik terangnya, ada kasus dana bansos yang sekarang mengendap bertahun-tahun tanpa ada kejelasan. “Ini sangat jelas bahwa kejaksaan hanya sekedar halusinasi bahasa untuk mereduksi kasus-kasus besar korupsi di NTT. Komintmen pemberantasan korupsi hanya sekedar slogan tanpa ada tindakan yang ril,” tegas Abdul.

Dia menambahkan, kasus dugaan Korupsi dana PLS sudah sekian orang yang diperiksa, tapi hingga saat ini belum ada satu pun aktor intelektual yang ditangkap dan di tetapkan sebagai tersangka. “Saya justru sampai pada satu simpulan sederhana bahwa ada indikasi konkalikong antara  pihak kejaksaan dengan orang-orang ‘akbar’ yang terindikasi korupsi di NTT,” tutur Abdul.(*ega)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi
Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi