Kehadiran FKPT di NTT Dinilai Positif, Sejumlah Elemen Masyarakat Dorong Kolaborasi dan Kerjasama

- Reporter

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kegiatan focus group discusion (FGD) monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT NTT

kegiatan focus group discusion (FGD) monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT NTT

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Kehadiran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di wilayah NTT mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Dalam kegiatan focus group discusion (FGD) monitoring pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT NTT, sejumlah simpul masyarakat memberikan berbagai masukan. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Kita Tingkatkan Kinerja FKPT NTT” digelar di Hotel Kristal Kupang, Kamis 12 Juni 2024.

Selain itu, dalam kegiaran tersebut Sekretaris FKPT NTT, Syufyanto Minggele, S.Kom menyampaikan berbagai capaian FKPT periode 2022-2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama dua tahun berturut-turut FKPT NTT menjadi juara dalam lomba kreasi musik anak bangsa hingga tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi NTT Marsianus Jawa menilai kehadiran FKPT membantu Pemerintah Provinsi walaupun pemerintah daerah belum memberikan perhatian serius pada keberadaan forum – forum yang ada. Ajak jajaran Kesbangpol untuk memulai dengan kinerja agar dipercaya.

“Kesbangpol belum bisa berbuat banyak untuk keberadaan forum yang ada, namun kehadiran FKPT sangat membantu. Mohon dukungan BNPT dan FKPT untuk memastikan kehadiran Kesbangpol untuk daerah ini,” ujarnya.

Kasubdit pemberdayaan masyarakat BNPT, Kol sus Dr Harianto, MPd menambahakan, hingga 2024, sudah terbentuk FKPT di 34 Provinsi dari 38 Provinsi.

“FKPT juga diisi berbagai elemen seperti perwakilan Ormas, tokoh agama, akademisi, pengusaha dan jurnalis,
Pihaknya berharap adanya sinergi multipihak sehingga FKPT bisa menjadi mitra strategis,” katanya.

Ia m nyebut kan, misi FKPT adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat di daerah tentang ancaman dan bahaya terorisme dengan berbasis pada kearifan lokal guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai.

“Kami butuh dukungan Pemda dengan tugas-tugaa FKPT serta butuh sinergitas karena FKPT memiliki tugas di bidang agama, perempuan, remaja dan anak, penelitian, Hukum, Humas dan media massa serta Pemuda,” tandasnya.

Menurutnya, kegiatan FKPT juga selain dibiayai APBN dan didukung anggaran APBD.

“Selama ini maayarakat NTT sudah memberi sumbangsih positif. Hal ini diakui menjadi pemicu bahwa semua biasa dilakukan dengan kerjasam,” ujarnya.

Diingatkan bahwa FKPT tidak bisa mandiri tetapi butuh sinergitas. Selain itu pihaknya juga berharap agar semua pihak bisa meningkatkan kerjasama karena kebersamaan menguatkan kerja – kerja kedepan.

Perwakilan BIN daerah juga mendukung keberadaan FKPT karena ada dorongan semangat.

Ia mengingatkan bahwa di NTT ada kelompk radikal yang eksis dan nyata sehingga peran FKPT dibutuhkan untuk memberikan pemahaman.

“Jangan sampai masyarakat merasa terusik maka perlu pendekatan budaya dan kearifan lokal. FKPT harus membaur di masyarakat,” tandasnya

BIN daerah juga memetakan gerakan radikalisme di NTT di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Ende, TTA dan Kota Kupang yang perlu diwaspadai dan perhatian ekstra.

Kompol Tuti Maryati dari bidang Binmas Polda NTT juga mengapresiasi kehadiran FKPT. Namun, ia mengingatkan soal keberadaan mahasiswa asal Papua yang perlu dirangkul.

“Perlu kerjasama untuk bersama-sama dengan mahasiswa asal Papua,” ujarnya.

Ketua FKUB NTT, Yuliana Salosso mengakui kalau FKUB mendukung penuh keberadaan FKPT namun berharap agar program FKPT bersinergj dengan FKUB.

“Perlu ada program dari pusat untuk kegiatan kolaborasi dan perlu juga dijelaskan bagaimana mendeteksi kehadiran terorisme di masyarakat,” katanya.

Ketua PWNU, Pua Monto Umbu Nay menyebutkan kalau kehadiran FKPT di NTT memberi dampak positif. Ia menegaskan kalau kekerasan dan intoleransi menjadi musuh bagi NU.

“Jika ada terorisme di NTT maka NU jadi garda terdepan untuk memberantas,” tegasnya.

Kehadiran FKPT diharapkan bisa memberi dampak positif dan harus bersinergi untuk membangun NTT damai.

Bambang dari Lanud El Tari Kupang mengusulkan agar dibuat pertemuan rutin untuk kolaborasi dan melobatkan TNI dam Polri sreta Pemda agar mengetahui perkembangan do NTT dan saling tukar informasi.

Ia juga mengusulkan perlu dibentuk FKPT di kabupaten/kota dan perlu dibuat pertemuan tahunan.

Bambang menyarankan agar program FKPT fokus pada generasi muda dengan memanfaatkan media sosial guna mengeleminir paham terorisme di media sosial.

Dukungan dan apresiasi juga datang dari kementerian agama NTT, Dinas P3A NTT dan Satgas Densus 88 yang berharap adanya kegiatan kolaboratif antar elemen masyarakat.

Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badam Kesbangpol NTT, Maria Theresia Sius, SE MM juga sepakat perlunya kegiatan rutin dan kolaboratif antar unsur masyarakat sehingga penanganan terorisme di NTT berjalan bersama dengan pendekatan yang arif dan damai.

FGD ini dihadiri perwakilan BNPT, pengurus FKPT NTT, PWNU, Binda, Polda, Densus 88, Lanud El Tari, BAIS, Korem 161/Wirasakti, Kanwil Agama, FKUB, Dinas P3A NTT, Undana, OKP dan unsur lainnya.(*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga
Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif
Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo
Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL
Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi
George Hadjoh, Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean Raih Dukungan Tertinggi Sebagai Calon Walikota Kupang Terfavorit 2024
PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek
NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:16

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:52

Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:54

Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:22

Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:37

PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:17

NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Kepala Lapas Perempuan Kupang Dewi Andriani Terima Akta Pendirian Koperasi

Nusa Tenggara Timur

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Kamis, 18 Jul 2024 - 19:37

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi