Kadis PU Kabupaten Kupang Cuci Tangan Soal Pembangunan Jembatan

- Reporter

Rabu, 27 Januari 2016 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan

Jembatan

Jembatan
Jembatan

Zonalinenews- Oelamasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang cuci tangan terkait pembangunan beberapa proyek jembatan yang sampai dengan saat ini belum selesai dikerjakan.

Ketika dikonfirmasi, zonalinenews Rabu, 25 Januari 2016 pukul 12. 30 wita, terkait pembangunan jembatan dibeberapa desa yang sampai dengan saat ini belum selesai dikerjakan bahkan ada yang bermasalah menurut Anggota DPRD Kabupaten Kupang yang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke desa Benu dan desa Sillu.

Surat Tugas
Surat Tugas

Dikatakan Kadis PU Kabupaten Kupang, Jhoni Nomoseo bahwa dirinya tidak bertanggungjawab sebab yang memenangkan para kontraktor adalah ULP LPSE. Dirinya hanya menandatangani ketika telah dilakukan pelengan oleh LPSE Kabupaten Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya tandatangani isi kontrak setelah LPSE telah diumumkan pemenangnya,” kata Namoseo.

Dikatakan lebih lanjut, Kepala Dinas PU Kabupaten Kupang dan PPK hanya menandatangani setelah diketahui adanya pemenang tender. Untuk persoalan lelang bukan kewenangannya tapi merupakan kewenangan dari ULP.

Diakui bahwa, hampir sebagian besar proyek fisik di Kabupaten kupang yang bermasalah diakibatkan pengawasan yang lemah. Kontraktor pengawas tidak memainkan fungsi pengawasan secara baik. Sehingga, banyak pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu. Bahkan, ada pekerjaan fisiksampai dengan saat ini belum selesai.

“Kelemahannya ada di Kontraktor pengawas. Sehingga, banyak pekerjaan yang dikerjakan belum selesai.

Dikatakan bahwa, terhadap pelaksanaan proyek yang bermasalah telah diserahkan ke inspektorat daerah untuk ditinjau semua proyek fisik yang bermasalah. Hasil tinjauan tersebut dijadikan patokan untuk melakukan PHK terhadap kontraktor yang tidak kerja sesuai dengan dengan isi kontrak.

Namun, ada proyek yang jika kontraktor telah mendapatkan adendum maka tidak akan dikenakan denda. Dan, bagi kontrak yang tidak diadendum selama sembilan puluh hari sesuai dengan kepres yang baru maka akan dilakukakan pemutusan dan denda terhadap bangunan fisik tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yos Lede yang diwawancarai 25 Januari 2016, pukul 11. 00 wita terkait pekerjaan pembangunan fisik proyek yang dikerjakan kontraktor, Lede mengatakan fisik proyek sesuai kepres yang baru dimana terjadi penambahan 50 hari kerja memungkin untuk seluruh kontraktor untuk segera menyelesaikan pekerjaan sisa yang dikerjakan.

“Adendum yang diberikan kepada kontraktor, kontraktor harus melihatnya sebagai suatu keseriusan dalam menyelesaikan pekerjaan,” pinta Lede.

Dikatakan Lede lebih lanjut, proyek pekerjaan fisik yang diberikan akan dilihat, kontraktor yang diberikan adendum. Pemberian adendum harus disesuaikan dengan isi kontrak. Dinas PU tidak bisa memberikan adendum sepihak tanpa melihat isi kontrak. (Paul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Kupang Terpilih Absalon Sine Jadi Tersangka Tipibank
KAI Daop 1 Jakarta Adakan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Jakarta Kota
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:41

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Direktur PT Omsa Medic Bajo Praperadilan Polres Manggarai Barat

Selasa, 2 Mei 2023 - 21:20

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Minggu, 22 Januari 2023 - 21:32

Polisi Berhasil Tangkap Jaringan Ganja Antar Provinsi di Labuan Bajo

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:09

KPU Manggarai Barat Laksanakan Uji Publik Rancangan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Selasa, 13 Desember 2022 - 06:54

Polres Mabar Razia Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo

Senin, 12 Desember 2022 - 08:45

Polisi Amankan 9 Orang Calon TKI dan 1 Orang Perekrut di Labuan Bajo

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:41

Polres Mabar Beri Konseling Psikologis Bagi 3 Anak Korban Pelecehan Seksual dari Ayah Kandung

Kamis, 8 Desember 2022 - 16:50

Operasi Pekat Polres Mabar Sasar Penjual Kembang Api

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi