Kadis Benyamin Lola Khawatir Dampak Buruk Limbah Medis di Kota Kupang

- Reporter

Jumat, 1 Desember 2017 - 01:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Benyamin Lola

Kadis Benyamin Lola

Kadis Benyamin Lola
Kadis Benyamin Lola

Kadis Benyamin Lola Khawatir Dampak Buruk Limbah Medis di Kota Kupang

Zonalienenws-Kupang,- Bahaya limbah Infeksius terus mengancam kesehatan lingkungan dan masyarakat Kota Kupang. Menyikapi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi NTT pada Kamis 30 November 2017  pukul 09.15 wita saat   menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Pada 12 Rumah Sakit Se-Kota Kupang.

Berita terkait baca di link berita http://www.zonalinenews.com/…/rumah-sakit-di-kupang-belum-…/

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para direktur RS, Pimpinan Puskesmas dan juga pihak swasta pengelola limbah medis, Benyamin mengingatkan pentingnya mengelola limbah secara benar. Karena jika tidak, jelasnya, maka limbah yang dihasilkan bisa mencemari air dan udara yang selanjutnya berefek pada buruknya kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut terkait bahaya pengelolaan limbah secara keliru, Kepala Humas RSUD WZ Johanes Kupang yang akrab disapa Dokter Ross Enni yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa limbah yang dibakar secara keliru maka asap yang dihasilkan dari pembakaran tersebut ketika terhirup maka akan memicu kanker, gangguan kehamilan hingga Mutagen yang akan menyebabkan bayi lahir cacat.

http://www.zonalinenews.com/2017/11/izin-incenerator-dalam-proses-rs-borromeus-kupang-kelola-limbah-medis-sendiri-2/

Ditanya terkait langkah tegas apa yang akan diambil pihaknya dalam menyikapi pihak-pihak yang membandel pasca evaluasi yang diadakan, Benyamin mengutarakan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang dalam hal menjatuhkan sanksi hukum. Ia hanya mengimbau pihak RS untuk membangun kerjasama dengan pihak swasta yang memiliki izin mengelola limbah apabila izin ensinerator belum dikantongi atau terkendali problem kerusakan alat.

Dalam temuan DLH, terdapat 7 dari 12 RS yang tidak memiliki izin penyimpanan sementara dan fasilitas penyimpanan limbah medis sesuai yang disyaratkan. Bahkan dalam temuannya, terdapat beberapa RS yang terus menumpuk LM karena ketiadaan ensinerator (alat pembakar limbah) sesuai yang diharuskan. (*adi)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukung UMKM Kaum Muda di Kota Kupang, Standard Chartered dan Plan Indonesia Gelar Business Meet Up Event
Pengembangan Jaringan Indosat di NTT Mengalami Peningkatan 3,7 Kali Lipat
Sebanyak 200 Warga Kurang Mampu di Kabupaten Flotim Dapat Bantuan Listrik Gratis Dari PLN NTT
KAI Commuter Terus Lakukan Inovasi Sistem Keamanan Bagi Penumpang
Melianus Atakay SST, MT Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah
Polres Alor tetapkan SS sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Alor
Dilaporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian, Sekwan Alor Klarifikasi Pengambilan Mobil Dinas Sesuai Aturan
Ojol Kajek Hadir di Kota Kupang, Tarif Terjangkau dan Murah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Februari 2024 - 21:49

Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan

Jumat, 16 Februari 2024 - 18:12

Kantor Lurah Airnona Disegel Warga

Senin, 12 Februari 2024 - 14:46

Melpi Marpaung Tegaskan Selama Masa Tenang, Tidak Diperkenankan Kampanye Termaksud di Medsos

Minggu, 11 Februari 2024 - 07:56

Warga Bello Galakkan Tanam Pinang dan Sirih di Halaman Rumah

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:40

Pengawas TPS lagi Asik Duduk Lesehan Saat Sambutan Ketua Bawaslu NTT

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:55

Partai Gerindra Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan di RT 8 Kelurahan Maulafa

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:41

Berkas P21, Teny Konay Langsung Ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:36

Mahasiswa Malaka Sumbang Masker Medis, Forum Pemuda NTT Siap Distribusi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi

Berita Terbaru

Nusa Tenggara Timur

Tak Terpilih Maksimal, Inche Sayuna Tetap Layani Masyarakat Linamnutu

Jumat, 23 Feb 2024 - 07:08

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi