Ini Alasan Pj Wali Kota Kupang Batal Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama

- Reporter

Rabu, 19 Oktober 2022 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONALINENEWS.COM, KUPANG – Sebanyak 6 orang pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang batal dilantik. Acara mutasi dan pelantikan kepada 9 pejabat tinggi pratama dan pejabat sejumlahb eselonn III dan IV akan dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, yang rencanakan akan digelar pada, Senin 17 Oktober 2022 di Balai Kota Kupang tersebut untuk menindak lanjuti rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sesuai dengan informasi yang diterima, Sesuai Perpres Nomor 116 Tahun 2022, penundaan pelantikan ini ditunda hingga adanya persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).

Pasalnya apabila Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) merupakan seorang Penjabat (Pj) atau ditunjuk, maka ketika ingin melakukan pemindahan, pengangkatan dan pemberhentian, harus dengan persetujuan Mendagri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara yang berhasil dihimpun Media ini, dari 9 pejabat tinggi pratama tersebut, empat orang dikembalikan ke jabatan semula. Diantaranya, Solvi Lukas dikembalikan menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Litbang).

Ernest Ludji dikembalikan menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang. Alfred Lakabela dikembalikan menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Jusuf Penu Weo dikembalikan menjadi Kepala Dinas Keaesipan dan Perpustakaan.

Sementara itu, Semmi Messakh yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, dikembalikan menjadi Camat Kota Lama, namun kali ini malah dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Andre Otta, yang sebelumnya Kepala Dinas Kominfo, dikembalikan menjadi Sekretaris Kominfo, namun malah dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kepala Dinas PMPTSP sebelumnya, Ariantje Baun dikembalikan menjadi Kepala Dinas Kominfo. Sementara itu, Ama Radja yang menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan, dikembalikan menjadi staf ahli Wali Kota Kupang dan Bernadinus Mere yang sebelumnya staf Ahli Wali Kota Kupang dikembalikan menjadi Kepala Dinas Perhubungan.

George Hadjoh, ketika ditanya, mengaku, penundaan pelantikan ini karena masih menunggu adanya persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, Pemerintah harus mengambil tindakan dan keputusan sesuai aturan. Namun, masih menunggu rekomendasi KASN.

“Langkah yang dilakukan Pemkot Kupang adalah menindaklanjuti rekomendasi KASN, tidak ada yang berlebihan,” kata Pj Wali Kota Kupang ketika dikonfirmasi, Senin 17 Oktober 2022.

Dia juga mengatakan, semuanya dilakukan sesuai dengan undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN pasal 3, jadi rekomendasi tersebut wajib untuk ditindaklanjuti.

“Jadi memang ada beberapa jabatan kepala dinas yang kosong dan diisi sementara oleh pelaksana tugas,” ujar George Hadjoh.

“Jadi setiap tahapan yang telah diproses assessment akan didorong kembali ke KASN, karena kemarin itu, pemerintah melakukan pelantikan atau pengisian jabatan eselon II tanpa adanya persetujuan dari KASN, sehingga KASN tegas memberikan rekomendasi agar dibatalkan pelantikan yang telah dilakukan,” katanya.

Menurut dia, yang namanya pelantikan harus mengantongi rekomendasi dari KASN. Ke depannya karena assessment itu membutuhkan anggaran, maka yang sudah ada ini akan kita lakukan proses sebagaimana mestinya.

“Jadi yang sudah ada ini akan kita dorong lagi, kita akan kirimkan ke KASN, ketika sudah mengantuk rekomendasi tersebut, maka kita lantik lagi. Dalam waktu dekat akan segera kita usulkan ke KASN,” ungkap Pj Wali Kota Kupang belum lama ini di Kantor Kelurahan Nunbaun Sabu.

Dia pastikan minggu depan sudah diusulkan dan di kirim ke KASN.

“Jika sudah ada rekomendasi KASN maka kita langsung lantik lagi,” pungkas George Hadjoh. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga
Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif
Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo
Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL
Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi
George Hadjoh, Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean Raih Dukungan Tertinggi Sebagai Calon Walikota Kupang Terfavorit 2024
PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek
NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:16

Menyusuri Indahnya Pantai Warna Oesapa, Tempat Rekreasi Keluarga

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:52

Herry Battileo Minta Majelis Hakim Bebaskan terdakwa Karel Rihi Do secara Adil dan Arif

Jumat, 19 Juli 2024 - 19:54

Dari Bullyan Termotivasi Hingga Meraih Juara di Kejuaraan Shorinji Kempo

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:22

Kenshi Dojo LBH Surya NTT Raih 9 Medali di Tuornamen Kejuaraan Kempo Antar Daerah Se NTT – RDTL

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:37

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Selasa, 16 Juli 2024 - 20:37

PKB – NasDem Siap Bentuk Tim Deklarasi Pemenangan George Hadjoh dan Ewalde Taek

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:17

NasDem – PKB Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang, Usung George Hadjoh dan Ewalde Taek

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:48

Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang

Berita Terbaru

Kepala Lapas Perempuan Kupang Dewi Andriani Terima Akta Pendirian Koperasi

Nusa Tenggara Timur

Lapas Perempuan Kupang Terima Akta Pendirian Koperasi

Kamis, 18 Jul 2024 - 19:37

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi