Hutang Pajak Reklame, DPRD Kota Kupang Sebut Ada Dugaan Kong Kali Kong Antara Bapenda dan PT. Indo Raya

- Reporter

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pansus LKPJ 2023 DPRD Kota Kupang Bersama Bapenda dan Vendor Reklame

Rapat Pansus LKPJ 2023 DPRD Kota Kupang Bersama Bapenda dan Vendor Reklame

ZONALINENEWS.COM, KUPANG, Panitia Khusus LKPJ 2023 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Pansus DPRD) Kota Kupang sebut ada dugaan kong kali kong antara oknum di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang dengan Vendor Reklame PT. Indo Raya. Sebab, ada tunggakan pajak reklame milik PT. Indo Raya sejak tahun 2021.

“PT. Indo Raya milik Rudy Raikoni ini memiliki papan reklame sebanyak 23 titik di Kota Kupang tanpa ijin. Kemudia sesuai data dari 23 titik ini, pihak PT. Indo Raya hanya membaya pajak reklame untuk 10 titik saja,” kata Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Kupang Andrianus Talli kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Senin 13 Mei 2024.

Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi sebuah persoalan. Pasalnya, jika Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Bapenda Kota Kupang menerima setoran tanpa izin dari vendor tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuatu tanpa izin, kemudia Bapenda menerima setoran dari vendor, itu namanya pungli atau ilegal. Yang sebenarnya vendor ini harus memiliki izin resmi baru baru dia berhak untuk menyetor pembayaran pajak itu,” ungkap Adrianus Talli.

“Jangan mengatakan itu kebiasaan dari tahun – tahun yang lalu. Tapi itu silahkan saja, namun saat ini Pansus ingin meluruskan itu. Yang namanya menerima pembayaran dari pihak tertentu obyeknya harus jelas dan legal. Legal yang dimaksud adalah pihak vendor ini harus memiliki izin yang berhubungan dengan penataan ruang. Kalau dia tidak punya izin seperti ini, bisa saja dia menempatkan papa reklame ini di tempat yang salah. Dan ini terbukti ada papan reklame yang dipasang di tempat – tempat yang salah karena sudah masuk di badan jalan dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Selain itu izin yang berikut itu dimaksud ada data yang dipegang oleh pemerintah. Sehingga dengan kewenangan yang pemerinta miliki itu, pemerintah bisa melakukan evaluasi dan komunikasi terhadap bersangkutan,” tambah Anggota DPRD Kota Kupang III periode itu.

Ia menyebutkan, papa reklame milik PT. Indo Raya tersebut satu pun tidak punya izin.

“Sehingga Pansus curigai ada oknum – oknum di Bapenda Kota Kupang yang melindung atau kerja sama kong kali kong dengan pihak PT. Indo Raya. Sebab, pemilik perusahaan ini tidak bisa disentuh. Artinya pihak – pihak tertentu yang melindungi dia. Banyangkan saja dua kali di dipanggil untuk Rapat Pansus dia tidak datang,” ucap Adrianus Talli.

Selain itu, Pansus juga pertayakan dana senilai Rp 200 juta yang dianggarkan kepada Bapenda untuk Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penagihan hutan terhadap vendor di tahun 2023.

Diketahui saat ini ada 5 perusahaan yang memiliki hutang pajak reklame, yaitu PT. Indo Raya Rp 73.109.960, PT. Sasando Kupang Rp 280.989.565, CV. Nusaka Rp 7.117.908, CV. Darvesh Advertising Rp 27.647.530 dan Sekawan Rp 2.420.739 sehingga total hutang keseluruhan senilai Rp 391. 285.720,- (*y3r)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pj. Gubernur NTT Launching Pendampingan Tes Masuk Perguruan Tinggi Tahun 2024
Pansus DPRD Kota Kupang Temui Fakta Baru Cara Pegawai Bapenda Indah Detan Gelapkan Uang Pajak
Pansus DPRD Kota Kupang Perintah Dinas PU Bongkar Reklame Gudang Garam Tanpa Izin
Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kabupaten Kupang
Orias Moedak Janji Siap Sejahterakan Masyarakat NTT
KKP Berhasil Gagalkan Penyelundupan Manusia Jaringan Internasional di Perairan NTT
Sosialisasi Berhasil, Stikes Maranatha Kupang Ingin Buat MoU Dengan PT. Bumen Jaya Praduta Abadi
Aksi Peduli Kasih SMANTIQ
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:22

Pansus DPRD Kota Kupang Temui Fakta Baru Cara Pegawai Bapenda Indah Detan Gelapkan Uang Pajak

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:01

Pansus DPRD Kota Kupang Perintah Dinas PU Bongkar Reklame Gudang Garam Tanpa Izin

Selasa, 14 Mei 2024 - 16:33

Polisi Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kabupaten Kupang

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:53

Orias Moedak Janji Siap Sejahterakan Masyarakat NTT

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:29

Hutang Pajak Reklame, DPRD Kota Kupang Sebut Ada Dugaan Kong Kali Kong Antara Bapenda dan PT. Indo Raya

Senin, 13 Mei 2024 - 14:26

KKP Berhasil Gagalkan Penyelundupan Manusia Jaringan Internasional di Perairan NTT

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:47

Sosialisasi Berhasil, Stikes Maranatha Kupang Ingin Buat MoU Dengan PT. Bumen Jaya Praduta Abadi

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:59

Aksi Peduli Kasih SMANTIQ

Berita Terbaru

Polsek Johar Baru Amankan Remaja Terilabat Tauran di Johar Baru

Headline

Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Tauran di Johar Baru

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:29

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi