Hama Putih Serang Padi, Petani Desa Banteng Terancam Gagal Panen

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2015 - 07:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penatani Desa Banteng Tawa sedang merontok padi

Penatani Desa Banteng Tawa sedang merontok padi

ZONALINENEWS-NGADA,- Hama putih menyerang padi para petani di hamparan Panondiwal, Desa Benteng Tawa  Kabupaten Ngada, kejadian ini mengakibatkan petani  risau. “ Kami tidak tahu lagi harus berbuat apa , untuk mengatasi hama putih seperti ini, kami petani jadi bingung, “ujar Pemilik Sawah, Mandus Ramba yang padinya terkena hama , di desa Banteng Tawa Kabupaten Ngada, Sabtu 21 Februari 2015 .

Penatani Desa Banteng Tawa sedang merontok padi
Penatani Desa Banteng Tawa sedang merontok padi

Menurutnya, hama putih ini , ada sejak padi berumur tiga bulan, Hingga kini padi mulai menguning, hama menyerang daun dan bulir padi. Dirinya panik karena tidak dapat menjual padi , lantaran kualitas berasnya tidak baik. ”Panen nanti, beras hanya untuk persiapan makan dan tidak dapat dijual. Kalau tetap dijual pasti dengan harga murah. Sebab kualitas padinya tidak baik”, ujarnya.

Hama putih serang padi petani di desa Banteng Tawa Kabupaten Ngada
Hama putih serang padi petani di desa Banteng Tawa Kabupaten Ngada

Pantauan zonalinenews, banyak padi petani Panondiwal terserang hama putih. Ciri-cirinya antara lain, daun putih, bulir padi ketika menguning berwarna pucat, batangnya kecil-kecil dan berwarna putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

menurut informasi dari warga , terjadinya hama putih akibat, sistem pemupukan yang tidak teratur . Banyak petani yang belum mengetahui cara menggunakan pupuk dengan baik dan benar, ”Bukan karena kelangkaan pupuk, tapi tidak tahu mengunakan pupuk dengan baik dan benar’,” demikian ujar salah seorang warga yang namanya tidak mau dipublikasikan.

Salah seorang petani ,Jhon Langu yang padinya juga terserang hama putih menjelaskan, dirinya tidak mengetahui cara pemakaian pupuk yang cocok untuk padi . “Ada pupuk ya kami taburkan saja. Yang penting kami lihat padinya hijau, kami petani pasti senang. Kami tidak tahu dampaknya kemudian. Padahal, akibat salah memberikan pupuk, berdampak pada hama putih menyerang  dan kami petani terancam gagal panen, “ungkapnya.(*Intan)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi