Gubernur NTT Diminta Tak Jadi Pengecut Hadapi Jokowi

- Reporter

Rabu, 19 November 2014 - 10:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMONSTRASI – Ratusan mahasiswa saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di kantor gubernur NTT. Tampak mahasiswa saat berorasi. (Foto : Amar Koda)

DEMONSTRASI – Ratusan mahasiswa saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di kantor gubernur NTT. Tampak mahasiswa saat berorasi. (Foto : Amar Koda)

Media Group : Zonalinenews,Erende Pos –Kupang,- Ratusan mahasiswa asal sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Kupang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Tolak Kenaikan (Gertak) Nusa Tenggara Tmur meminta Gubernur tak menjadi pengecut dan berani menyampaikan tuntutan masyarakat ke Presiden Jokowi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

DEMONSTRASI – Ratusan mahasiswa saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di kantor gubernur NTT. Tampak mahasiswa saat berorasi. (Foto : Amar Koda)
DEMONSTRASI – Ratusan mahasiswa saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di kantor gubernur NTT. Tampak mahasiswa saat berorasi. (Foto : Amar Koda)

 

Hal ini diungkapkan Gertak saat menggelar aksi penolakan BBM di Kantor Gubernur NTT, Selasa 18 November 2014.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan wartawan, mahasiswa yang berasal dari sejumlah OKP di Kota Kupang meliputi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Liga Mahasiswa Nasional Demokratik (LMND) cabang Kupang bersama sejumlah OKP local melaksanakan Long March dari Universitas Nusa Cendana Kupang melewati ruas jalan Soeharto menuju Kantor Gubernur NTT, selain itu masa menuju Mapolda NTT dan berakhir di Gedung DPRD NTT.

Koordinator Lapangan, Abi Yerusa Sobeukum dalam orasinya mengatakan, kebijakan pemerintahan Jokowi – JK menaikan harga BBM sangat merugikan masyarakat. Pemerintah dimintanya meninjau kembali kebijakan itu.

Ia menilai, kenaikan harga BBM merupakan salah satu langkah pemerintah mendorong liberalisasi sektor hilir migas di indonesia. Menurutnya, pasca pemberlakuan UU Migas No. 22 tahun 2001, 85 persen  perusahan migas Indonesia di kuasai asing sedangkan sisanya di kelola pemerintah.

“Kenaikan BBM  disponsori pihak asing yang ingin mendominasi bisnis ritel BBM di Indonesia, oleh karena itu harus ditolak,”tandasnya.

Sementara itu aktivis PMKRI Cabang Kupang, Yohanes Kapsau dalam orasinya mengatakan, kenaikan harga BBM cukup menyengsarakan rakyat. Sebab menurutnya, kenaikan harga BBM berdampak pada meningkatnya pembiayaan produksi sektor pertanian, perikanan dan indistri rumah tangga.

Dalam aksi tersebut mereka membawa sejumlah poster yang bertuliskan ‘Tolak Kenaikan BBM’,  Jokowi Segera Mencabut Kebijakan Kenaikan BBM, Berantas Mafia Migas’, ‘Turut Berduka Atas Matinya Keadilan di Indonesia’.

Saat aksi berlangsung, mahasiswa menyempatkan diri berdialog dengan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya serta berdialog dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT.(amr) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:41

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Direktur PT Omsa Medic Bajo Praperadilan Polres Manggarai Barat

Selasa, 2 Mei 2023 - 21:20

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Minggu, 22 Januari 2023 - 21:32

Polisi Berhasil Tangkap Jaringan Ganja Antar Provinsi di Labuan Bajo

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:09

KPU Manggarai Barat Laksanakan Uji Publik Rancangan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Selasa, 13 Desember 2022 - 06:54

Polres Mabar Razia Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo

Senin, 12 Desember 2022 - 08:45

Polisi Amankan 9 Orang Calon TKI dan 1 Orang Perekrut di Labuan Bajo

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:41

Polres Mabar Beri Konseling Psikologis Bagi 3 Anak Korban Pelecehan Seksual dari Ayah Kandung

Kamis, 8 Desember 2022 - 16:50

Operasi Pekat Polres Mabar Sasar Penjual Kembang Api

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi