Home / Tak Berkategori

Dugaan Korupsi Kejati NTT akan Periksa Kepala BNN NTT

- Reporter

Selasa, 2 September 2014 - 21:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alo Dando

Alo Dando

Zonalinenews-Kupang,- Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), kini tidak main-main dalam memberantas tindak pidana korupsi di Provinsi NTT. Untuk itu Kejati NTT berencana akan kembali memanggil, Kepala BNN NTT, Alosius Dando untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi di BNNT NTT tahun 2013 senilai Rp 2, 2 miliar. Kajati NTT, Mangihut Sinaga yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, Selasa  2 September 2014  mengatakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi di BNN NTT akan terus dilakukan oleh tim penyidik.

Alo Dando
Alo Dando

 

Dikatakan Ridwan, dalam kasus dugaan korupsi di BNN NTT, tim penyidik Kejati NTT telah memeriksa sedikitnya 12 orang sebagai saksi diantaranya pemilik Hotel Silvia, Rudolf berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan di Hotel Silvia. “Sejauh ini, tim penyidik sudah memeriksa sedikitnya 12 orang sebagai saksi dalam kasus itu termasuk pemilik Hotel Silvia, Rudolf, “ kata Ridwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Ridwan dalam kasus itu, banyak dilakukan manipulasi dalam kegiatan sosialisasi mengenai bahaya Narkoba. Selain itu, seharusnya proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga namun dikerjakan sendiri oleh Kepala BNN NTT, Alosius Dando.

Ridwan ketika ditanya apakah memiliki rencana untuk kembali memanggil dan memeriksa Kepala BNN NTT, Alosius Dando, dirinya menjelaskan tim penyidik Kejati NTT berencana akan kembali memanggil Alosius Dando untuk diperiksa terkait kasus tersebut. “Tim penyidik Kejati NTT berencana akan kembali panggil Alosius Dando untuk diperiksa terkait beberapa hal yang perlu dijelaskannya, “ kata Ridwan. Dalam kasus itu, lanjutnya, Kejati NTT belum menetapkan siapa yang menajdi tersangka (tsk) karena masih dalam status penyilidikan belum dinaikan statusnya menjadi penyidikan, namun yang jelas perbuatan pidana telah ditemukan dalam proyek itu. (*tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah
Dengan Asas Penundukan Diri, Sengketa Aktivitas Ekonomi Syari,ah untuk Non-Muslim Dapat Diselesaikan di Pengadilan Agama
Ketum DPP PWMOI Tunjuk Andre Lado Bentuk PWMOI Provinsi NTT
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan
Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi
Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT
Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi