Home / Tak Berkategori

Divisi Humas Mabes Polri Siap Gelar Perkara Kasus Kematian Iyek Nanda Saputra

- Reporter

Senin, 13 Juni 2016 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aman Flobamora beserta Ibu kandung Korban Pembunuhan melakukan aksi damai di Depan Mabes Polri

Aman Flobamora beserta Ibu kandung Korban Pembunuhan melakukan aksi damai di Depan Mabes Polri

Aman Flobamora beserta Ibu kandung Korban Pembunuhan melakukan aksi damai di Depan Mabes Polri
Aman Flobamora beserta Ibu kandung Korban Pembunuhan melakukan aksi damai di Depan Mabes Polri

Zonalinenenws- Jakarta, Hadijah Usman didampingi Kristoforus Watu Pati, Koordinator Aliansi Masyarakat Nasional (AMAN) Flobamora dan Martinus Gabriel Goa, Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia Senin 13 Juni 2016,mendatangi Mabes Polri. Kedatangannya dalam bentuk aksi damai ini dengan tujuan  untuk mencari keadilan atas peristiwa kematian anaknya, Iyek Nanda Saputra, yang oleh Polres Sumba Barat dinyatakan sebagai kecelakaan tunggal.

Atas dasar berbagai motif, kesaksian dan hasil otopsi dokter ahli forensik, diketahui bahwa Iyek Nanda Saputra meninggal karena dibunuh. Namun, tidak ada progres dari perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Sumba Barat. Bahkan dalam proses pengusutannya yang berlarut-larut tanpa ujung tersebut, keluarga korban justru sering dimintai sejumlah uang. Baik dengan dalih untuk operasional maupun untuk semua biaya otopsi.

Setelah dua tahun berlalu, terhitung sejak kematian Iyek Nanda Saputra  di 22 Januari 2014, akhirnya Hadijah Usman memutuskan untuk melaporkan pembiaran dan dugaan rekayasa pembunuhan ini ke Jakarta. Baik itu ke Komnas HAM, Ombudsman Republik Indonesia, Kompolnas, dan hari ini Senin 13 Juni 2016 ke Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadijah Usman dan pihak-pihak yang mendampingi, diterima oleh  AKBP Bambang S., Kasubag Yanduan Divhumas Mabes Polri. Kepada Hadijah dan keluarga korban, AKBP Bambang menyampaikan turut berduka yang mendalam atas kematian Iyek Nanda Saputra. Dirinya memastikan bahwa, Divhumas Mabes Polri akan berkoordinasi dengan Wasidik Bareskrim Mabes Polri untuk gelar kasus di Mabes Polri.

Dan untuk mengawal pengusutan kasus kematian ini agar sampai tuntas, dirinya akan berkoordinasi memanggil Kapolda NTT dan Kapolres Sumba Barat untuk hadir dalam gelar perkara di Mabes Polri nantinya.

Sementara itu, Hadijah Usman berharap agar dirinya tak lagi “dipimpong” seperti saat masih di Sumba. Dimana kasus kematiannya menjadi oper-operan antara Lantas dan Rekrim. Dirinya berharap penuh, semoga masih ada keadilan di negeri ini buat mereka yang jauh dari pusat kekuasaan.

“Saya tidak meminta para pembunuh anak saya untuk turut dibunuh juga. Saya hanya minta, berilah keadilan hukum dan stop sudah kebohongan terhadap rakyat kecil seperti kami ini. Di Sumba, ada begitu banyak kasus pembunuhan. Aparat mungkin bisa dibayar. Tapi tidak untuk saya. Walaupun orang kecil, saya tetap akan cari terus keadilan itu, kemanapun,” kata Hadijah Usman, wanita berusia lima puluhan ini, di sela-sela tangisnya.

Di waktu bersamaan, pimpinan AMAN Flobamora dan PADMA Indonesia sesuara menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini. Dan berharap agar Mabes Polri bisa segera melihat NTT yang sedang dipenuhi berbagai kasus.

“Kami akan terus kawal ini. Keadilan harus ditegakan, sekalipun langit runtuh,” tegas Kristoforus .(*Hancel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Ketua DPD PKS Alor Klarifikasi Isu Caleg DPRD Partainya Terlibat Politik Uang di Kabola
DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dede Kusdinar Caleg Gerindra Sementara Raih Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Pj. Bupati Garut Lanching 4 Proyek Infrastrukturnya Jalan
Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Bersinergi Komsos Dengan Warga
Tim Pemenangan Dede Kusdinar Doa Bersama atas Kemenangan Suara Terbanyak di Dapil Jabar 14
Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00

Ketua DPD PKS Alor Klarifikasi Isu Caleg DPRD Partainya Terlibat Politik Uang di Kabola

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Senin, 19 Februari 2024 - 21:42

Begini Kata Warga Saat Disambangi Babinsa Serka Charlens Mali

Senin, 19 Februari 2024 - 17:58

Keluarga Almarhum Roy Bolle Minta Ketua PN Kupang Ganti Majelis Hakim Ketua Florence Katerina

Senin, 19 Februari 2024 - 13:00

Tahapan Pemilu Masih Berlangsung, Tokoh Agama di TTS Imbau Warga Jaga Kamtinmas

Sabtu, 17 Februari 2024 - 21:05

Keluarga Korban Akan Terus Kawal Proses Sidang Terdakwa Teny Konay Cs

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:48

NasDem Berpeluang Rebut Palu Ketua DPRD Kota Kupang dari PDI Perjuangan

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:10

Mobil Pengangkut Logistik Rusak, Anggota Kodim Alor Pikul Kotak Suara ke TPS

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi