Disperindag NTT Musnahkan 35 Jenis Produk Expired

- Reporter

Senin, 11 Agustus 2014 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang. Pemerintah Propinsi NTT melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (disperindag) NTT, Senin 11 Agustus 2014 pukul 10.00 wita melakukan pemusnahan 35 jenis barang kadalawarsa (Experid)  berupa produk makan , minuman , obat –obatan serta kosmetik. Barang barang  expiride tersebut  berhasil diamankan, oleh Disperindag NTT pada oparsi penertiban yang dilakukan pada tanggal 21-23 Juli 2014 lalu menjelang perayaan Lebaran Idul Fitri 1345 Hijriah.

Dispeindag NTT musnahkan 35 produk expired

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perindag  NTT, Bruno Kupok pada kesempatan tersebut menjelaskan , pihaknya melakukan pengawas  tersebut berdarsarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 perlindungan terhadapa komsumen , banyak produk , makan dan minun , obat-obatan yang yang sudah kadalawarsa beredar di Kota kupang dan NTT , sehingga sebagai pemerintah  yang berkompenten  pihaknya melakukan  pengawasan serta  berkoordanasi dengan tim  Balai Pengawasan Obat (POM) NTT, Polda NTT, serta Disperindag Kota Kupang untuk bersama pada tanggal 21-23 Juli 2014 lalu melakukan operasi di 48 Toko dan Kios di Kota Kupang.

Dalam Opersi tersebut menurut Bruno, dari 48 toko dan kios di kota kupang yang didatangi , tim  menemukan di 16 toko dan kios ditemukan produk kadalawarsa sehingga pihaknaya melakukan penyitaan barang –barang expired ,  dan pemilik toko dan kios tersebut pihaknya melakukan pembinaan.

“Para pemilik Toko dan Kios kami panggil ke kantor untu dilakukan pembinaan , karena produk-produk yang dijual bila sudah kadalawarsa akan berakit mdemngacan keselamant konsumen,” jelas Bruno.

Bronu Menambahkan, operasi penertiban barang-barang expired  dilakukan pihak bukan saja pada bulan bertepatan perayaaan hari besar keagamaan saja, melaikan operasi seperti ini akan rutin dilakukan , sehingga  dengan operasi ini diharapkan meminimalisir beredarnya produk expired di pasar, agar konsumen terlindungi  karena pemerintah berkewajiban melundingi konsumen dengan cara melakukan pengawasan yang ketat.(*rusdy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi