Dirut PDAM Kabupaten Kupang Tidak Gentar Dengan Walikota Kupang

- Reporter

Jumat, 22 Agustus 2014 - 00:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PDAM Kabupaten Kupang

Dirut PDAM Kabupaten Kupang

Zonalinenews – Kupang, Direktur Utama (Dirut) Perusaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Otemoesoe tidak pernah gentar dengan ancaman Walikoto Kupang Jonas Salean beberapa Waktu lalu di media yang menyatakan, akan memutuskan ijin air bawah tanah, dan air permukaan milik PDAM kabupaten Kupang yang berada di Kota Kupang. Apabila PDAM kabupaten Kupang tidak mau bekerja sama dalam  mendistribusi air bersih untuk masyarakat Kota Kupang yang sudah berjalan selama ini.

Dirut PDAM Kabupaten Kupang
Dirut PDAM Kabupaten Kupang

“Itu semua terserah Walikota Kupang. Pasalnya, yang susah nantinya masyarakat Kota Kupang sendiri. “Kata Dirut PDAM Kabupaten Kupang Johanis Otemoesoe kepada wartawan, 16 agustus 2014, Jam 10.30 Wita di ruang kerjanya.

Menurutnya, sekian besar pelangan PDAM Kabupaten Kupang adalah masyarakat Kota Kupang, jadi apabila apa bila Walikota Kupang ingin putuskan ijin kita nantinya yang akan susah juga masyarakat Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, secara mekanisme semua sudah diserahkan kepada Gubernur, dan secara etika kita sudah membuka diri untuk memberi secara cuma – cuma dengan harga 300 rupiah, dari permintaan Kota Kupang sebesar 1000 rupiah. “Apa bila Pemerintahan Kota Kupang meminta 1000 rupiah perkubik, maka Kota Kupang harus melakukan pendampingan terhadap PDAM Kabupaten Kupang. Polemik ini sebenarnya tidak ada dasar sama karena semua ini kita yang menangungnya dari pengelolaan, kebocoran, operasional hingga ke pelanggan, masalah ini kedua tim teknis belum bertemu,  “Tegasnya.

Ia menegaskan, apa bila pemerintah Kota Kupang menginginkan barang orang, harus datang bicara secara baik – baik karena ini hak milik kita. “Di NKRI ini tidak pernah melarang untuk orang berusaha. “Apa bila Pemerintah siap 650 Miliar kita siap angkat kaki, jangan hanya datang dan mau ambil aset kita dengan gratis saja. Saat PDAM dalam malah penuh hutang dulu kenapa tidak ada yang berniat seperti sekarang ini, ketika sekarang PDAM ini sudah sehat banyak omset semua pada ribut untuk ingin memiliki, “Ungkapnya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Jumat, 5 April 2024 - 00:34

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Tinjau Pelayan di Puskesmas Induk Oepoi

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi