Home / Tak Berkategori

Diduga Rugikan Negara, Ini Data Jembatan Alolonggo Riung Ngada

- Reporter

Selasa, 28 Juni 2016 - 09:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Alolonggo Riung Ngada

Jembatan Alolonggo Riung Ngada

Jembatan Alolonggo Riung Ngada
Jembatan Alolonggo Riung Ngada

Zonalinenews-Ngada, Penanganan Scandal Pembangunan Jembatan Alolonggo di Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, Flores-NTT terkesan menampar wajah hukum. Pasalnya, scandal ini pernah ditangani Unit Tipikor Polres Ngada namun diam begitu saja.

Dihimpun media ini, pelaksana kerja Jembatan Alolonggo Riung adalah PT. Pesona Permai Indah KSO PT. Pesona Karya Bersama dengan kontrak Nomor 630/PU/PPK/JBT – DPIPD/574/09/2010, Tanggal 09 September 2010, SPMK Nomor : 630/PU/PPK/JBT– DPIPD/583/09/2010, Tanggal 9 September 2010.

Dikabarkan sebelumnya, Jembatan Alolonggo dikerjakan dengan sumber dana Penguatan Infrastruktur dan Prasarana Daerah (DPIPD) yang dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Penyempurnaan (DPPA) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada Tahun Anggaran 2010, Nomor : 1.03.01/02/07/2010, tanggal 19 Juli 2010, Kode Rekening: 1.03.01.15.05.5.2.3.22.03. Bernilai kontrak Rp. 2.339.557.000,00 (Dua Millyar Tiga Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkuman media ini, pembangunan Jembatan Alolonggo Riung dilaksanakan dengan Adendum kontrak nomor : ADD.II/630/PU/PPK/JBT–DPIPD/1070.2/12/2010, Tanggal 12 Desember 2010. Diteruskan dengan kontrak lanjutan 630/PU/PPK/BM/Kontrak–L/18/02/2011, Tanggal 23 Pebruari 2011. Sumber advokasi Bajawa Online mengungkapkan, proses administrasi tertera berita acara Penyerahan Pekerjaan Tahap I (PHO) nomor: 630/PU/PPK/JBT– DPIPD/209/08/2011, Tanggal 4 Agustus 2011 dengan Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada T.A 2010, inisial (MY), (TS), bersama Pejabat Pembuat Komitmen (KP) dan ketua panitia pengadaan barang dan jasa (YL).

Sementaraitu berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada Nomor: 620/KEP/PU/337.B/07/2010 Tanggal 20 Juli 2010, menyebutkan Pengawas Teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada berinisial (AKD). Sedangkan berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen, nomor : 620/PU/PPK/PJ-JBT-DPIPD/617.a/09/2010, Tanggal 16 September 2010, Ketua Panitia Peneliti Kontrak dan Penerima Hasil Pekerjaan dibawah kendali (HSM).

Temuan penelusuran media ini mengungkapkan, setelah dilaksanakan serah terima pekerjaan tahap I (PHO) 100% oleh Pejabat Pembuat Komitmen pada tanggal 4 Agustus 2011 dan dilakukan pembayaran 100% berdasarkan Berita Acara Pembayaran nomor : BAP/PU – PJBT/07/08/2011 (Selasa, 23/8/2011) yang ditandatangani Pihak Pertama Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2011 dengan Pihak Kedua Direktur Pesona Permai Indah KSO PT. Pesona Karya Bersama pekerjaan pembangunan Jembatan Alolonggo dengan Panjang 20,80 meter Ruas Soronggalung – Ranging – Alolonggo – Alokolang di Kecamatan Riung Kabupaten Ngada tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat disebabkan pekerjaan tersebut diduga gagal konstruksi.

Sumber lapangan menerangkan, secara kuantitas panjang jembatan sesuai fakta tidak sesuai dengan target kontrak yaitu target 20,80 meter, fakta lapangan hanya berukuran sekitar sepanjang 18,4 meter. Sementaraitu terjadinya penurunan balok struktur bentangan jembatan menyebabkan jembatan lengkung mencapai ±15 cm yang kemungkinan besar akan patah jika dilewati beban kendaraan. Tidak sebatas itu, fakta lapangan juga terlihat tulangan besi pada balok beton tersebut sudah berada diluar bungkusan beton bersama pondasi abudmen bangunan jembatan, pasangan abudmen sudah tergantung diatas permukaan kali akibat.

Sejumlah Warga Riung Ngada pemukiman sekitar Jembatan Alolonggo menduga Fondasi tidak digali dalam, terkesan langsung dikerjakan diatas permukaan tanah kali atau kedalaman pondasi terukur sekitar 19 cm. Warga juga menyaksikan adanya upaya perbaikan tetapi tidak menjawab keraguan warga. Jek, warga setempat menuturkan, upaya penghalusan coran beton yang retak dan patah dan dilakukan acian serta plesteran menutupi keretakan yang ada, justru memberi keraguan yang semakin besar untuk warga masyarakat.

Pantauan Zonalinenews, tiang lening yang berjumlah 22 buah semuanya telah rusak, semntaraitu tiang pengaman dipasang bervariasi dengan jarak sekitar 1,16 meter, 2 meter dan 2,7 meter, bahkan ada yang berjarak 3 meter.

Ditemui terpisah, Ismail Samaneli, warga setempat mengungapkan, masyarakat sangat kecewa dengan kinerja kontraktor maupun pemerintah, karena semenjak bangunan jembatan selesai dikerjakan masyarakat tidak dapat menggunakan jembatan tersebut akibat jembatan tersebut gagal konstruksi.

“Padahal harapan kami masyarakat dengan dikerjakannya jembatan ini, kemudahan transportasi dapat lebih mudah dan masyarakat terbantu”, ujarnya. Ditambahkan, selama pekerjaan jembatan, material pekerjaan diambil langsung di lokasi pembangunan jembatan secara geratis, baik batu maupun pasir tanpa ada kontribusi langsung kepada masyarakat sekitar. Demikian hal papan informasi atau papan nama proyek juga tidak diletakan di lokasi pekerjaan agar masyarakat dapat mendapatkan informasi” tandas warga.

Hingga kabar ini diturunkan, masyarakat telah berupaya melaporkan peristiwa ini mulai dari pemerintah tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten hingga Aparat Penegak Hukum, Kejaksaan maupun Kepolisian, namun pihak-pihak terkait hanya datang memeriksa dan mengambil gambar kondisi jembatan tanpa ada tindak lanjut. (*wrn)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Petugas Medis IGD RSUD Menia Sabu Raijua Kelelahan Saat Kerja Viral di Media Sosial
Hari Ini, Sebanyak 428 Siswa di Kota Kupang Ikut UN Paket C
Survey Elektabilitas SEMOI George Hadjoh Ungguli Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean
Jonas Salean : Golkar – Hanura Sepakat Bangun Koalisi di Pilkada Kota Kupang
44 WNA Bangladesh dan Myanmar Yang Terdampar di Rote Ndao Dievakuasi ke Rudenim Kupang
Pemprov NTT Serahkan SK Gubernur NTT kepada 1.443 Pegawai PPPK Guru Tahun 2024
Jumat Curhat Bersama Warga, Narkoba dan Tawuran Jadi Perhatian Kapolres Metro Jakarta Pusat
Cegah Paham Radikal dan Terorisme, BNPT – FKPT NTT Gelar Kegiatan Camping Keberagaman
Dapat Dukungan PDI Perjuangan dan PAN, Lusia Adinda Terus Bangun Komunikasi Dengan Parpor Lain
Polda Metro Jaya Gagalkan Transaksi Narkoba di Tangsel, Polisi Sita 45 Kg Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:41

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Direktur PT Omsa Medic Bajo Praperadilan Polres Manggarai Barat

Selasa, 2 Mei 2023 - 21:20

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Minggu, 22 Januari 2023 - 21:32

Polisi Berhasil Tangkap Jaringan Ganja Antar Provinsi di Labuan Bajo

Kamis, 15 Desember 2022 - 07:09

KPU Manggarai Barat Laksanakan Uji Publik Rancangan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Selasa, 13 Desember 2022 - 06:54

Polres Mabar Razia Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo

Senin, 12 Desember 2022 - 08:45

Polisi Amankan 9 Orang Calon TKI dan 1 Orang Perekrut di Labuan Bajo

Sabtu, 10 Desember 2022 - 11:41

Polres Mabar Beri Konseling Psikologis Bagi 3 Anak Korban Pelecehan Seksual dari Ayah Kandung

Kamis, 8 Desember 2022 - 16:50

Operasi Pekat Polres Mabar Sasar Penjual Kembang Api

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi