Diduga Ada Jaringan Mafia SK Bupati Kupang di BKD

- Reporter

Jumat, 7 November 2014 - 00:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidak di lakukan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki  di kantor BKD untuk mengecek SK yang didisposisikannya  ke di proses atau tidak

Sidak di lakukan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki di kantor BKD untuk mengecek SK yang didisposisikannya ke di proses atau tidak

Media Group : Zonalinenews, Erende Post, – Oelamasi, Diduga ada jaringan mafia pengurusan SK mutasi dan surat – surat lainnya di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT),  Bupati Titu Eki melakukan sidak mendadak di dua SKPD. Kamis 6 November 2014, 11.30 wita.

Sidak di lakukan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki  di kantor BKD untuk mengecek SK yang didisposisikannya  ke di proses atau tidak
Sidak di lakukan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki di kantor BKD untuk mengecek SK yang didisposisikannya ke di proses atau tidak

 

Menurutnya, sidak dilakukan secara tiba – tiba karena adanya informasi di  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kupang sering terjadinya kehilangan  SK mutasi yang sudah di disposisikan dari Bupati, dan pada Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (PPO) Kabuputen Kupang juga sering terjadi hal yang sama. “Hasil sidak hari ini di dua SKPD pada BKD kedapatan ada dua SK mutasi milik J Taga Doko dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang dan Oni L dari Sat Pol PP Kabupaten Kupang, yang sudah saya tandatanggan dan disposisi ke BKD, tapi kenyataannya mana tidak ada yang di kerjakan untuk meneruskan disposisi saya, dan pada dinas PPO SK mutasi milik Kepala Sekolah SD Noelbaki yang sudah saya disposisi ke BKD dan untuk dibawa ke dinas PPO dan harus di antar ke sekolah tersebut itu pun tidaka ada sama sekeli di dalam tanda terima masuk buku surat – surat, kejadian ini memang  sangat aneh, “Katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, kejadia seperti ini bukan baru kali ini tetapi sudah berulang – ulang kali SK mutasi yang saya disposisikan itu hilang. “Saya sangat tahu ini permainan siapa, semua ini permainan bukan dari tingkat kelapa dinas tetapi permainan dari tingkat bawa, ada kepentingan saling menjatuhkan dan ingin mendapat jabatan. Sebelum saya melakukan sidak, saya sudah menaruh mata – mata untuk melakukan pemantauan maka dari itu sidak ini bisa mendapatkan bukti, “Ungkapnya.

Permainan untuk menhilangkan SK mutasi  lanjutnya, terdapat di semua SKPD se – Kabupaten Kupang ini dengan gaya mainnya yang sama, maka dari itu apa bila para Kepala Dinas di setiap SKPD kalau bodoh – bodoh maka tidak pernah mengetahui permainan ini. “Yang sering terjadi bukan hanya hilangnya SK mutasi, tetapi ada surat – surat dari masyarakat juga yang sudah saya disposisikan ke dinas tersebut, “Ujarnya.

Ia mengatakan, terkait dengan  dua surat yang ada pada SKPD ini sudah pernah saya bertanya keberadaan surat tersebut ke kepala dinas, tetapi jawaban dari kepala dinas sendiri baru mau mengecek kebawahannya. “Surat yang ada dalam ruangan saya semuanya itu saya sudah disposisi ke dinas, tetapi mereka selalu beralasan surat tersebut masih berada di meja Bupati. Terkait dengan dua SKPD ini saya sudah mengacam Kepala BKD dan kepala dinas PPO.

Contohnya sekarang saya melaukan sidak ditemukan ada surat masuk sejak 7 Oktober 2014, dan karena ketakutan baru staf membuat surat untuk di tandatanggani oleh Kepala dinas PPO, berarti selama satu bulan ini mereka melakukan apa saja. sedangkan pada BKD hilangnya SK mutasi sudah saya teliti dari meja ke meja itu hilang, sedangkan saya sendiri sudah disposisi ke BKD ini sudah sejak satu bulan lebih. Dan ini sering terjadi ada SK yang hilang nantinya bisa muncul lagi SK yang baru “Paparnya.

Ia menegaskan, hampir di setiap SKPD ada jaringan mafia ini, jaringan ini sudah di bangun secara sistimatis, walau pun sudah di lakukan pengawasan oleh kepala dinas. “Sidak ini saya lakukan ini  dalam rangka mutasi mendatang. Mutasi yang akan datang saya akan membuat banyak pegawai yang di non jobkan. Saya akan melakukan non job silahkan saja ribut, hal ini yang sudah jadi komitmen pada diri saya, “Tegasnya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi