Di Ende, KB Masih di Pandang Hanya Sebatas Memasang Alat Kontrasepsi

- Reporter

Rabu, 22 November 2017 - 11:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KB

KB

KB
KB

Zonalinenews-Ende,- Jumlah pasangan usia subur (PUS) di Kabupaten Ende per oktober 2017 sebanyak 34.056 pasang. Namun yang menjadi peserta aktif keluarga berencana sebanyak 20.097 pasang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Ende Dahlan, S.Si megatakan hal itu kepada media ini diruang kerjanya, Kamis 16 November 2017.

Dahlan merincikan, untuk pasangan aktif yang tidak melakukan KB ulang (DO) sebanyak 2.928 pasang. Selain itu pasangan yang belum mengikuti KB sama sekali (Amnetnit) sebanyak 8.715 pasang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih banyaknya pasangan yang DO dan Amnetnit disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut diantaranya masih kurangnya jumlah bidan yang ada di setiap desa, pasangan yang melakukan migrasi, kurangnya temaga PLKB, dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti KB.

Menurut Dahlan, umumnya dalam melaksanakan kegiatan KB membutuhkan bidan. Namun jumlah bidan sangat terbatas sehingga menyebabkan angka peserta KB yang DO meningkat.

” Kalau setiap desa ada satu orang bidan, maka akan mengurangi angka peserta KB yang DO,” ungkapnya.

Dahlan memambahkan, Kabupaten Ende masih kekurangan PLKB. Saat ini hanya memiliki 40 orang PLKB yang bertugas di 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Ende.

” Padahal idelanya satu orang PLKB melayani 2 desa. Dengan PLKB yang ada kita masih membutuhkan 100 lebih orang PLKB,” ujarnya.

Selain itu lanjut Dahlan, kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB yang diprogramkan oleh pemerintah masih sangat rendah.

Menurutnya, masyarakat masih melihat program KB hanya sebatas memasang alat kontrasepsi. Padahal KB adalah upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Saat ini DPPKB Kabupaten Ende tambah Dahlan, terus melakukan advokasi dan sosialisasi KKBPK. Selain itu DPPKB Kabupaten Ende juga akan melakukan pendataan terhadap PUS dengan pelayanan by name by adres.(*Tommy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader Posyandu di Desa Nadawawi Terima 5 Unit Antropometri
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
Kedubes Jepang Untuk Indonesia Hibah Bantuan Alkes di Rumah Sakit Cancar
HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Manggarai Gelar Donor Darah
Dapur Kelor Sosialisasi Pengolahan Daun Kelor Menggunakan Metode Mesin Pengering di Kodim 1624 Flotim
Pastikan Kenyamanan Penunpang, Babinsa Pantau Pelabuhan Laut Lembata
Polres Merto Jakarta Pusat Berhasil Tangkap Sindikat Jaringan Sabu Kualitas Terbaik
Dijuluki Tingkat Kemiskinan Ekstrim, Presiden Jokowi Kunker ke NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Kupang

DPW MOI NTT Gandeng IKIF Gelar Pelatihan Jurnalistik

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:55

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi