Dari Pelatih Bola menjadi Pelatih Rohani Umat

- Reporter

Jumat, 30 Mei 2014 - 23:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang ,- Jumat Pagi 30 Mei 2014  tepat pukul 08.00 wita sebanyak 15 Calon  Pastor (diakon) di Tabiskan di Seminari Tinggi  St. Mikhael  Kupang . Salah satu Diakon Kristoforus Yohanes Dhae .Pr.

diakon iston

Diakon Kristoforus Yohanes Dhae

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasai acara pentabiskan mengatakan dirinya sangat senang dan bersyukur atas panggilan menjadi seorang calon imam atau pastor. ”Dari seorang  pelatih bola menjadi Pelatih rohani umat , Jangan takut (lukas 2:30), “ Sabda Yesus inilah yang menjadi pedoman sekaligus motto Diakon Kristoforus Yohanes Dhae.

Lebih lanjut dikatakanya selama menjalani panggilan hidup pemuda kelahiran 21 Juni 1984 menjalaskan masih banyak rintangan dan tantangan yang di alami, untuk itu dirinya  selalu berpegang kuat pada sabda-Nya ”jangan takut”. Jelas Anak ke 3  dari 7 bersaudara Pasangan Hermanus Dombo dan Emerensiana Bheja.

Ia menambhakan sejak kecil dirinya ingin  menjadi seorang imam , namum ketika ia duduk di bangku kelas 3 SMA,  dirinya masih berada dalam keragu-raguan,  apakah dirinya bisa  masuk seminari KPA atau memilih kuliah di luar. “ Sikap hati mendua ini di karenakan oleh hobby-Nya, sepak bola. Ia pun memilih sepak bola dan bergabung pada salah satu klub di kabupaten Ende. Sambil menekuni sepak bola kaki, dirnya  kuliah  di universitas flores-ende selama setengah semester, “ ujarnya.

Dikatakan Diakon Kristoforus Yohanes,  kekuatan dari suara Tuhan rupanya melebihi segalanya.  Sehingga akhirnya dirinya memutuskan untuk menjadi seorang imam dan masuklah  seminari kelas persiapan atas (KPA) St.Paulus-Mataloko.

“Waktu itu saya bertemu dengan seorang Romo dari Ordo Carmel.(Rm Kristian Han, O.Carm di Ende. Saya sangat tertarik dan tersanjung pada kehidupan beliau,  ketika kami berbincang  seputar kehidupan seminari, Romo Kristian  mengajak saya untuk masuk seminari dan menjadi seorang imam. Akhirnya dengan pertimbangan matang dan kemauan sendiri,saya pun melamar ke seminari KPA. Saya lulus dan di terima. Selama setahun saya di sana, saya membuat dan mengirim lamaran ke Keuskupan Weetebula.  “ Puji Tuhan,saya di terima menjadi seorang calon imam projo keuskupan weetebula.,” Kata  Diakon Kristoforus Yohanes Dhae. (*micky).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siswi SD Kupang Montessori School Chintya Nalle Runner UP II Mini Miss Star Global Indonesia 2023
Bawa 8 Lagu, Andmesh Kamaleng Kembali Hibur Warga Kota Kupang 
Nadin Amizah Hipnotis Ribuan Penonton di Kota Kupang Dengan Lagu Rayuan Perempuan Gila
Jejak Rekam Tokoh KH. Prof. Dr. Nasaruddin Umar
Sikap Rendah Hati, Kapolsek Metro Setiabudi Cium Tangan Warga Disabilitas
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Mengenang Hari Arwah Masyarakat Desa Lewolaga Siarah Ke Pemakaman Umum
Putra Kota Ende Naikan Bonus Per Gol Untuk Laga Final ETMC Lembata
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 15:24

Pilkada Kota Kupang, DPD NasDem Kota Kupang Tunggu Hasil Survei, Ada 5 Bakal Calon Wali Kota

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:40

3 Terdakwa Kasus Korupsi Talud di Flotim Divonis 1 Tahun Penjara

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:29

Massa Aksi Duduki Kantor Pengadilan Negeri Kupang

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:17

PAM Pilkada 2024, Kodim 1604 Kupang Terjunkan Sebanyak 200 Personil

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi