Council Questioned the Budget Absorption Did not Reach Target

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2014 - 00:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Oelamasi. Kupang district parliament asked government’s explanation for the budget items related the absorption in a number of work units (SKPD) that did not reach the target on Fiscal Year of 2013.

5619

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

It was delivered by Hanura faction member who also as vice chairman of the parliament Kupang, Anthon M. Natun, when contacted by Zanalinenews on Sunday 12 january 2014.

According to him, the budget which did not reach the intended target is from Local Revenue realization Rp 36,420,417,749.89 or 70.50% of the target of Rp 51,660,548,300, – then heading to Fund Balance budget of Rp 525 683 773 445, – or 83.44% of the target of Rp 630 019 397 935, – which consists of post of tax profit sharing or for the realization of non-tax revenue of Rp 11,732,657,445, – or 72.35% of the target of Rp 16,216,400,935, – Next is heading DAU realization of Rp 490 258 439 000, – or 91.67% of the target of Rp 534,827,445, – and post the realization of the Special Allocation Fund of Rp. 23,692,677,000, – or 30% of the target set Rp 78 975 .590.000, – as well as other post-Budget Section other lawful income, the realization of Rp 53,619,075,765, – or 70.51% of the target of Rp 76,046,922,637,

“We saw the ineffectiveness of this realization led to the absorption of society’s expectations and they all are not accommodated well”, obviously Anthon.

Anton said that SKPD was not seriously in making decision for budget management. For that Hanura Fraction continues to remain Kupang Regent to take decisive action to the SKPD, if there still no change then government need to make reconstitution.

Regent of Kupang, Ayub Titu Eki, who contacted separately associated with the request of Hanura Fraction, revealed that the DAK and Fund Balance on December 2013 has reached the target, except the regional budget that have not reached the target, whereas for other parts of legitimate income, are still in the process of calculation. Ayub also admitted that these problems are caused by the slow establishment of technical instructions or guidelines of DAK in every post. (*rudolf)

 

Indonesian Version

 

Dewan pertanyakan penyerapan anggaran yang tidak capai Target
Zonalinenews-Oelamasi. DPRD Kabupaten Kupang meminta penjelasan Pemerintah terkait penyerapan pos anggaran di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak mencapai target pada Tahun Anggaran (TA) 2013. Ini disampaikan anggota Fraksi Partai Hanura yang sekaligus adalah Wakil ketua DPRD Kabupaten Kupang, Anthon M. Natun, saat dihubungi Zanolinenews Minggu 12 january 2014.

Menurutnya,  pos anggaran yang tidak mencapai target dimaksud adalah pada pos Pendapatan Asli Daerah yang realisasinya sebesar Rp 36.420.417.749,89 atau 70,50% dari target Rp 51.660.548.300,- Kemudian pos anggaran untuk Dana Perimbangan sebesar Rp 525.683.773.445,- atau 83,44% dari target Rp 630.019.397.935,- yang terdiri dari pos bagi hasil pajak atau bagi hasil bukan pajak yang realisasinya sebesar Rp 11.732.657.445,- atau 72,35% dari target Rp 16.216.400.935,- Selanjutnya adalah pos Dana Alokasi Umum yang realisasinya sebesar Rp 490.258.439.000,- atau 91,67% dari target Rp 534.827.445,- dan pos Dana Alokasi Khusus yang realisasi sebesar Rp 23.692.677.000,- atau 30% dari target yang dipatok sebelumnya sebesar Rp 78.975.590.000,- serta pos Anggaran Bagian lain-lain pendapatan yang sah, realisasinya sebesar Rp 53.619.075.765,- atau 70,51% dari target Rp 76.046.922.637,-

“Kami melihat ketidakefektifan penyerapan realisasi anggaran ini menyebabkan harapan-harapan masyarakat dan kita semua tidak terakomodir dengan baik”, jelas Anthon.

Anton menyampaikan bahwa pihaknya melihat pihak SKPD masih lamban mengambil keputusan dalam pengelolaan anggaran. Untuk itu Fraksi Hanura terus mendorong Bupati Kupang untuk berani mengambil tindakan tegas kepada para pimpinan SKPD, bila dirasa tidak mampu mengelola anggaran dalam pelayanan publik maka restrukturisasi perlu dilakukan tanpa harus berpikir tentang aspek hubungan kekeluargaan dalam pengelolaan program dan lain-lain.

Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, yang dihubungi secara terpisah terkait dengan permintaan Fraksi Hanura tersebut menyampaikan, realisasi penerimaan untuk DAK dan Dana Perimbangan pada Desember 2013 telah mencapai target. kecuali retribusi daerah yang belum mencapai target, sedangkan untuk bagian lain-lain pendapatan daerah yang sah, masih dalam proses perhitungan.

Ayub mengakui, untuk pengelolaan DAK TA 2013, secara keseluruhan mengalami keterlambatan penyerapan anggaran yang disebabkan karena lambannya penetapan petunjuk teknis atau petunjuk pelaksanaan DAK di masing-masing bidang dari kementerian teknis. (*rudolf)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jane Natalia Suryanto: Menang Tidak Menang Terus Melayani Masyarakat
Zulfikli Hasan: Prabowo Gibran Tidak Ada Lawan dan Akan Menang Mutlak
Perhimpunan Rakyat Progresif Ajak Kaum Milenial Untuk Berpolitik Cerdas
PAN Sabu Raijua Target Raih Satu Fraksi
Daftar Bacaleg Partai Nasdem Ingin Rebut Kursi Ketua DPRD NTT
Marthen Dira Tome Dinilai Layak Pimpin Provinsi NTT
Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019, AHY Minta Jangan Terulang Lagi
Penuhi Panggilan Jaksa, Sekda Flotim Langsung Ditahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 15:24

Pilkada Kota Kupang, DPD NasDem Kota Kupang Tunggu Hasil Survei, Ada 5 Bakal Calon Wali Kota

Selasa, 16 April 2024 - 20:24

Target 30-45 Ribu KTP, Djainudin Lonek Yakin Lolos Pintu Independen di Pilkada Kota Kupang

Selasa, 16 April 2024 - 17:45

Usai Rakerwil Perdana, Forum Pemuda NTT Rencana Mendirikan Koperasi

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:40

3 Terdakwa Kasus Korupsi Talud di Flotim Divonis 1 Tahun Penjara

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:29

Massa Aksi Duduki Kantor Pengadilan Negeri Kupang

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:17

PAM Pilkada 2024, Kodim 1604 Kupang Terjunkan Sebanyak 200 Personil

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi