Cegah Kemacetan Jalan Sumatera Fatubesi Akan Dijadikan Satu Jalur

- Reporter

Senin, 8 September 2014 - 21:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perhubungan Kota Kupang

Kadis Perhubungan Kota Kupang

Zonalinenews – Kupang, Hasil analisis kerja mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Nusa Tengga Timur (NTT) tentang arus lalu lintas di kota kupang adalah peningkatan kendaraan yang begitu pesat hingga menimbulkan kemacetan di beberapa titik jalan di Kota Kupang, serta pengunaan 2 jalur kendaraan membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang kerja Keras untuk mengsosilisasikan kepada warga Kota Kupang agar bisa menerima jalur baru yang akan di lewati kendaraan roda dua maupun roda empat. “Dishub Kota Kupang saat ini sudah melakukan rapat bersama Lurah Kelurahan Fatubisi, PD Pasar, Tata Kota para, Sat Pol PP, seluruh Rt, Rw dan masyarakat Kelurahan Fatubesi, “Demikian di sampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Yogerens Leka kepada wartawan, Senin 8 September 2014, Jam 12.30 Wita di gedung DPRD Kota Kupang.

Kadis Perhubungan Kota Kupang
Kadis Perhubungan Kota Kupang

Leka mengatakan , hasil Konsep dan analisis dari mahasiswa undana yang mengunakan  konsep satu jalur ini di mulai diterapkan  dari jalan sumatera kelurahan Fatubeisi. Bagi kendaraan ingin masuk ke pasar oeba Kelurahan Fatubesi harus melalui jalan masuk dari tempat permandian air oeba, sedangkan yang keluar dari pasar oeba harus keluar dari depan dieler Yamaha Fatubesi, dan tidak di perbolehkan untuk melawan jalur sehingga pada jam – jam ramai tidak berdapak kemacetan.

“Hasil rapat sementara menyimpukan dalam waktu dekat Dishub, bersama beberapa dinas yang berkaitan akan tulurun ke lokasi pasar oeba untuk melakukan penertiban  terhadap pedagan – pedang yang berjualan di badan jalan, “Katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, saat ini konsep mahasiswa Undana masih dalam proses  pembenahan untuk mencegah kemacetan baru diawali dari jalan sumatera hingga pertigaan strat A saja, apabila ini sudah selesai baru kita lakukan pembenahan di beberapa titik rawan macet di Kota Kupang ini.

“Bagi kendaraan  yang melangar peraturan atau tidak menataati peraturan lalulintas yang sudah kita buat, kita akan langsung melakukan proses hukum hingga sampai ke pengadilan sehingga ada efek jerah. Kita mengakui sejauh ini bagi yang melangar aturan itu kita hanya memberikan pembinaan saja, tetapi sudah saatnya untuk kita menegaskan aturan dengan sebaik mungkin, “Ungkapnya. (*hayer)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi