Butuh SDM Dalam Sukseskan Gemala

- Reporter

Rabu, 2 Juli 2014 - 03:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonalinenews-Kupang-,Gerakan Masuk Laut (Gemala) sebuah aksi yang digagas oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk membangun ekonomi kerakyatan dari sektor kelautan, kampanye gemala terus dikumandangkan diberbagai daerah di NTT, sehingga berbagi pihak turut mendukung hal tersebut,dengan demikian sektor kelautan menjadi potensi unggulan di daerah ini.

frans lebu raya

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengelola kelautan melalui Gemala harus membutuhkan aspek -aspek pendukung seprti Sumber Daya Manusi(SDM), fasilitas yang baik seperti kapal-kapal tangkap yang memadai, serta fasilitas pendukung lainnya,demikian kata Kepala Syabandar NTT, Tisno Sucahyo,diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Provinsi NTT,daerah yang memiliki luas laut yang sangat menggembirakan serat potensi menjanjikan,sehingga untuk menggali hasil laut membutuhkan nelayan yang profesional,”untuk masuk laut paling tidak nelayan harus dibekali dengan pengetahuan tentang situasi laut dan memahami kapasitas muatan kapal yang digunakan.”sambung Tisno.

Dalam mendukung program pemerintah daerah pihak syabandar cabang NTT  siap memberikan pelatihan terhadap masyarakat nelayan NTT sehingga dalam melaut tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,untuk itu pihak syabandar melakukan kerjasama dengan berbagai lintas sektor seperti Badan Meteorologi dan Geofisika(BMG)untuk mengetahui keadan soal cuaca dilaut.

Disinggung soal sering terjadinya kecelakan dilaut seperti tenggelamnya kapal nelayan,dirinya menjelaskan hal ini terjadi karena ada dua kemungkinan yakni peristiwa alam juga kapasitas muatan kapal yang mungkin berlebihan,oleh karena itu pihaknya tetap memberikan sosialisai tentang bagaimana cara melaut yang baik,sehingga SDM harus diperbaiki oleh setiap nelayan NTT dengan pelatihan.

Dirinya mengakui kalau saat ini pihaknya belum maksimal dalam mengawasi soal kapal tradisional dan kapal veri yang beroprasi di perairan  NTT.(*ega)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN, Pemprov NTT Ucap Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
Sedih Lorong Ditutup Tetangga Sendiri Janda di Kota Reinha-Larantuka 3 Tahun Terlunta di Kontrakan
Persiapan Aliansi Lebao Bangkit Demo Pemda Flotim Ini 3 Tuntutan
Tim Juri Independen Akan Melakukan Penilaian Terhadap Lomba Kebersihan di Kota Kupang
Diabaikan Pemda Dan DPRD Flotim, Nakes Gelar Aksi 1000 Lilin di Halaman RSUD
PMKRI Ruteng: Usut Tuntas Oknum Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal Kembur
Kasus Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Jaksa Tahan BAM dan GJ
Hari Ini, Tiga Tersangka Dana Covid-19 Dikonfrontir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:35

Pimpinan dan Anggota Beserta Seluruh Staf DPRD Kota Kupang Mangucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrah

Jumat, 5 April 2024 - 20:53

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Lapas Perempuan Kupang Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 5 April 2024 - 17:13

Pawai Kupang Bertakbir akan Dilaksanakan Selasa 9 April 2024

Kamis, 4 April 2024 - 21:50

Pemprov NTT dan BKKBN Bangun Komitmen Bersama Untuk Kurangi Stunting di NTT

Kamis, 4 April 2024 - 20:34

Program Bangga Kencana Bukan Pemerintah Membatasi Hak Warga Untuk Memiliki Anak

Kamis, 4 April 2024 - 16:59

Plt Kenkamenag Alor Buka Musyawarah Guru Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:33

2 April 2024 Besok Arus Lalu Lintas di Jembatan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:34

Pria Paruh Baya Warga Mebba Sabu Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berita Terbaru

Slot Gacor Gampang Menang Dengan RTP Live Tertinggi